Review Pertandingan Liga Europa 12 Maret 2010

Review Pertandingan Liga Europa 12 Maret 2010
Reaksi Quique Flores saat timnya lawan Sporting (c)ap

Bola.net - -

Kontribusi dari: Anugerah Pamuji

Pada beberapa pertandingan lainnya di Liga Eropa Jumat dini hari (12/03), banyak tim-tim tuan rumah yang mengalami kerugian akibat kecolongan gol tandang bahkan ada juga yang sampai kalah. Hal ini jelas menjadi kerugian besar bagi para tim yang menggelar pertandingan kandang lebih dulu dalam perebutan tiket menuju ke babak perempat final Liga Europa. Atletico Madrid vs Sporting Lisbon 0-0
Sporting Lisbon yang bermain pincang dengan 9 pemain berhasil menghadang laju tuan rumah Atletico Madrid di stadion Vicente Calderon. Tim tamu bermain defensif sejak diusirnya Grimi. Beberapa peluang-peluang yang dimiliki cs juga tak menemui sasaran karena tidak efektifnya lini tengah termasuk salah satu free kick yang dilesakkan juga hanya melayang di atas mistar tim tamu. Satu menit menjelang bubaran lagi-lagi punggawa Sporting Lisbon, Flonel diusir wasit. Sampai peluit panjang berbunyi, skor tetap tak berubah alias kacamata 0-0. Hasil ini harus dibayar mahal Los Rojiblancos mengingat leg ke dua nanti akan dihelat di kandang Sporting Lisbon, Estadio Jose Alvalade. Anderlecht vs Hamburg SV 1-3
Dalam pertandingan kali ini wakil Bundesliga, Hamburg SV menorehkan gol ke 400 nya di kancah Eropa. Bertamu ke stadion Anderlecht, Hsh Nordbank Arena, Hamburg tampil gemilang dengan melibas Anderlecht 3-1. Sepak pojok tim tamu di menit ke-23 membuka awal kepahitan Anderlecht, di mana Majhitsen berhasil mengonversinya dengan baik. Tak berhenti sampai di situ, lima menit menjelang turun minum mantan striker Real Madrid Ruud Van Nistelrooy memperbesar keunggulan Hamburg. Selang beberapa menit setelah tertinggal dua gol, giliran Anderlecht memperkecil ketinggalan lewat tendangan Jonathan Legear yang bersarang di pojok kiri atas. Memasuki babak ke dua ritme permainan ke dua tim menurun. Sampai akhirnya di menit 76 Hamburg bisa pulang dengan tenang begitu Joralim dengan pandai memanfaatkan kesalahan pemain Anderlecht, Petric untuk menutup skor 3-1. Panathinaiokos vs Standar Liege 1-3
Sempat membuat kejutan dengan menyingkirkan tim serigala Italia, AS Roma, di babak 32 besar Liga Europa. Panathinaiokos malah jatuh bangun di kandangnya sendiri, Olympiako Stadio Spyros Louis, kala bersua wakil Belgia, Standar Liege. Tak perlu waktu lama tim asal Belgia ini menceploskan sekaligus dua gol di jala tuan rumah. Dalam kurun waktu 16 menit, pemain tengah Axel Witsel dan bintang mereka, Milan Jovanovic langsung mengoyakkan sarang Panathinaiokos. Selepas memasuki ruang ganti, pendukung tuan rumah baru bisa sedikit bersorak ketika bek Loukas Vyntra menciptakan satu gol di menit 48. Berusaha membalikkan keadaan, Pananthinaikos malah kebobolan gol lagi lewat Igor De Camargo Rinck yang mengubah kedudukan menjadi 3-1 di menit ke-78 akibat tim asal Yunani ini keasyikan menyerang. Ini merupakan kemenangan tandang ke dua yang diperoleh oleh Liege selama 11 kali hadir di pentas Eropa. Yang pertama di catatkan saat berhadapan dengan Partizan di penyisihan Liga Eropa musim lalu. Rubin Kazan vs Wolfsburg 1-1
Juara Bundesliga tahun lalu, Wolfsburg berhasil meraih hasil positif setelah menahan imbang 1-1 tuan rumah Rubin Kazan di Stadion Centralniy markas mereka. Bermain dalam cuaca buruk cukup merepotkan kedua tim untuk menemukan bentuk permainan terbaik mereka masing-masing. Barulah di 15 menit akhir menjelang waktu istirahat, Noboa berhasil mengungguli tim tamunya berkat umpan Cristian Ansaldi. Di babak ke-2, kedua tim silih berganti menyerang tapi tapi tak kunjung ada gol tercipta baik dari tuan rumah maupun tamu. Wolfsburg yang frustasi akhirnya mewujudkan upayanya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Misimovic setelah menerima umpan terukur Edin Dzeko. Perempat final Liga Eropa tampaknya sudah di depan mata Wolfsburg jika leg ke dua nanti mereka bisa menahan wakil Rusia tersebut 0-0 atau menang 1-0 mengingat laga yang dihelat selanjutnya di markas Wolfsburg, Volkswagen Arena. Benfica vs Marseille 1-1
Hatem Ben Arfa memukau pendukung tuan rumah Benfica di Estadio do Sport Lisboa. Kemenangan sebetulnya berada dalam kendali Benfica setelah sebelumnya berhasil memimpin 1-0 lewat gol Maximiliano Pereira di menit ke-76. Sialnya bagi tuan rumah, gelandang kelahiran Prancis Hatem Ben Arfa ternyata sanggup membungkam sorak porak kegembiraan tuan rumah dengan golnya di masa injury time. Gol tandang Marseille ini menjadi modal yang berharga bagi mereka di leg kedua nanti yang digelar di kandang mereka, Stade Velodrome.

Berita Terkait