
Bola.net - Tim sepak bola Arema Indonesia yang berlaga di Liga Super Indonesia (LSI) menolak pemanggilan pemainnya ke Timnas PSSI dibawah kepemimpinan Djohar Arifin.
Penolakan itu, ditegaskan oleh "Media Officer" Arema, Sudarmadji kepada wartawan, Sabtu, menanggapi adanya empat pemainnya yang dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas.
"Kami berkomitmen untuk memberikan amanah kepada PSSI dibawah kepemimpinan La Nyala, dan sejak kapan PSSI dibawah kepemimpinan Djohar Arifin mengakui kami yg berkompetisi di LSI," kata Sudarmadji.
Alasan Sudarmadji memilih PSSI dibawah kendali La Nyalla, juga dikarenakan sebagai konsistensi Arema terhadap statuta serta masyarakat Malang, khususnya suporter Arema atau Aremania.
"Kami sebagai "stake holder" terbesar sepak bola di Malang juga mendorong agar masyarakat terlibat aktif mengembalikan sepakbola nasional kembali ke khittahnya, " katanya.
Pilihannya kepada La Nyalla juga karena sesuai dengan suara dan keinginan masyarakat di Malang Raya, sebab suara masyarakat sangat penting untuk mengembalikan sepakbola nasional pada khittahnya.
"PSSI di bawah pimpinan La Nyalla telah didukung oleh 81 pengurus PSSI di daerah, selain itu kini ada upaya untuk melakukan perbaikan di tubuh Timnas," katanya.
Sudarmadji menilai, PSSI dibawah naungan Djohar Arifin tidak akan mampu melahirkan Timnas yang tangguh, sebab tidak lahir dari kompetisi yg berkualitas," katanya.
Sudarmadji menganggap, pemanggilan pemain LSI untuk memperkuat Timnas pimpinan Djohar Arifin hanya sekedar syarat, karena kini PSSI kedatangan tim "task force" dari AFC dan FIFA untuk menyelesaikan konflik dualisme dalam kompetisi di Indonesia.
Oleh karena itu, pihaknya meminta agar PSSI dibawah pimpinan Djohar Arifin tidak memaksakan kehendak memanggil pemain LSI apalagi menebar ancaman kepada pemain.
Sementara itu, sebelumnya ada empat pemain Arema LSI yang mendapatkan undangan untuk mengikuti seleksi Timnas dibawa pimpinan Djohar Arifin, yakni Kurnia Meiga (G), Hendro Siswanto, Sunarto serta Alfarizi. (ant/lex)
Penolakan itu, ditegaskan oleh "Media Officer" Arema, Sudarmadji kepada wartawan, Sabtu, menanggapi adanya empat pemainnya yang dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas.
"Kami berkomitmen untuk memberikan amanah kepada PSSI dibawah kepemimpinan La Nyala, dan sejak kapan PSSI dibawah kepemimpinan Djohar Arifin mengakui kami yg berkompetisi di LSI," kata Sudarmadji.
Alasan Sudarmadji memilih PSSI dibawah kendali La Nyalla, juga dikarenakan sebagai konsistensi Arema terhadap statuta serta masyarakat Malang, khususnya suporter Arema atau Aremania.
"Kami sebagai "stake holder" terbesar sepak bola di Malang juga mendorong agar masyarakat terlibat aktif mengembalikan sepakbola nasional kembali ke khittahnya, " katanya.
Pilihannya kepada La Nyalla juga karena sesuai dengan suara dan keinginan masyarakat di Malang Raya, sebab suara masyarakat sangat penting untuk mengembalikan sepakbola nasional pada khittahnya.
"PSSI di bawah pimpinan La Nyalla telah didukung oleh 81 pengurus PSSI di daerah, selain itu kini ada upaya untuk melakukan perbaikan di tubuh Timnas," katanya.
Sudarmadji menilai, PSSI dibawah naungan Djohar Arifin tidak akan mampu melahirkan Timnas yang tangguh, sebab tidak lahir dari kompetisi yg berkualitas," katanya.
Sudarmadji menganggap, pemanggilan pemain LSI untuk memperkuat Timnas pimpinan Djohar Arifin hanya sekedar syarat, karena kini PSSI kedatangan tim "task force" dari AFC dan FIFA untuk menyelesaikan konflik dualisme dalam kompetisi di Indonesia.
Oleh karena itu, pihaknya meminta agar PSSI dibawah pimpinan Djohar Arifin tidak memaksakan kehendak memanggil pemain LSI apalagi menebar ancaman kepada pemain.
Sementara itu, sebelumnya ada empat pemain Arema LSI yang mendapatkan undangan untuk mengikuti seleksi Timnas dibawa pimpinan Djohar Arifin, yakni Kurnia Meiga (G), Hendro Siswanto, Sunarto serta Alfarizi. (ant/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:30Diincar MU, AS Roma Buka Peluang Jual Manu Kone
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:00Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
BERITA LAINNYA
-
indonesia 13 Juli 2026 19:23Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
-
indonesia 13 Juli 2026 18:12Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
-
indonesia 13 Juli 2026 17:58Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
-
indonesia 11 Juli 2026 17:49Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
SOROT
-
Liputan6 14 Juli 2026 18:10Kolom Pakar: Laporan Global Ini Bisa Perkuat Tata Kelola MBG
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:41
Biaya Haji Diusulkan Naik jadi Rp 107 Juta, Ini Respons Prabowo
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:36Reaksi Prabowo Dengar Wacana Biaya Haji Naik jadi Rp 107 Juta
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:22Kronologi Mobil Dikemudikan Pelajar Ditabrak Kereta di Lampung
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:14ART Kuras ATM Majikan Rp 450 Juta, Dibelikan Mobil hingga Perhiasan
-
Liputan6 14 Juli 2026 17:12Pelaku Ledakan di MAN 3 Padang Terinspirasi Peristiwa Bom SMA 72 Jakarta
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296829/original/098179900_1784027448-Kolom_Pakar_Prof_Tjandra_Yoga_Aditama.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4439341/original/074219600_1684915362-ibrahim-uz-3Z3RvzpVAqM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296771/original/014550500_1784024984-1001460798.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296763/original/038963000_1784024100-IMG-20260714-WA0010.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296639/original/095156600_1784019140-WhatsApp_Image_2026-07-14_at_15.37.39.jpeg)
