Bintang Top Juventus Yang Dicomot Dari Klub Rival di Serie A

Bintang Top Juventus Yang Dicomot Dari Klub Rival di Serie A
Miralem Pjanic. (c) JFC

Bola.net - Bola.net - Juventus mungkin baru saja mengunci gelar Serie A kelima secara beruntun. Namun Bianconeri sepertinya tidak mau beristirahat untuk meningkatkan kekuatan skuatnya dengan membuat langkah besar di bursa transfer.

Setelah mempermanenkan Mario Lemina dan bakal kedatangan Dani Alves, Juventus baru saja menuntaskan transfer Miralem Pjanic dari AS Roma. Pjanic merupakan transfer yang jitu mengingat ia merupakan pemain kunci Giallorossi dalam beberapa tahun belakangan ini.

Memperkuat skuat sembari melemahkan para rivalnya sudah menjadi taktik yang cukup rutin dilakukan oleh Bianconeri. Selain Pjanic, Juventus telah banyak mendapatkan pemain berkualitas dari klub rivalnya di Serie A. Siapa sajakah mereka? Berikut ini daftarnya.

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon

Dari: Parma
Tahun: 2001

Kepindahan Gianluigi Buffon dari Parma ke Juventus membuatnya menjadi kiper paling mahal dan sampai saat ini belum ada yang mengalahkannya. Meski harus mengeluarkan banyak uang, namun Bianconeri mendapatkan kiper yang sangat berkualitas.

Kiper veteran berusia 38 tahun itu akan memasuki musim ke-16 dengan klub pada musim depan. Buffon sudah mengantarkan Juvenus meraih banyak gelar dan faktanya hanya Alessandro Del Piero yang punya penampilan lebih banyak dari Buffon.

Stephan Lichtsteiner

Stephan Lichtsteiner

Dari: Lazio
Tahun: 2011

Dalam tim yang bertabur bintang, performa Stephan Lichtsteiner di sayap kanan sering tidak diketahui. Meskipun begitu, Pemain internasional Swiss juga menjadi pemain yang sangat penting dalam kesuksesan Juventus belakangan ini.

Lichtsteiner merupakan sosok yang tidak tergantikan sejak datang dari Lazio pada tahun 2011. Namun mulai musim depan, pemain berusia 32 tahun itu akan mendapatkan saingan dari Dani Alves.

Lilian Thuram

Lilian Thuram

Dari: Parma
Tahun: 2001

Lilian Thuram merupakan pembelian suksesa Juventus lainnya dari Parma pada tahun 2001. Ia datang ke Turin dengan membawa reputasi sebagai salah satu bek terbaik setelah sukses bersama Prancis di Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Thuram merupakan defender serba bisa yang sempat menghabiskan lima musim sukses di Juventus sebelum hengkang ke Barcelona pada tahun 2006 akibat skandal Calciopoli. Thuram kemudian mengambil keputusan pensiun pada tahun 2008.

Leonardo Bonucci

Leonardo Bonucci

Dari: Bari
Tahun: 2010

Setelah hanya satu musim di Serie A dengan Bari, Leonardo Bonucci akhirnya diboyong ke Juventus. Dengan cepat Bonucci mampu menjadi tumpuan di lini belakang Bianconeri.

Bonucci mampu menampilkan permainan yang solid dan konsisten bersama dengan Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli di jantung pertahanan. Sampai sejauh ini Bonucci sudah membantu Juventus memenangkan 10 gelar.

Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro

Dari: Inter Milan
Tahun: 2004

Fabio Cannavaro menghabiskan tiga musim dalam dua periode terpisah dengan Juventus. Namun pada periode pertamanya dengan klub antara 2004-06 bahwa ia benar-benar berada di performa terbaiknya.

Cannavaro memenangkan dua gelar Serie A dengan Juventus meski pada akhirnya harus dicabut akibat skandal Calciopoli. Ia menjadi kapten Italia saat menjuarai Piala Dunia 2006 sebelum bergabung dengan Real Madrid.

