Tim Terbaik Paruh Musim, La Liga

Tim Terbaik Paruh Musim, La Liga

Bola.net - - Oleh: Dendy Gandakusuma Paruh musim 2009-2010 ini, La Liga tetap diramaikan pertarungan sengit antara dua musuh bebuyutan, Real Madrid kontra Barcelona. Di lain pihak, walau tertatih dan terseok-seok, Valencia juga berusaha membuntuti dua tim tersebut.Di tim pemain terbaik paruh musim La Liga ini, ketiga tim tersebut menjadi penyumbang terbanyak. Tim terbaik La Liga, harus mampu meresapi semangat matador yang gesit dan agresif dalam melakukan serangan balik yang mematikan. Karena itulah dalam tim ini, ketenangan, kecerdasan, dan kecepatan menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki pemain terpilih. Berikut adalah nama-nama pemain yang berhasil menjadi tim pilihan Bola.net di paruh musim La Liga. Kiper: Iker Casillas (Real Madrid) Tak perlu banyak cakap, nama Casillas sendiri sudah menjadi jaminan keamanan gawang tim yang dibelanya. Walaupun musim kemarin gawang pemain Real Madrid ini kerap bobol sesungguhnya hal tersebut bukan mutlak kesalahan Casillas. Terbukti, ketika tampil di timnas Spanyol, gawang Casillas bak benteng yang susah ditembus lawan. Bek Kiri: Marcello (Real Madrid) Walaupun namanya bagai tenggelam di tim bertabur bintang sekelas Real Madrid, peran Marcello sendiri tidak bisa dipandang remeh. Walau hanya menjadi pemain "kelas dua" di mata Madridista, pemain asal Brazil ini telah mencetak 5 assist di Los Galacticos. Meski memiliki fungsi utama sebagai pemain bertahan, Marcello kerap melakukan overlapping, menyisir sisi kiri dan melepaskan umpan-umpan terukur ke dalam kotak penalti lawan. Tak jarang juga dia melepaskan tembakan ke gawang lawan. Bek Tengah: Gerard Pique (Barcelona) Gerard Pique merupakan salah satu pemain muda yang paling bersinar. Bahkan, seorang Franz Beckenbauer memuji bahwa gaya permainan Pique mirip dengan dirinya, berposisi sebagai pemain belakang yang rajin memulai alur serangan bahkan merangsek hingga pertahanan lawan. Pique sendiri juga piawai dalam memotong bola-bola atas. Umpan-umpan silang yang menuju ke jantung Barcelona bisa dipastikan bakal dengan mudah dipatahkannya sehingga kemungkinan lawan bermain dengan memanfaatkan lebar lapangan bisa berkurang dan membuat konsentrasi lini belakang Barca tetap terjaga. Bek Tengah: Carles Puyol Tua-tua keladi. Mungkin itulah peribahasa yang tepat menggambarkan Carles Puyol di Barcelona. Walau sudah berumur, Puyol tetap trengginas menjaga benteng Barcelona. Tak hanya sekedar bermodal kegesitan dan takling yang akurat, kepemimpian Puyol juga diakui oleh rekan-rekannya. Tak salah, beberapa musim ini, ban kapten Los Blaugranas membebat lengan Puyol. Tampil di tim yang bergaya agresif macam Barcelona, Puyol tidak hanya berleha-leha kala rekan-rekannya melakukan penyerangan. Pemain asli Catalan tersebut kerap melakukan overlapping dan membantu lini tengah Barca dalam melakukan tekanan pada lawan. Bek Kanan: Daniel Alves (Barcelona) Berbicara mengenai bek kanan di La Liga, semua pasti setuju apabila nama pemain asal Brazil tersebut menjadi yang terbaik di paruh musim ini. Simak saja bagaimana umpan-umpan yang dia lepaskan dari sayap kanan mampu merepotkan barisan belakang musuh. Tak