
Bola.net - Dionysius Hayom Rumbaka seperti tidak mampu memilih kata-kata untuk mengekspresikan perasaanya ketika pemain berperingkat 23 dunia itu menyerah dua game langsung 14-21, 19-21 kepada Takuma Ueda pada partai penentuan perempat-final Piala Thomas menghadapi Jepang di Wuhan Sport Complex Gymnasium, China, Rabu (23/5).
Akibat kekalahan itu, Indonesia yang sebelumnya berhasil menyamakan kedudukan 2-2 atas Jepang harus tersingkir lebih awal.
"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Tanah Air atas kekalahan ini, sehingga Indonesia gagal melangkah ke babak berikutnya," kata Hayom kepada wartawan usai pertandingan yang berlangsung di stadion megah berkapasitas 13.000 penonton itu.
Sebagai pemain junior yang diharapkan menjadi pelapis pemain senior Taufik Hidayat dan Simon Santoso, pemain kelahiran 22 Oktober 1988 itu mengaku bahwa ia memang tampil penuh beban karena menjadi penentu nasib Tim Thomas Indonesia.
"Jika ada rasa tegang dan mendapat beban, itu pasti. Tapi saya sudah berusaha untuk tidak memikirkan hal tersebut dan mencoba untuk fokus pada pertandingan," kata Hayom.
Menurutnya, Ueda kali ini tampil lebih baik karena sejak awal mampu mengontrol jalannya pertandingan, serta tampil lebih percaya diri.
"Dia membuat saya sulit untuk keluar dari tekanan dan saya sudah mencari segala upaya untuk keluar tekanan tersebut, tapi ternyata ia sangat sulit ditaklukkan," katanya.
Dengan kemenangan tersebut, Jepang di semifinal akan bertemu dengan pemenang antara juara bertahan China dan Malaysia.
China diperkirakan tidak akan menemui kesulitan untuk mengatasi Malaysia menyusul cederanya pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei akibat terkilir pergelangan kaki kanan saat menghadapi Peter Gade dari Denmark di pertandingan penyisihan sehari sebelumnya. (ant/kny)
Akibat kekalahan itu, Indonesia yang sebelumnya berhasil menyamakan kedudukan 2-2 atas Jepang harus tersingkir lebih awal.
"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Tanah Air atas kekalahan ini, sehingga Indonesia gagal melangkah ke babak berikutnya," kata Hayom kepada wartawan usai pertandingan yang berlangsung di stadion megah berkapasitas 13.000 penonton itu.
Sebagai pemain junior yang diharapkan menjadi pelapis pemain senior Taufik Hidayat dan Simon Santoso, pemain kelahiran 22 Oktober 1988 itu mengaku bahwa ia memang tampil penuh beban karena menjadi penentu nasib Tim Thomas Indonesia.
"Jika ada rasa tegang dan mendapat beban, itu pasti. Tapi saya sudah berusaha untuk tidak memikirkan hal tersebut dan mencoba untuk fokus pada pertandingan," kata Hayom.
Menurutnya, Ueda kali ini tampil lebih baik karena sejak awal mampu mengontrol jalannya pertandingan, serta tampil lebih percaya diri.
"Dia membuat saya sulit untuk keluar dari tekanan dan saya sudah mencari segala upaya untuk keluar tekanan tersebut, tapi ternyata ia sangat sulit ditaklukkan," katanya.
Dengan kemenangan tersebut, Jepang di semifinal akan bertemu dengan pemenang antara juara bertahan China dan Malaysia.
China diperkirakan tidak akan menemui kesulitan untuk mengatasi Malaysia menyusul cederanya pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei akibat terkilir pergelangan kaki kanan saat menghadapi Peter Gade dari Denmark di pertandingan penyisihan sehari sebelumnya. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 5 Mei 2026 13:47Update Ranking BWF 2026 Setelah Thomas Cup dan Uber Cup 2026
-
Bulu Tangkis 3 Mei 2026 12:12Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juli 2026 01:58Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
-
Liga Inggris 7 Juli 2026 01:04Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 14 Juni 2026 15:13Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
bulutangkis 14 Juni 2026 11:48Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juli 2026 21:584 Bulan Jalan Amblas di Pulo Gadung Tak Kunjung Diperbaiki
-
Liputan6 6 Juli 2026 21:34Pemakaman Ali Khamenei, RI Kirim Menlu dan Ketua MPR
-
Liputan6 6 Juli 2026 20:43Rentetan Sanksi Pelaku Pemukulan Pemotor di Jagakarsa
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288971/original/091533500_1783355729-IMG_5236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288955/original/039805600_1783350883-IMG_5243.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288944/original/064195400_1783349669-Depan_Jalan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111139/original/028149300_1783060772-IMG_0039.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288888/original/008731800_1783340804-IMG_5121.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288008/original/022814700_1783263849-6fe0d194-048e-42be-847d-26b13b1965eb.jpeg)
