
Bola.net - Didier Drogba nampaknya memang satu di antara sekian pesepakbola yang berhati mulia. Penyerang Chelsea itu sedang mempersiapkan sebuah rumah sakit di negaranya, Pantai Gading.
Setelah gelaran Piala Afrika 2012 usai, Drogba hari Senin kemarin menyempatkan diri pulang ke Abidjan dan di sana ia sempat berbincang terkait proses pendirian rumah sakit yang dibangun melalui yayasan amal yang ia kelola.
Sejatinya sudah sejak 5 tahun silam penyerang ini membangun Rumah Sakit senilai 3 Juta Poundsterling. Sayang proses sempat terhambat akibat perang saudara yang berkecamuk di Pantai Gading.
"Saya sangat antusias, saya sudah tak sabar agar Rumah Sakit ini segera dibangun. Andai saja saat itu perang tidak pecah, maka sudah pasti proyek ini sudah berdiri," ucap Drogba seperti dilansir oleh The Sun.
"Syukurlah perang telah usai, kini kami akan segera mengerjakannya dan harus bekerja ekstra keras," imbuh pemain yang kabarnya akan angkat kaki dari Stamford Bridge musim panas nanti tersebut.
Drogba juga terinspirasi penderitaan sepupunya, yang pernah tak tertolong di Pantai Gading. Akibat tidak memadainya sarana prasarana kesehatan yang dimiliki negaranya itu.
"Saya masih ingat, sepupu saya dulu menderita Leukimia. Negara saya tak memiliki kemampuan untuk penyakit itu. Hingga saya harus menguruskan visa dulu ke Prancis guna berobat, namun sayangnya ia sudah tak tertolong." (sun/lex)
Setelah gelaran Piala Afrika 2012 usai, Drogba hari Senin kemarin menyempatkan diri pulang ke Abidjan dan di sana ia sempat berbincang terkait proses pendirian rumah sakit yang dibangun melalui yayasan amal yang ia kelola.
Sejatinya sudah sejak 5 tahun silam penyerang ini membangun Rumah Sakit senilai 3 Juta Poundsterling. Sayang proses sempat terhambat akibat perang saudara yang berkecamuk di Pantai Gading.
"Saya sangat antusias, saya sudah tak sabar agar Rumah Sakit ini segera dibangun. Andai saja saat itu perang tidak pecah, maka sudah pasti proyek ini sudah berdiri," ucap Drogba seperti dilansir oleh The Sun.
"Syukurlah perang telah usai, kini kami akan segera mengerjakannya dan harus bekerja ekstra keras," imbuh pemain yang kabarnya akan angkat kaki dari Stamford Bridge musim panas nanti tersebut.
Drogba juga terinspirasi penderitaan sepupunya, yang pernah tak tertolong di Pantai Gading. Akibat tidak memadainya sarana prasarana kesehatan yang dimiliki negaranya itu.
"Saya masih ingat, sepupu saya dulu menderita Leukimia. Negara saya tak memiliki kemampuan untuk penyakit itu. Hingga saya harus menguruskan visa dulu ke Prancis guna berobat, namun sayangnya ia sudah tak tertolong." (sun/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Mei 2026 23:54Jaksa Curiga Harta Nadiem Rp 4,8 Triliun Hasil Korupsi Chromebook
-
Liputan6 13 Mei 2026 22:34Kasus Sabu Kutai Barat Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Kasat Narkoba
-
Liputan6 13 Mei 2026 21:47Penahanan Bupati Tulungagung Diperpanjang, Begini Penjelasan KPK
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5835297/original/008464600_1778737436-IMG_1301.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5763395/original/043493900_1778666342-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330062/original/059545400_1756353142-1000241325.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3485559/original/014273400_1623926572-IMG_20190116_232705.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553306/original/027550000_1775931103-1.jpg)