jarang, Alves juga berusaha membongkar lini belakang lawan dengan tusukan-tusukan dari sayap kanan dan melakukan tembakan langsung nan dahsyat yang menjadi ciri khas mantan pemain Sevilla tersebut. Gelandang: Xavi Hernandez (Barcelona) Tidak ada yang meragukan kehebatan pemain Barcelona ini. Umpan-umpan yang dilepaskan Xavi kerap menjadi pembuka dari gol-gol Los Blaugranas. Dia memiliki umpan yang sangat terukur, ditambah lagi kemampuan dalam membaca ritme permainan. Semua hal itu membuatnya layak menjadi dirijen andalan tim terbaik Liga Spanyol musim ini Gelandang: Xabi Alonso (Real Madrid) Di Real Madrid, nama Xabi Alonso mungkin kalah gemerlap ketimbang Kaka maupun Cristiano Ronaldo. Namun, siapa yang bisa menepis kehebatan pemain yang sempat merumput di Liverpool ini. Selain cekatan dalam memotong serangan lawan, Xabi mampu memainkan irama permainan. Dia juga dikenal sebagai pemain dengan umpan dan tendangan jarak jauh yang sangat mematikan. Gelandang: Andres Iniesta (Barcelona) Sosok Andres Iniesta merupakan bukti bahwa sistem pembinaan Barcelona bekerja dengan sangat baik. Bukan hanya jadi sekedar pelengkanp, Iniesta kini telah menjadi nyawa tim asal Catalan tersebut. Duetnya di lini tengah bersama Xavi Hernandez sukses membawa klub tersebut ke puncak tertinggi kejayaan mereka. Iniesta dikenal sebagai pemain jenius. Walau terlihat tidak begitu banyak melakukan aksi-aksi individu nan memukau, permainan Iniesta sungguh sangat efisien. Tingkat ketepatan umpan pemain berusia 25 tahun ini sangatlah mengagumkan. Winger: Cristiano Ronaldo (Real Madrid) Ronaldo merupakan pemain fenomenal. Selain menjadi pemain dengan bandrol termahal di dunia, dia juga tidak perlu waktu untuk langsung menjadi nyawa permainan Los Galacticos. Tengoklah betapa permainan Madrid nampak lesu darah kala Ronaldo absen. Selain dikenal dengan kegesitannya, pemain ini juga merupakan sosok yang komplit. Mulai dari tendangan geledek, skill individu tingkat tinggi, hingga jiwa kepemimpinan , pemain berjuluk CR9 ini jagonya. Winger: Lionel Messi (Barcelona) Tak perlu penjelasan panjang lebar mengenai pemain satu ini. Serangkaian prestasi di tahun 2009 lalu telah menjadi pembuktian kehebatan pemain yang dijuluki titisan Maradona baru tersebut. Di Barcelona, Messi merupakan pemain yang sangat berbahaya. Dengan kejeliannya membaca posisi, pemain didikan Los Blaugranas tersebut kerap muncul di tempat yang tepat untuk mencetak gol. Selain itu, dia juga dikenal gesit dan merupakan seorang pengumpan yang bagus. Striker: David Villa (Valencia) Sosok penyerang Valencia ini merupakan tipikal penyerang yang sangat berbahaya. Gesit, kuat, dan memiliki sundulan dan tendangan yang sama bagusnya. Dengan segala kelebihannya tersebut, Villa tidak menjadi sosok pemain yang manja. Dia tak segan-segan ikut turun membantu pertahanan dan bahkan mencari bola hingga ke lapangan tengah. Villa juga tidak takut beradu badan dengan pemain bertahan lawan yang kerap kali harus bermain keras untuk menghentikan "El Guaje" ini. Cadangan: Victor Valdes (Barcelona) Victor Valdes adalah sosok penjaga gawang yang sangat tangguh. Kerap kali dia berjibaku demi mengamankan gawangnya dari serbuan para pemain lawan. Selain