
Bola.net - Oleh : Zulfikar Aleksandri
Pamor Maxi Rodriguez mengalahkan rekan setimnya di Atletico Madrid dan timnas Argentina, Sergio Aguero, di bursa transfer musim dingin Januari ini. Pemain berusia 29 tahun itu laris manis di pasar pemain. Dua klub Inggris, Liverpool dan Tottenham Hotspur, berebut mendapatkannya, baik melalui kontrak permanen atau pinjaman.
Siapa sebenarnya Maxi? Berikut 10 hal menarik yang perlu anda ketahui tentang Maxi.
1. Maximiliano Ruben Rodriguez lahir tanggal 2 Januari 1981 di Rosario, Argentina. Bek-bek Liga Primer Inggris harus waspada padanya karena memiliki julukan "La Fiera" atau "The Beast".
2. Maxi merupakan produk akademi sepak bola Newell's Old Boys yang melakukan debutnya di tim senior saat berusia 18 tahun dan mencetak 20 gol dalam 56 pertandingan hanya dalam waktu tiga musim.
3. Pada tahun 2001, Maxi memulai petualangannya di Eropa ketika dipinjam oleh klub divisi dua Spanyol, Real Oviedo. Setahun berikutnya, Maxi pindah secara permanen ke klub Primera Division, Espanyol.
4. Debut Maxi di La Liga adalah ketika menjadi pemain pengganti saat Espanyol kalah 0-2 dari Real Madrid pada September 2002. Maxi menjadi pemain pilar Espanyol dengan mengemas 15 gol dalam 37 pertandingan, termasuk mencetak gol ke 2000 Espanyol di La Liga.

Red Hot: Maxi, salah satu gelandang serang terbaik milik Atletico Madrid
5. Maxi bergabung dengan Atletico Madrid pada musim panas 2005 dengan transfer senilai 7 juta euro dan menjadi pilar lini tengah Los Colchoneros bersama pemain yang kini bergabung dengan Manchester City, Martin Petrov. Namun setelah mencetak 11 gol dalam 33 pertandingan pada musim pertamanya di Vicente Calderon, Maxi mengalami cedera ligamen yang memaksanya absen panjang di musim kedua.
6. Total, Maxi mencetak 42 gol bagi Atletico Madrid, termasuk golnya di Anfield pada Liga Champions. Momen terbaiknya adalah ketika mencetak empat gol pada November 2009 di ajang Copa del Rey ketika mengalahkan Marbella.
7. Nama Maxi tercatat di skuad Argentina U-21 ketika menjuarai Piala Dunia Junior 2001. Hebatnya, di kompetisi itu Maxi menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi empat gol dalam tujuh pertandingan.

Andalan Tango: Maxi turut berjasa meloloskan Argentina ke Afrika Selatan.
8. Maxi melakoni debutnya di timnas senior Argentina pada pertandingan uji coba menghadapi Jepang tahun 2003 dan mencetak gol pertamanya bagi Albiceleste dua tahun kemudian menghadapi Hungaria. Maxi kini telah mengemas 35 caps dan 10 gol, termasuk tiga gol di Piala Dunia 2006 Jerman. Salah satunya adalah gol spektakuler ke gawang Meksiko.
9. Namun Maxi mengakhiri Piala Dunia 2006 dengan kejadian memalukan ketika mendapat kartu merah setelah mendorong pemain Jerman, Bastian Schweinsteiger. Argentina tersingkir di perempat final dari tuan rumah.
10. Bila kota Liverpool dikenal sebagai kota kelahiran The Beattles, Maxi adalah penggemar musik bahkan sempat tampil dalam video klip penyanyi rock asal Rosario, Coti, bersama rekan satu timnya di Atletico Madrid, Diego Forlan.
Menarik ditunggu ke mana gelandang agresif ini bakal berlabuh di paruh kedua musim ini, apakah pulang kampung ke Boca Juniors, mencoba tantangan di Liverpool, atau tetap bersama Atletico Madrid, setidaknya hingga akhir musim. (bola/zul)