Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea

Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Robert Sanchez dalam laga Chelsea vs Leeds United di semifinal FA Cup 2025/2026, Minggu (26/4/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Robert Sanchez kembali menjadi sorotan setelah melakukan dua kesalahan fatal dalam pertandingan Chelsea melawan Fulham. Performa tersebut membuat posisi kiper asal Spanyol itu kembali dipertanyakan.

Sanchez dianggap bertanggung jawab atas kedua gol Fulham dalam pertandingan di Craven Cottage. Situasi tersebut membuat sebagian pendukung Chelsea mendesak klub untuk mencari penjaga gawang baru sebelum bursa transfer musim panas ditutup.

Gary Neville menjadi salah satu pihak yang memberikan kritik keras kepada Sanchez. Kiper berusia 28 tahun itu memang belum sepenuhnya mampu meyakinkan sejak bergabung dengan Chelsea tiga tahun lalu.

Chelsea masih memiliki waktu untuk melakukan perubahan sebelum jendela transfer ditutup. Namun, mencari kiper berkualitas dalam waktu singkat tentu bukan pekerjaan mudah bagi klub London tersebut.

Beberapa nama bisa menjadi solusi jika Chelsea benar-benar memutuskan mengakhiri kepercayaan terhadap Sanchez. Berikut lima kiper yang layak dipertimbangkan Chelsea untuk mengisi posisi tersebut.

1. Gregor Kobel

1. Gregor Kobel

Kiper Swiss Gregor Kobel bereaksi setelah menepis tendangan penalti dalam adu penalti laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Swiss vs Kolombia di Vancouver, British Columbia, Selasa, 7 Juli 2026 (c) Darryl Dyck/The Canadian Press via AP

Gregor Kobel menjadi salah satu opsi yang masuk akal bagi Chelsea. Kiper Borussia Dortmund tersebut sebelumnya sudah pernah dikaitkan dengan kepindahan ke Stamford Bridge.

Kobel tampil impresif pada musim lalu dengan memenangkan penghargaan Golden Glove Bundesliga. Ia mencatat 15 clean sheet dalam 34 pertandingan dan menunjukkan konsistensi sebagai penjaga gawang utama Dortmund.

Dortmund tentu tidak ingin melepas kiper andalannya menjelang penutupan bursa transfer. Namun, kontraknya yang hanya menyisakan dua tahun bisa membuat klub Jerman tersebut mempertimbangkan tawaran besar.

Kobel juga masih berusia 28 tahun sehingga berada di usia yang ideal untuk seorang penjaga gawang. Jika berhasil mendapatkannya, Chelsea bisa memiliki kiper utama untuk beberapa tahun ke depan.

2. Emiliano Martinez

2. Emiliano Martinez

Kiper Aston Villa, Emiliano Martinez menangkap bola saat laga final Europa League melawan Freiburg, 21 Mei 2026 di Istanbul. (c) AP Photo/Khalil Hamra

Emiliano Martinez menawarkan solusi berbeda karena usianya sudah mencapai 33 tahun. Kepindahannya lebih cocok disebut sebagai solusi jangka pendek, tetapi kondisi Chelsea membuat opsi tersebut layak dipertimbangkan.

Martinez sudah terbukti mampu bermain di Liga Inggris dan memiliki pengalaman sebagai pemimpin di ruang ganti. Karakter tersebut bisa menjadi nilai tambah bagi Chelsea yang membutuhkan sosok berpengalaman di bawah mistar.

Situasi Martinez di Aston Villa juga mulai tidak jelas setelah ia tidak masuk skuad ketika Marco Bizot menjadi starter. Penjaga gawang baru Zion Suzuki berada di bangku cadangan dalam pertandingan tersebut.

Kondisi itu mengindikasikan bahwa masa Martinez di Villa Park mungkin segera berakhir. David Ornstein juga melaporkan bahwa Martinez telah ditawarkan kepada Chelsea sehingga peluang transfer tersebut patut diperhatikan.

3. Diogo Costa

3. Diogo Costa

Diogo Costa berlatih bersama Timnas Portugal (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Diogo Costa kemungkinan menjadi pilihan yang paling disukai banyak pendukung Chelsea. Kiper FC Porto tersebut memiliki kemampuan penyelamatan yang sangat baik dan masih berada dalam usia produktif.

Costa berhasil menggagalkan sekitar 80 persen tembakan yang dihadapinya pada musim lalu. Pada awal musim ini, ia bahkan mampu menghentikan seluruh tujuh tembakan tepat sasaran yang mengarah ke gawangnya.

Kemampuan Costa tidak hanya terlihat ketika melakukan penyelamatan. Ia juga nyaman menggunakan kedua kakinya, tenang ketika menguasai bola, serta memiliki catatan bagus dalam menghadapi tendangan penalti.

Costa memiliki klausul pelepasan senilai 51 juta pounds. Jika Chelsea mengaktifkannya, Costa akan menjadi salah satu kiper termahal dalam sejarah, tetapi kualitasnya berpotensi membuat investasi tersebut sepadan.

4. Bart Verbruggen

4. Bart Verbruggen

Kiper Belanda Bart Verbruggen bereaksi dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda vs Maroko di Guadalupe, dekat Monterrey, Meksiko, Senin, 29 Juni 2026 (c) AP Photo/Dolores Ochoa

Chelsea sudah memiliki hubungan transfer yang cukup erat dengan Brighton. Karena itu, mendatangkan Bart Verbruggen dari klub tersebut bisa menjadi opsi yang cukup realistis.

Verbruggen memang belum berada di level Kobel atau Costa. Namun, kiper berusia 24 tahun itu sudah mencatat 27 clean sheet dalam 107 penampilan bersama Brighton dan mampu menggagalkan sekitar 70 persen tembakan yang dihadapinya musim lalu.

Usia Verbruggen menjadi salah satu daya tarik utama. Ia masih memiliki ruang besar untuk berkembang dan berpotensi menjadi penjaga gawang utama Chelsea dalam jangka panjang.

Brighton tentu akan meminta harga tinggi untuk melepas salah satu aset penting mereka. Namun, Chelsea selama ini tidak dikenal takut mengeluarkan dana besar untuk pemain yang mereka inginkan.

5. Marco Carnesecchi

Marco Carnesecchi juga pernah masuk radar Chelsea setelah Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih. Kiper Atalanta tersebut kabarnya termasuk dalam daftar penjaga gawang yang dipertimbangkan oleh sang pelatih.

Namun, Chelsea belum mengambil langkah konkret untuk mendatangkan pemain dari daftar tersebut. Carnesecchi justru semakin memperkuat reputasinya setelah terpilih sebagai pemain terbaik Atalanta pada musim lalu.

Chelsea bukan satu-satunya klub yang memantau perkembangan kiper asal Italia tersebut. Bayern Munchen juga disebut tertarik untuk mendapatkan jasanya.

Masalahnya terletak pada harga yang diminta Atalanta. Laporan dari Italia menyebut klub tersebut hanya akan mendengarkan tawaran dengan nilai sangat besar, sehingga Chelsea mungkin memilih kandidat lain yang lebih mudah didapatkan.

Sumber: Planet Football