
Bola.net - Piala Dunia merupakan panggung sepak bola terbesar yang selalu menjadi impian setiap negara. Namun, tidak semua negara mampu menembus putaran final meski memiliki jumlah penduduk yang sangat besar.
Secara teori, populasi yang besar seharusnya memberi keuntungan karena tersedia lebih banyak talenta untuk dipilih. Kenyataannya, jumlah penduduk tidak selalu berbanding lurus dengan prestasi sepak bola.
Beberapa negara dalam daftar ini bahkan memiliki ratusan juta hingga lebih dari satu miliar penduduk. Meski demikian, mereka belum pernah merasakan atmosfer Piala Dunia sebagai peserta.
Berbagai faktor menjadi penyebabnya, mulai dari dominasi olahraga lain hingga perkembangan sepak bola yang belum maksimal. Ada pula negara yang sempat mendekati pencapaian bersejarah tetapi gagal pada tahap akhir kualifikasi.
Menariknya, Timnas Indonesia termasuk dalam daftar tersebut. Dengan populasi yang sangat besar, Indonesia masih menunggu kesempatan untuk mencatat sejarah di panggung dunia.
8. Thailand (71 Juta Penduduk)

Thailand sudah dua kali mencapai putaran akhir kualifikasi Piala Dunia zona Asia. Pencapaian tersebut terjadi menjelang edisi 2002 dan 2018.
Meski berhasil melangkah cukup jauh, Thailand belum mampu menembus putaran final. Langkah terakhir menuju turnamen terbesar dunia masih menjadi tantangan berat bagi mereka.
Saat ini Thailand berada di luar jajaran elite sepak bola Asia. Namun, War Elephants pernah mencapai peringkat ke-43 FIFA dan juga pernah tampil di turnamen sepak bola Olimpiade pada 1956 serta 1968.
7. Vietnam (99 Juta Penduduk)

Sepak bola diperkenalkan di Vietnam oleh Prancis pada akhir abad ke-19. Olahraga ini kemudian berkembang menjadi salah satu yang paling populer di negara tersebut.
Prestasi terbaik Vietnam dalam kualifikasi Piala Dunia terjadi pada edisi 2022. Mereka berhasil mencapai putaran ketiga kualifikasi zona Asia untuk pertama kalinya.
Meski mencatat kemajuan signifikan, Vietnam belum mampu bersaing hingga tahap akhir perebutan tiket Piala Dunia. Peluang menuju edisi 2026 juga akhirnya tidak terwujud.
6. Filipina (113 Juta Penduduk)
Pada masa kolonial Amerika Serikat, olahraga yang paling populer di Filipina adalah basket dan tinju. Tradisi tersebut membuat sepak bola berkembang lebih lambat dibanding negara lain.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap sepak bola terus meningkat. Namun perkembangan itu belum mampu membawa Filipina mendekati putaran final Piala Dunia.
Peringkat FIFA Filipina masih berada jauh dari papan atas dunia. Negara Asia Tenggara tersebut juga belum pernah benar-benar menjadi kandidat kuat untuk lolos ke turnamen terbesar sepak bola.
5. Ethiopia (125 Juta Penduduk)
Ethiopia dikenal memiliki budaya olahraga yang kuat dan basis pendukung sepak bola yang besar. Karena itu, absennya mereka dari Piala Dunia cukup mengejutkan.
Pencapaian terbaik Ethiopia terjadi saat mencapai babak play-off zona Afrika menuju Piala Dunia 2014. Mereka hanya kalah tipis dari Nigeria dalam perebutan tiket ke putaran final.
Kini Afrika mendapatkan lebih banyak slot untuk Piala Dunia. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Ethiopia untuk mengejar mimpi tampil pada edisi mendatang.
4. Bangladesh (169 Juta Penduduk)
Bangladesh memiliki kecintaan luar biasa terhadap sepak bola internasional. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.
Meski demikian, olahraga paling populer di negara tersebut tetap kriket. Banyak pendukung Bangladesh yang secara tradisional mengidolakan Argentina atau Brasil.
Setelah merdeka, Bangladesh mulai mengikuti kualifikasi Piala Dunia sejak 1974. Hingga kini, Bengal Tigers belum pernah berhasil mencapai putaran final.
3. Pakistan (243 Juta Penduduk)
Dengan populasi lebih dari 240 juta jiwa, Pakistan termasuk negara terbesar di dunia. Namun prestasi sepak bolanya masih tertinggal jauh dibanding ukuran populasinya.
Kriket menjadi olahraga utama yang mendominasi perhatian publik. Akibatnya, perkembangan sepak bola tidak berlangsung secepat negara-negara lain.
Tim nasional Pakistan juga belum pernah menembus level kompetitif yang tinggi di Asia. Mereka bahkan belum pernah menempati posisi lebih baik dari peringkat 141 FIFA.
2. Indonesia (278 Juta Penduduk)

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Basis penggemar sepak bola yang masif membuat olahraga ini memiliki tempat istimewa di masyarakat.
Secara resmi, Timnas Indonesia belum pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Namun wilayah yang saat itu bernama Hindia Belanda pernah tampil pada edisi 1938.
Perjuangan menuju Piala Dunia 2026 sempat menghadirkan harapan besar. Sayangnya, kekalahan dari Arab Saudi dan Irak membuat langkah Indonesia terhenti sebelum mencapai putaran final.
1. India (1,4 Miliar Penduduk)
India saat ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Lebih dari 1,4 miliar orang tinggal di negara Asia Selatan tersebut.
Sepak bola memiliki basis penggemar yang besar di India. Namun popularitas olahraga itu masih kalah jauh dibanding kriket yang menjadi olahraga nomor satu.
India sebenarnya pernah mencapai putaran final Piala Dunia 1950 di Brasil. Akan tetapi mereka memutuskan mundur sebelum turnamen dimulai sehingga hingga kini Blue Tigers belum pernah tampil di ajang tersebut.
Sumber: Planet Football
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 15:45Thomas Tuchel Senang Anthony Gordon Gabung Barcelona
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
-
editorial 3 Juni 2026 15:476 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:52IHSG Terbang 7% dan Rupiah Sentuh 18.000 terhadap Dolar AS
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:34Korban Penipuan Umrah Hanania Group Tembus 687 Orang
-
Liputan6 9 Juni 2026 14:52Korban Curanmor Bisa Ambil Motor Gratis, Cukup Bawa 2 Dokumen ini
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180592/original/049571200_1779975633-IMG_9839.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8139323/original/059171500_1780991574-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_14.35.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)

