9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen

9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Pemain Real Madrid, David Alaba, beraksi dalam pertandingan La Liga melawan Atletico Madrid, Minggu (24/9/2023). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid akan menjamu Bayern Munchen pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (8/4/2026) dini hari WIB.

Pertemuan kedua tim kerap disebut sebagai El Clasico-nya Eropa karena sejarah panjang dan kualitas skuad yang dimiliki. Dua klub ini termasuk yang paling sukses di kompetisi Liga Champions.

Selain persaingan di lapangan, Real Madrid dan Bayern Munchen juga memiliki keterkaitan dalam urusan pemain. Sejumlah nama besar pernah memperkuat kedua klub dalam karier mereka.

Para pemain tersebut meninggalkan jejak penting di masing-masing tim dengan kontribusi berbeda. Beberapa di antaranya bahkan menjadi legenda di kedua klub.

Berikut ini adalah sembilan pemain yang pernah mengenakan seragam Real Madrid dan Bayern Munchen dalam karier profesional mereka.

1. Toni Kroos

Toni Kroos memulai kariernya di Bayern Munchen pada 2007 hingga 2013 dengan catatan 177 penampilan dan kontribusi 20 gol serta 32 assist. Ia kemudian bergabung dengan Real Madrid pada 2014 dan bertahan hingga 2023 dengan 456 penampilan, 28 gol, dan 87 assist.

Kroos dikenal sebagai gelandang dengan visi permainan yang luar biasa dan kemampuan mengontrol tempo pertandingan. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan Bayern Munchen saat meraih treble pada 2013.

Setelah pindah ke Real Madrid, Kroos berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Ia berperan besar dalam keberhasilan Madrid meraih berbagai gelar Liga Champions selama satu dekade.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 11 April 2026
Real Madrid Real Madrid
02:00 WIB
Girona Girona

2. Arjen Robben

Arjen Robben memperkuat Real Madrid pada 2007 hingga 2008 dengan 61 penampilan, mencetak 12 gol dan 9 assist. Ia kemudian pindah ke Bayern Munchen pada 2009 dan bermain hingga 2018 dengan 287 penampilan, 127 gol, dan 69 assist.

Robben dikenal sebagai winger cepat dengan kemampuan dribel dan tembakan kaki kiri yang mematikan. Di Real Madrid, ia membantu klub meraih gelar La Liga sebelum akhirnya dilepas.

Di Bayern Munchen, Robben mencapai puncak kariernya dengan membentuk duet “Robbery” bersama Franck Ribery. Salah satu momen terbaiknya adalah gol kemenangan di final Liga Champions 2013.

3. David Alaba

David Alaba membela Bayern Munchen pada 2009 hingga 2020 dengan 442 penampilan, 34 gol, dan 54 assist. Ia kemudian bergabung dengan Real Madrid pada 2021 dan mencatat 129 penampilan dengan 5 gol dan 9 assist hingga 2025.

Alaba dikenal sebagai pemain serbaguna yang mampu bermain sebagai bek kiri maupun bek tengah. Ia berkembang menjadi salah satu pemain kunci Bayern dalam berbagai kesuksesan besar.

Di Real Madrid, Alaba langsung menjadi bagian penting di lini pertahanan. Ia juga mewarisi nomor punggung 4 dan menunjukkan kepemimpinan sejak awal kedatangannya.

4. Xabi Alonso

Xabi Alonso bermain untuk Real Madrid pada 2009 hingga 2014 dengan 205 penampilan, 4 gol, dan 23 assist. Ia kemudian melanjutkan karier di Bayern Munchen pada 2014 hingga 2016 dengan 117 penampilan, 9 gol, dan 12 assist.

Alonso dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan distribusi bola yang presisi dan kecerdasan taktik tinggi. Ia menjadi bagian penting dalam keberhasilan Real Madrid meraih La Decima pada 2014.

Setelah itu, ia bergabung dengan Bayern Munchen atas permintaan Pep Guardiola. Alonso tetap tampil konsisten hingga pensiun dan membantu Bayern meraih beberapa gelar liga.

5. James Rodriguez

James Rodriguez memperkuat Real Madrid pada 2014 hingga 2019 dengan 121 penampilan, mencetak 36 gol dan 35 assist. Ia kemudian menjalani masa pinjaman di Bayern Munchen pada 2017 hingga 2018 dengan 67 penampilan, 15 gol, dan 19 assist.

James dikenal sebagai playmaker dengan kemampuan teknik tinggi dan visi permainan yang kreatif. Ia bergabung dengan Real Madrid setelah menjadi top skor Piala Dunia 2014.

Di Bayern Munchen, James kembali menemukan performa terbaiknya. Ia bahkan mencetak gol ke gawang Real Madrid di Liga Champions tanpa melakukan selebrasi sebagai bentuk respek.

6. Ze Roberto

Ze Roberto sempat bermain untuk Real Madrid pada 1996 hingga 1997 dengan 19 penampilan dan 1 gol. Ia kemudian bergabung dengan Bayern Munchen pada 2002 hingga 2008 dengan 217 penampilan, 17 gol, dan 49 assist.

Pemain asal Brasil ini dikenal sebagai gelandang dengan stamina tinggi dan kemampuan teknis yang solid. Meski singkat di Madrid, ia tetap menjadi bagian dari skuad pada periode tersebut.

Di Bayern Munchen, Ze Roberto menjadi pemain kunci dalam lini tengah. Ia membantu klub meraih berbagai gelar domestik dan dikenal sebagai motor permainan tim.

7. Hamit Altintop

Hamit Altintop membela Bayern Munchen pada 2007 hingga 2010 dengan 89 penampilan, 10 gol, dan 8 assist. Ia kemudian bergabung dengan Real Madrid pada 2011 dan hanya mencatat 9 penampilan serta 1 gol.

Altintop dikenal sebagai pemain serbaguna dengan etos kerja tinggi dan kemampuan tembakan jarak jauh. Ia menjadi salah satu pemain yang cukup diandalkan saat masih di Bayern.

Namun, kariernya di Real Madrid tidak berjalan mulus akibat cedera punggung yang serius. Hal tersebut membatasi kontribusinya sebelum akhirnya hengkang ke Galatasaray.

8. Alvaro Odriozola

Alvaro Odriozola bermain untuk Real Madrid pada 2018 hingga 2023 dengan 49 penampilan, 3 gol, dan 8 assist. Ia sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen pada 2019 dengan 5 penampilan dan 1 assist.

Odriozola kesulitan mendapatkan menit bermain di Real Madrid karena persaingan ketat di posisi bek kanan. Peminjaman ke Bayern menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman tambahan.

Meski kontribusinya di Bayern terbatas, ia tetap menjadi bagian dari skuad yang meraih banyak trofi pada musim tersebut. Keberadaannya tercatat dalam sejarah unik karena ikut dalam kesuksesan dua klub sekaligus.

9. Paul Breitner

Paul Breitner memulai kariernya bersama Bayern Munchen sebelum pindah ke Real Madrid pada tahun 1974. Ia kemudian tampil dalam 100 pertandingan dan membantu klub meraih dua gelar La Liga.

Breitner dikenal sebagai bek sayap dengan kontribusi ofensif yang kuat pada masanya. Ia menjadi salah satu pemain penting di Real Madrid selama tiga musim.

Setelah itu, Breitner kembali ke Jerman dan melanjutkan kariernya bersama beberapa klub termasuk Bayern Munchen. Ia akhirnya kembali memperkuat Bayern pada akhir 1970-an dan menutup kariernya di sana.