
Bola.net - Shannon Cole mungkin harus kembali mempelajari kebijakan tanpa diving yang diterapkan Sydney FC, setelah ia dijatuhi denda oleh klub karena melanggar aturan baru klubnya tersebut.
Hukuman tersebut dijatuhkan oleh klub A-League Australia itu pada sang bek menyusul insiden di menit 93 ketika mereka bermain imbang tanpa gol dengan Gold Coast United pekan lalu.
Cole terjatuh di kotak penalti ketika berduel dengan pemain Gold Coast, Peter Jungschlager dan ia akhirnya mengakui pada klub jika mereka hanya melakukan kontak fisik yang sangat minim.
"Saya memahami jika kami memiliki kebijakan tak ada diving, dan kami semua mendukung pendirian klub akan masalah ini," terang Cole.
"Saya tahu saya melakukan kesalahan segera setelah terjatuh, jadi saya bangkit tanpa meminta penalti dan lari kembali ke posisi saya. Saya mengharapkan akan dilanggar ketika ia mendatangi saya, namun setelah terjatuh saya segera sadar jika ia tak melanggar saya."
CEO Sydney, Dirk Melton menghargai kejujuran Cole namun menegaskan jika aturan klub tetap harus ditegakkan kala menyatakan, "Shannon cukup berani untuk mengakui aksinya itu salah dan menerima hukumannya." (espn/row)
Hukuman tersebut dijatuhkan oleh klub A-League Australia itu pada sang bek menyusul insiden di menit 93 ketika mereka bermain imbang tanpa gol dengan Gold Coast United pekan lalu.
Cole terjatuh di kotak penalti ketika berduel dengan pemain Gold Coast, Peter Jungschlager dan ia akhirnya mengakui pada klub jika mereka hanya melakukan kontak fisik yang sangat minim.
"Saya memahami jika kami memiliki kebijakan tak ada diving, dan kami semua mendukung pendirian klub akan masalah ini," terang Cole.
"Saya tahu saya melakukan kesalahan segera setelah terjatuh, jadi saya bangkit tanpa meminta penalti dan lari kembali ke posisi saya. Saya mengharapkan akan dilanggar ketika ia mendatangi saya, namun setelah terjatuh saya segera sadar jika ia tak melanggar saya."
CEO Sydney, Dirk Melton menghargai kejujuran Cole namun menegaskan jika aturan klub tetap harus ditegakkan kala menyatakan, "Shannon cukup berani untuk mengakui aksinya itu salah dan menerima hukumannya." (espn/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 15 Mei 2026 17:27Juventus Ngebet Datangkan Alisson Becker
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5935725/original/068372000_1778833043-IMG_1359.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5936486/original/095756900_1778833870-IMG_1368.jpeg)
