
Bola.net - Fase grup Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir setelah menyajikan persaingan sengit selama 17 hari. Sebanyak 72 pertandingan menghasilkan total 215 gol dan meloloskan 32 tim ke babak gugur.
Format baru dengan 48 peserta sempat memunculkan kekhawatiran mengenai penurunan kualitas kompetisi. Namun, banyak tim debutan justru mampu memberikan perlawanan sengit dan menciptakan kejutan.
Di sisi lain, keberhasilan tim-tim yang tampil melampaui ekspektasi membuat sejumlah negara favorit justru terlihat mengecewakan. Beberapa di antaranya gagal lolos, sementara yang lain lolos dengan performa yang jauh dari meyakinkan.
Hasil tersebut memicu kekecewaan besar di kalangan pendukung. Ada pelatih yang memilih mundur, sementara beberapa federasi mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional mereka.
Berikut enam tim yang dinilai paling mengecewakan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026.
1. Korea Selatan

Korea Selatan datang ke Piala Dunia 2026 dengan harapan realistis untuk lolos dari Grup A. Kemenangan atas Ceko pada laga pembuka sempat membuat Taegeuk Warriors diprediksi menjadi salah satu tim yang menarik untuk disaksikan.
Namun, penampilan menjanjikan itu tidak berlanjut pada dua pertandingan berikutnya. Korea Selatan kalah dari Meksiko sebelum kembali tumbang saat menghadapi Afrika Selatan sehingga hanya finis di peringkat ketiga grup.
Mereka mengakhiri fase grup dengan tiga poin dan selisih gol minus satu, yang tidak cukup untuk melaju sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Kegagalan tersebut berujung pada hengkangnya pelatih Hong Myung-bo setelah mendapat tekanan besar menyusul evaluasi dari pemerintah Korea Selatan.
2. Skotlandia

Skotlandia menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian di luar lapangan berkat dukungan luar biasa dari Tartan Army. Mereka juga lolos ke Piala Dunia setelah tampil impresif pada babak kualifikasi.
Harapan itu tidak terwujud sepanjang turnamen berlangsung. Meski sempat mengalahkan Haiti dan membuka peluang lolos, Skotlandia tampil sangat pasif saat menghadapi Maroko dan Brasil.
Minim kreativitas dalam membangun serangan membuat perjalanan mereka berakhir di fase grup. Seusai turnamen, Steve Clarke juga meninggalkan jabatannya sebagai pelatih setelah menutup kiprahnya dengan hasil yang mengecewakan.
3. Turki

Turki kembali digadang-gadang sebagai salah satu kuda hitam Piala Dunia 2026. Skuad muda racikan Vincenzo Montella dinilai memiliki potensi untuk membuat kejutan.
Faktanya, Turki justru kesulitan mencetak gol meski menciptakan banyak peluang. Mereka melepaskan total 62 tembakan pada dua pertandingan pertama tanpa satu pun berbuah gol, termasuk 14 percobaan dari Kenan Yildiz.
Kekalahan dari Australia dan Paraguay memastikan Turki tersingkir lebih awal. Mereka baru meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Amerika Serikat yang sudah menurunkan banyak pemain pelapis.
4. Tunisia

Tunisia menjadi salah satu tim dengan performa paling buruk di fase grup Piala Dunia 2026. Mereka gagal menunjukkan daya saing sejak pertandingan pertama.
Sabri Lamouchi bahkan dipecat setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia. Posisinya kemudian digantikan Herve Renard yang sebelumnya dikenal sukses membawa Arab Saudi menciptakan kejutan pada Piala Dunia 2022.
Pergantian pelatih tidak mampu mengubah keadaan. Tunisia kembali kalah 0-4 dari Jepang dan 1-3 saat menghadapi Belanda sehingga harus pulang dengan hanya mencetak dua gol dari tiga pertandingan.
5. Uruguay

Uruguay datang bersama pelatih berpengalaman Marcelo Bielsa yang dikenal memiliki filosofi menyerang. Meski begitu, ekspektasi terhadap La Celeste memang tidak terlalu tinggi sebelum turnamen dimulai.
Uruguay hanya bermain imbang melawan Arab Saudi dan debutan Tanjung Verde. Hasil tersebut membuat mereka wajib mengalahkan juara Eropa, Spanyol, pada laga terakhir fase grup.
Mereka tampil penuh semangat saat menghadapi Spanyol, tetapi tetap kalah 0-1. Kekalahan itu sekaligus mengakhiri perjalanan Uruguay lebih cepat, di tengah munculnya laporan mengenai perbedaan pandangan antara Bielsa dan para pemain.
6. Portugal

Portugal memang berhasil lolos ke babak 32 besar, tetapi performa mereka masih jauh dari kata meyakinkan. Satu-satunya penampilan impresif hadir saat mengalahkan Uzbekistan.
Pada laga lainnya, Portugal kesulitan membongkar pertahanan RD Kongo dan harus bekerja keras menghadapi Kolombia. Permainan mereka dinilai terlalu lambat dan kurang tajam di sepertiga akhir lapangan.
Ketergantungan Roberto Martinez terhadap Cristiano Ronaldo juga menjadi sorotan. Penyerang berusia 41 tahun itu menjadi pemain Portugal dengan menit bermain terbanyak selama fase grup, sebuah situasi yang dinilai bisa menjadi kelemahan saat menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat di babak gugur.
Sumber: FotMob
Baca Juga:
- Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
- 10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
- 11 Target Transfer Real Madrid yang Wajib Dipantau di Piala Dunia 2026, Calon Galactico Baru?
- 9 Bintang Piala Dunia 2026 yang Bisa Direkrut Manchester United, Ada Penerus Casemiro hingga Kiper Masa Depan
- 11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026 13:00Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
-
Liga Italia 13 Agustus 2026 12:08Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
-
Liga Inggris 13 Agustus 2026 11:08Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
-
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026 10:38Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 13 Agustus 2026 22:12Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
-
Bola Indonesia 13 Agustus 2026 21:27Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
-
Liga Spanyol 13 Agustus 2026 21:12Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
-
Tim Nasional 13 Agustus 2026 20:04India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
BERITA LAINNYA
-
editorial 12 Agustus 2026 12:515 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
-
editorial 5 Agustus 2026 10:596 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
-
editorial 3 Agustus 2026 10:597 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
SOROT
-
Liputan6 13 Agustus 2026 21:35Prabowo ke Anak Muda: Belajarlah Sejarah, Bangsa yang Tak Mengerti Akan Dihukum
-
Liputan6 13 Agustus 2026 21:16Penampakan 2 Tersangka Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras Berbaju Tahanan
-
Liputan6 13 Agustus 2026 20:53Motor Listrik Lebih Hemat 70%, Prabowo ke Pengguna BBM: Rasain Sendiri
-
Liputan6 13 Agustus 2026 20:31Kasus Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras, 4 Orang Jadi Tersangka
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323675/original/061454700_1786632637-WhatsApp_Image_2026-08-13_at_21.45.21.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323522/original/009925400_1786617942-IMG-20260813-WA0156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323667/original/006354700_1786630561-188902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323521/original/004314500_1786617942-IMG-20260813-WA0150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322604/original/064075700_1786540761-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_20.18.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323633/original/088362800_1786627115-Mendagri_Muhammad_Tito_Karnavian__6_.jpeg)