
Bola.net - - Selama lebih dari separuh abad, warna kuning terang yang ikonik dari kaus tim Brazil telah mencerahkan dunia persepakbolaan dunia sekaligus mengundang rasa kagum dari para lawan bermain di lapangan. Kaus mereka mendapat julukan Amarelinho (Kuning Kecil) dan dikenal karena kesederhanaannya dan aspek yang terwakili olehnya: keindahan, kesenangan dan kegembiraan bersepak bola di Brazil. Namun kaus seragam itu tidak boleh menjadi bintang, dan harus tetap hanya menjadi perisai yang membantu pemain. "Biarkan para pemainnya bersinar. Jangan sampai seragam tim bersaing dengan tim itu sendiri," begitu kata Carlos Alberto, kapten legendaris dari tim pemenang di tahun 1970. Jadi di final musim panas ini, Brazil akan mengincar rekor kemenangan 6 kali dengan mengenakan kostum baru yang berani tapi sederhana, yang mencerminkan perpaduan kekayaan warisan budaya dengan kesenangan bermain sepak bola. Kaus kandang yang baru adalah kaus tradisional kuning jagung dengan leher bundar berwarna hijau yang meniru kaus Brazil yang begitu terkenal karena dikenakan saat meraih kemenangan tahun 1970. Di kedua pundaknya ada garis hijau. Di pundak kiri, garis itu diberi 5 bintang kecil yang melambangkan 5 kemenangan Brazil menjadi juara dunia. Kedua garis tersebut diberi pori agar kaus menjadi lebih ringan dan para pemain merasa lebih sejuk. Di belakang kerah kaus bertuliskan 'Brasil', sementara di dalam kerahnya terdapat bendera Brazil yang kecil dan sebuah pesan, 'Narcido Para Jogar Futebal' (Dilahirkan untuk bermain sepak bola). Di bagian dalam kaus, di belakang lambang federasi Brazil, dan secara simbolis diletakkan di atas hati adalah grafik dengan pesan inspirasional, 'Com Muito Orguiro, Com Muito Amor' (Kebanggaan yang tinggi, kasih yang melimpah). Pesan ini ditulis dengan font yang dirancang oleh artis Brazil yang ingin menangkap semangat meluap-luap Brazil yang terkenal dengan menampilkan keindahan hutan tropis yang menutup sebagian besar negeri tersebut. Nomor punggung di kaus terinspirasi oleh angka yang ada di lembaran uang Brazil dan juga dibuat berpori. Untuk pertama kalinya, kaus seragam dibuat seluruhnya dari poliester daur ulang, tiap kaus bisa dibuat dari 8 botol plastik. Kostum tim juga dirancang untuk membantu penampilan para pemain dengan menjaga mereka tetap kering, sejuk dan lebih nyaman. Kain Nike Dri-Fit yang baru, kini 13% lebih ringan dari kain kostum Nike sebelumnya, membantu menguapkan kelembaban dengan cepat dan menjaga para pemain tetap kering. Sementara zona ventilasi yang inovatif di bagian samping kaus dan di bawah karet celana pendek mengalirkan lebih banyak udara untuk menjaga agar pemain tetap merasa sejuk. Celana pendek seragam kandang yang baru berwarna biru royal tradisional dengan garis putih di tiap sisi, yang meniru celana kostum yang dikenakan tahun 1970. Sementara di belakang karet celana adalah 5 bintang yang melambangkan tiap kemenangan Brazil. Kaus kaki kandang berwarna putih dengan garis hijau dan tulisan 'Brasil' di tiap betis. Seragam tandang memiliki fitur yang sama dengan seragam kandang, berwarna biru tradisional yang akan mencolokkan warna kuning ikonik Brazil dari seragam kandang, dan juga ditampilkan di bagian kerah, garis yang melintang di pundak dan yang lebih mencolok adalah the signature technical dot print di bagian depan, yang lebih tebal di bagian torso untuk menekankan kekuatan pemain. Celana pendek tandang adalah putih dengan garis biru di sisi, sementara kaus kakinya biru dengan garis kuning dan tulisan 'Brasil' di betis.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 10 Juni 2026 11:55Benfica Resmi Lepas Jose Mourinho ke Real Madrid
-
Piala Dunia 10 Juni 2026 11:11Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan 12 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 11:46Komisi I DPR Rapat Tertutup dengan Menhan dan Panglima TNI
-
Liputan6 10 Juni 2026 11:32Soal Praktik Rangkap Jabatan, Warga Ajukan Gugatan ke PN Jakpus
-
Liputan6 10 Juni 2026 10:58Prabowo ke Lampung, Resmikan RSUD Krui dan Munas HIPMI
-
Liputan6 10 Juni 2026 10:37Teddy Ungkap Isi Pertemuan 4 Mata Prabowo dengan Budi Gunadi Sadikin
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/738874/original/082456700_1411023638-r3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8207170/original/099468200_1781065929-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_11.28.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8206165/original/026338600_1781064822-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_10.39.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8205256/original/074055300_1781063914-IMG-20260610-WA0017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8203935/original/038306500_1781062623-IMG-20260610-WA0003.jpg)