Giorgio Chiellini

Giorgio Chiellini

Dari: Fiorentina
Tahun: 2005

Selama bertahun-tahun, Giorgio Chiellini sudah membuktikan dirinya sebagai salah satu bek tengah terbaik di Eropa. Namu ketika ia pertama kali tiba di Juventus dari Fiorentina, Chiellini menempati posisi full-back kiri.

Akhir musim pertama Chiellini dilaluinya dengan terdegradasi ke Serie B akibat skandal Calciopoli. Namun hengkangnya para bintang dari Turin seakan menjadi berkah tersendiri bagi Chiellini karena menjadi pilihan utama.

Mauro Camoranesi

Mauro Camoranesi

Dari: Verona
Tahun: 2002

Mauro Camoranesi menjadi pemain kunci selama waktunya di Juventus dan menunjukkan kesetiaannya ketika Bianconer turun ke Serie B pada tahun 2006. Di saat bintang-bintang lainnya hengkang, Camoranesi sama sekali tak tergoda untuk meninggalkan Turin.

Camoranesi menghabiskan delapan musim bersama Juventus dan pernah membantu memenangkan satu gelar Serie A dan satu gelar Serie B di sana. Ia meninggalkan Juventus pada tahun 2010 dengan bergabung Stuttgart dan memutuskan gantung sepatu pada tahun 2014 setelah bermain dua musim di Racing Club.

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo

Dari: AC Milan
Tahun: 2011

Pirlo mampu menunjukkan bahwa AC Milan telah salah melepasnya pada tahun 2011 lalu. Ia dengan cepat menjadi sosok yang sangat penting di lini tengah Juventus.

Pirlo membantu Bianconeri memenangkan gelar Serie A secara beruntun selama empat musim berada di Turin. Gelandang berusia 37 tahun itu saat ini tengah menikmati masa akhir karirnya di MLS bersama New York City FC.

Miralem Pjanic

Miralem Pjanic

Dari: AS Roma
Tahun: 2016

Miralem Pjanic merupakan salah satu pemain bertalenta besar di Eropa saat ini. Ia telah membuktikannya bersama Roma dengan membantu klub ibukota itu menjadi pesaing utama Bianconeri belakangan ini.

Salah satu penampilan terbaik Pjanic bersama Roma terjadi pada musim kemarin setelah mengemas 10 gol dan memberi 12 assist kepada rekan-rekannya. Kini pemain Bosnia itu akan memulai petualangan baru bersama jawara Serie A tersebut.

Pavel Nedved

Pavel Nedved

Dari: Lazio
Tahun: 2001

Zinedine Zidane memecahkan rekor transfer saat pindah ke Real Madrid pada tahun 2001 sehingga meninggalkan lubang yang besar di lini tengah Juventus. Namun dengan kemampuan besar Pavel Nedved yang lincah, kepergian Zidane seakan seperti tidak dirindukan.

Nedved dengan cepat langsung menjadi pemain penting untuk Juventus setelah bergabung dari Lazio dan bahkan berhasil memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2003. Sejak pensiun pada tahun 2009, Nedved tetap di Juventus dan diangkat menjadi wakil presiden tahun lalu.

Paulo Dybala

Paulo Dybala

Dari: Palermo
Tahun: 2015

Setelah Carlos Tevez pulang kampung untuk bergabung Boca Juniors pada musim panas lalu, Juventus membutuhkan penyerang baru sebagai penggantinya. Bianconeri kemudian menjatuhkan pilihan kepada pemain Argentina bertalenta bernama Paulo Dybala.

Setelah menjalani awal yang sedikit lambat di Turin sehingga menimbulkan pertanyaan atas biaya transfernya yang besar, Dybala pada akhirnya mampu menunjukkan kualitas yang sebenarnya. Ia menutup musim kemarin sebagai penembak jitu di klub dengan torehan 19 gol Serie A.