tangguh, kehadiran Valdes di bawah mistar gawang Barca mampu membuat rekan-rekannya tenang, dan mereka bisa membatu penyerangan. Sergio Ramos (Real Madrid) Walau berlabel anak bengal, Sergio Ramos merupakan tipikal pemain muda yang sangat potensial. Dia merupakan tipe pemain belakang yang bukan hanya tangguh dalam menggalang tembok di lini belakang, tapi juga kerap melakukan overlapping untuk membantu serbuan ke gawang lawan. Ramos memiliki tendangan dan umpan yang sangat akurat. Pepe (Real Madrid) Sosok Pepe menjadi kunci lini pertahanan Real Madrid, musim ini. Dia terkenal gesit dan liat dalam menjaga pemain lawan. Terbukti, dengan kehadiran Pepe mengawal lini belakang Madrid, tim asal ibukota Spanyol ini terkenal susah ditembus. Sayangnya, pemain Portugal ini kerap terpancing emosi. Kaka (Real Madrid) Siapa bisa meremehkan seorang Kaka? Walau nampak belum terlalu klop dengan skema permainan Real Madrid, pemain asal Brazil ini tetaplah seorang pemain hebat. Lihatlah mobilitas dan umpan-umpan akurat yang dia pertunjukkan di lapangan hijau. Dia juga memiliki tendangan jarak jauh yang mematikan. Selain semua itu, Kaka juga merupakan pemain yang tidak egois. Dia lebih memilih mengoper bola ke rekan yang memiliki posisi yang lebih menguntungkan. Sebuah hal yang makin sulit ditemui dari pemain berlabel bintang, belakangan ini. David Silva (Valencia) Memang, penampilan David Silva musim ini memang sempat dihantui cedera yang lumayan parah. Namun, siapa yang bisa menghentikan Silva kala dia dalam kondisi fit? Kecepatan, visi, dan umpan-umpan pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut sungguh memanjakan barisan penyerang Valencia. Selain itu, Silva juga memiliki kemampuan mencetak gol yang tinggi. Pedro Rodriguez (Barcelona) Walau berstatus pemain muda, Pedro Rodriguez merupakan pemain yang tidak bisa dipandang remeh. Dia adalah pencetak sejarah dengan mencetak gol di semua ajang yang diikuti Barcelona. Sungguh bukan prestasi main-main, bagi seorang pemain yang diorbitkan dari tim yunior Barca. Meski kerap tampil sebagai pemain pengganti, Pedro kerap membuat keajaiban. Dia sukses memanfaatkan postur tubuhnya yang mungil untuk lepas dari penjagaan lawan dan mencetak gol. Zlatan Ibrahimovic(Barcelona) Tak perlu waktu lama bagi Ibra untuk bisa menjadi pemain andalan Barcelona di lini depan. Dia sukses beradaptasi dengan pola permainan Barcelona dalam waktu singkat, dan menjadi seorang ujung tombak sejati di lini depan Barcelona. Sebagai seorang pemain depan, postur tubuh Ibra yang tinggi tak membuatnya kehilangan kelincahan. Bahkan, dia kerap memanfaatkan kelebihannya itu untuk memenangkan duel dengan pemain belakang lawan. Pelatih: Pep Guardiola (Barcelona) Untuk menjelaskan seorang Guardiola hanya perlu satu kata: FENOMENAL. Datang sebagai seorang pelatih yang diragukan kemampuannya, Pep justru menyulap Barcelona sebagai tim terbaik dalam sejarah. Selain mampu menghadirkan keindahan khas Spanyol dalam permainan Barca, Pep juga mampu menjaga semangat, motivasi dan determinasi tim di tingkat tertinggi. Dia juga sukses mendapatkan rasa hormat dari para pemain bintang Barca, sebuah prestasi gemilang bagi sesosok pelatih muda.

Berita Terkait