Bianconeri Wajib Waspadai Rossoneri

Bianconeri Wajib Waspadai Rossoneri

Bola.net - - Juventus mengawali perjalanannya musim ini dengan cara yang sangat meyakinkan. Mereka memenangi Supercoppa Italiana dan meraih poin maksimal dari dua laga pembuka Serie A. Sebuah pesan bahwa Bianconeri masih tetap sekuat sebelumnya dan difavoritkan untuk bisa meraih Scudetto ketiga secara beruntun di kasta tertinggi Italia. Namun, ada potensi ancaman dari satu raksasa Calcio lain yang tak boleh dikesampingkan. Calon perusak pesta itu bernama AC Milan.

Rossoneri sempat 'menciptakan' kejutan ketika takluk 1-2 di tangan tim promosi Hellas Verona pada giornata perdana, tapi pasukan Massimiliano Allegri berhasil bangkit dan menyarangkan tiga gol ke gawang Cagliari di laga berikutnya.

Barisan pertahanan Milan memang tidak setangguh ketika masih memiliki sederet diffensore papan atas semacam Franco Baresi, Paolo Maldini, Alessandro Nesta atau Thiago Silva. Namun, untuk urusan mendobrak lini pertahanan lawan, Milan masih tetap berbahaya bagi tim-tim lain, tak terkecuali La Vecchia Signora.

Napoli, AS Roma, Inter Milan atau Fiorentina mungkin dianggap sangat sanggup bersaing dengan Juventus dalam perburuan takhta Italia. Namun, kondisi terkini di San Siro rasanya pantas membuat nama Milan ditempatkan sebagai pesaing utama untuk sang juara bertahan.

Berikut lima alasannya.

Trequartista Kaka

Trequartista Kaka

AFP

AC Milan akhirnya berhasil mendatangkan seorang trequartista top untuk mendongkrak ketajaman duet Mario Balotelli - Stephan El Shaarawy di lini depan.

Sosok itu adalah Kaka, yang digaet dari Real Madrid secara cuma-cuma empat tahun setelah hijrah ke Los Blancos dengan biaya transfer €65 juta.

Enam musim penuh kesuksesan bersama Milan tak bisa diulangi Kaka di Santiago Bernabeu. Dia tenggelam dalam bayang-bayang Galactico lain yang datang bersamanya di musim panas 2009, Cristiano Ronaldo. Cedera pun membuatnya semakin kehilangan tempat dan kalah bersaing dengan Mesut Ozil.

Namun, saat fit, performa Kaka hampir tak pernah mengecewakan. Meski oleh Jose Mourinho sering diturunkan baru di tengah laga dan bukan pada posisi aslinya, dia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik.

Kini, dia kembali ke Milan, klub yang telah membesarkan namanya. Di Milan, Kaka bakal diberi kepercayaan penuh, sesuatu yang tak didapatnya ketika bersama Madrid.

Dengan peran di belakang striker, Kaka diyakini bisa menunjukkan kembali sinarnya seperti pada periode pertama dia berkostum Rossoneri dahulu.

Kaka adalah kepingan terakhir yang dicari Allegri untuk memastikan agar skema '4-4-2 diamond' Rossoneri berjalan pada level yang paling efektif.

Tambahan Amunisi Januari

Tambahan Amunisi Januari

AFP

Keisuke Honda diyakini segera berseragam Milan begitu kontraknya dengan CSKA Moscow habis pada akhir 2013 nanti. Playmaker Jepang itu bakal menjadi tambahan amunisi yang sangat berharga bagi Rossoneri.

Secara teknis, Honda bisa bermain lebih ke dalam guna mengakomodasi dirinya sendiri serta Kaka. Dengan dua pemain ini, Allegri pun dapat menerapkan passing game yang lebih sempurna sekaligus memuaskan para tifosi Milan yang menginginkan timnya memainkan sepak bola indah.

Jika Milan mampu mempertahankan ritme dan konsistensi permainan sampai musim dingin dengan skuad yang sekarang, maka Juventus bakal berada dalam masalah, karena Rossoneri bisa dipastikan bertambah kuat begitu kompetisi memasuki paruh kedua.

