Banjir Ucapan Selamat Dari Mantan Klub Ranieri

Banjir Ucapan Selamat Dari Mantan Klub Ranieri
Claudio Ranieri (c) LFC

Bola.net - Bola.net - Claudio Ranieri baru saja menorehkan sejarah di Premier League dengan mengantarkan Leicester City menjadi juara musim 2015/16. Ini adalah juara pertama kalinya bagi Leicester setelah 132 tahun klub ini berdiri.

Pencapaian Ranieri ini memang patut mendapat acungan jempol dalam mengantarkan timnya juara musim ini. Ia mampu memoles tim kecil seperti Leicester menjadi juara baru dengan mengalahkan tim raksasa yang sudah biasa juara di Premier League.

Ranieri sendiri merupakan pelatih berpengalaman. Meski mimin gelar, ia telah banyak menangani berbagai tim di Eropa. Setelah Leicester dipastikan merengkuh juara, ucapan selamat pun banyak mengalir dari sejumlah mantan klub Ranieri.

Berikut kami sajikan beberapa ucapan selamat dari mantan klub Claudio Ranieri yang muncul dari dunia maya, khususnya Twitter, setelah Leicester resmi jadi juara EPL musim ini.

Cagliari

Cagliari

Nama Ranieri mencuat bersama Cagliari. Ia bergabung dengan klub tersebut pada tahun 1988 ketika masih berada di Serie C1.

Prestasi hebat yang berhasil ditorehkan Ranieri bersama Cagliari saat membawa klub tersebut promosi ke Serie A dalam dua tahun. Ia meninggalkan Cagliari pada tahun 1991 untuk menangani Napoli.

"Sebuah prestasi besar ditorehkan Claudio Ranieri. Selamat Mister!

Fiorentina

Fiorentina

Setelah dua musim menangani Napoli, Ranieri bergabung dengan Fiorentina. Ia berhasil membawa klub tersebut promosi ke Serie A di musim pertamanya.

Dibekali dengan pemain hebat seperti Gabriel Batistuta, Manuel Rui Costa, dan Francesco Baiano, Ranieri berhasil menghadirkan prestasi di Fiorentina. Ia berhasil memenangkan trofi Coppa Italia dan Piala Super Italia.

"Fiorentina mengucapkan selamat kepada Leicester setelah memenangkan prestasi bergengsi: juara Premier League @LCFC"

Valencia

Valencia

Valencia merupakan klub pertama Ranieri di Spanyol. Ia menangani klub tersebut dalam dua periode.

Ranieri mampu meraih kesuksesan besar ketika berkarir di Valencia. Ia berhasil memenangkan Piala Intertoto, Copa del Rey dan Piala Super Eropa.

"Kami ingin mengucapkan selamat kepada @LCFC dan terutama pelatih kepala mereka Claudio Ranieri. Selamat Claudio!"

Chelsea

Chelsea

Setelah menjalani musim yang kurang sukses bersama Atletico Madrid, Ranieri kemudian datang ke Inggris. Ia bergabung dengan Chelsea pada tahun 2000.

Ranieri merupakan pelatih yang mengalami sendiri transformasi Chelsea setelah investasi besar dari Roman Abramovich datang. Hanya saja, Ranieri gagal menandai kiprahnya bersama The Blues dengan trofi.

"Selamat kepada Leicester City"

Juventus

Juventus

Setelah berhasil menyelamatkan Parma dari jeratan degradasi, Ranieri kemudian berlabuh ke Juventus. Saat itu Bianconeri baru saja promosi ke Serie A setelah dihukum ke Serie B akibat skandal Calciopoli.

Kinerja Ranieri bersama Juventus ternyata tidak terlalu memuaskan. Ia gagal membawa Juventus menggapai satu trofi dan dipecat pada musim keduanya.

AS Roma

AS Roma

Setelah dipecat dari Juventus, Ranieri tak kesulitan mencari pekerjaan baru. Ia kemudian ditunjuk AS Roma untuk menjadi juru taktik di Olimpico pada tahun 2009.

Performa Roma di bawah Ranieri memang meningkat tapi sayang belum berhasil membuahkan trofi. Ranieri akhirnya mengundurkan diri dari Roma pada bulan Februari 2011.

Inter Milan

Inter Milan

Claudio Ranieri datang ke Inter Milan pda tahun 2011 untuk menggantikan Gianpiero Gasperini yang dipecat pada awal musim. Ranieri pun diberi tugas berat untuk mengembalikan performa Inter.

Penampilan Inter memang meningkat drastis di bawah Ranieri tapi justru tak berhasil mempertahankan konsistensinya setelah pergantian tahun. Ia pun akhirnya dipecat Inter meski belum genap satu musim bekerja di Giuseppe Meazza.

AS Monaco

AS Monaco

Ranieri menangani klub Prancis AS Monaco pada tahun 2012 yang saat itu berada di Ligue 2 dengan kontrak dua tahun. Ranieri sukses mengantarkan Monaco promosi ke Ligue 1 di musim pertamanya.

Musim berikutnya, Ranieri membantu Monaco finis di tempat kedua pada musim 2013/14 di belakang sang juara PSG. Meskipun begitu, Ranieri harus meninggalkan klub lantaran kontraknya tidak diperpanjang.

"Selamat kepada @LCFC dan Claudio Ranieri atas gelar ini!"