Montolivo Bisa Bersinar di Posisi Aslinya

Montolivo Bisa Bersinar di Posisi Aslinya

AFP

Pertama kali direkrut dari Fiorentina, Riccardo Montolivo seolah menanggung beban dan tekanan yang sangat berat. Pasalnya, dia diplot untuk menggantikan satu sosok yang tidak sembarangan, yakni Andrea Pirlo.

Montolivo dan Pirlo sama-sama regista. Namun, tak adil membandingkan keduanya.

Saat Pirlo sudah nyaman memerankan deep-lying playmaker bersama Juventus, Montolivo sebaliknya harus berjuang keras di Milan.

Tak adanya sosok trequartista andalan di skuad Milan membuat tanggung jawab menghidupkan kreativitas permainan di kedua sisi lapangan jatuh ke tangan Montolivo. Bukan tugas mudah bagi sang kapten anyar.

Kini, dengan kehadiran Kaka, Montolivo bisa mengoper sebagian tanggung jawabnya sekaligus dapat lebih fokus memainkan peran sebagai regista dan mengalirkan passing dari lapangan tengah seperti yang dilakukan secara sempurna oleh Pirlo di kubu La Vecchia Signora.

Di posisi aslinya, yakinlah bahwa Montolivo akan bersinar.

Super Mario

Super Mario

AFP

Mario Balotelli tampil fantastis musim lalu. Torehan 12 gol dalam 13 pertandingan menunjukkan bahwa striker Azzurri itu merupakan salah satu yang tertajam di daratan Eropa.

Perlu diingat, Balotelli melakukannya dengan dukungan amunisi tak sebaik yang dimiliki Milan sekarang.

Akhir pekan lalu, Balotelli sudah membuka keran golnya di Serie A 2013/14. Kini, dia siap meningkatkan permainan ke level berikutnya berkat kehadiran Kaka serta makin beragamnya opsi pemain depan yang bisa menemaninya di lini depan Milan.

Kita tentu masih ingat bagaimana kerja sama Kaka-Shevchenko membuat Milan sangat ditakuti beberapa tahun silam. Sekarang, Milan memiliki duo potensial untuk mengulangi kejayaan masa lalu tersebut dalam diri Kaka-Balotelli.

Dua musim terakhir berseragan Milan sebelum hijrah ke Madrid, Kaka mencetak 23 assist di Serie A. Kemungkinan dia mengopi performa itu musim ini tetap terbuka.

Kalau memang jadi kenyataan, yang paling dimanjakan pastilah Balotelli. Jika Super Mario sanggup mengamankan gelar capocannoniere sekaligus mewarisi status striker terbaik Serie A yang ditinggalkan Edinson Cavani pascahijrah ke Paris, maka Rossoneri juga akan semakin dekat dengan Scudetto.

Variasi Opsi di Lini Depan

Variasi Opsi di Lini Depan

AFP

Milan sekarang memiliki cukup banyak opsi di lini depan yang memungkinkan mereka untuk melakukan rotasi sepanjang musim demi mempertahankan daya dobrak serta menjaga persaingan dalam perburuan titel Serie A dan melangkah sejauh mungkin di Liga Champions.

Alessandro Matri dan Giampaolo Pazzini adalah pemain bertipe centre-forward yang bisa memberi kestabilan serangan dalam skema dua ujung tombak.

Robinho atau Stephan El Shaarawy pun bakal menjadi tandem ideal bagi Mario Balotelli.

Dengan komposisi yang dimilikinya, belum lagi kalau Honda jadi datang, maka Allegri bisa menjadikan Milan sebuah tim yang memainkan sepak bola ofensif nan atraktif.

Beragam tipe pemain depan yang ada pun bakal membuat Allegri leluasa memilih cara menyerang yang paling tepat untuk mengatasi lawan-lawan yang berbeda.

Striker-striker seperti Matri dan Pazzini akan membuat Milan berbahaya di kotak penalti kalau lawan yang dihadapi bertahan terlalu dalam, sedangkan speed dan skill Robinho, El Shaarawy serta M'Baye Niang pasti cocok untuk melukai lawan yang menerapkan sistem permainan high line.

Selain itu, nama-nama tadi juga sudah terbukti kualitasnya di Serie A. Dengan begini, Milan pun telah memiliki salah satu barisan depan terbaik di ranah Italia.