
Bola.net - Ketakutan akan penyimpangan kerja wasit, menyelimuti Persires Bali Devata jelang laga tandang lawan PSBL Blitar, dalam lanjutan Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Stadion Gelora Supriyadi, Blitar, Jawa Timur, Jumat (2/3). Itu karena, tim yang didirikan secara patungan antara Persires Rengat dan Bali Devata tersebut, mengaku kerap menjadi bulan-bulanan wasit.
“Keputusan wasit memang mutlak, dan pemain harus menerima serta, menghargainya. Namun, kalau nyatanya wasit bertindak tidak benar dan banyak kejanggalan, tentu harus dikritik karena menimbulkan kekecewaan. Pasalnya, sejauh ini kami selalu dikecewakan dan lelah melakukan protes,” ungkap Sekretaris Tim Persires Bali Devata, Borgo Pane kepada Bola.net.
Dirinya berpandangan, mayoritas wasit yang berlaga di Divisi Utama milik PT LPIS bersikap kurang jeli dalam mengambil keputusan krusial.
“Sebenarnya, kalah-menang bagi kami tidak masalah. Tapi, kalau kekalahan tersebut dipicu ulah wasit, tentu sangat mengecewakan. Kali ini, kami harus waspada agar tidak kembali menjadi bulan-bulanan wasit," sambungnya.
Karena itu, ia berharap, pada pertandingan-pertandingan ke depan, khususnya laga PSBL menjamu Persires di Grup III, tidak ada lagi kekacauan yang diakibatkan oleh kepemimpinan wasit.
“Di kompetisi sebelumnya, yang merusak pertandingan adalah wasit. Kini, jangan sampai kompetisi ini dirusak oleh wasit lagi,”
Meski demikian, terkait kesiapan dalam menjalani permainan, Borgo mengaku jika pasukannya sudah sangat mantap. Apakah itu terkait bertahan, maupun menyerang.
"Tim pelatih sudah banyak melakukan evaluasi. Salah satunya, seputar organisasi permainan," imbuh.
Borgo menegaskan jika timnya mematok target poin penuh agar bisa mendongkrak posisi naik ke papan tengah klasemen sementara. Persires parkir di peringkat ketiga dengan tabungan 12 poin dari tujuh kali penampilan. Meski begitu, ia menyadari jika mengalahkan Singo Lodro- julukan PSBL- bukanlah perkara mudah.
“Bermain di kandang, tentu memberikan PSBL keuntungan besar. Para pemain Singo Lodro pasti begitu percaya diri mampu mengalahkan kami. Namun, saya percaya bahwa peluang selalu ada asalkan kami terus bekerja keras hingga peluit akhir dibunyikan,” tuturnya.
Dikatakannya lagi, para pemain dituntut bekerja keras dan saling menutupi kelemahan. Dengan demikian, harapan mencuri poin penuh dari PSBL dapat terwujud. (bola/mac)
“Keputusan wasit memang mutlak, dan pemain harus menerima serta, menghargainya. Namun, kalau nyatanya wasit bertindak tidak benar dan banyak kejanggalan, tentu harus dikritik karena menimbulkan kekecewaan. Pasalnya, sejauh ini kami selalu dikecewakan dan lelah melakukan protes,” ungkap Sekretaris Tim Persires Bali Devata, Borgo Pane kepada Bola.net.
Dirinya berpandangan, mayoritas wasit yang berlaga di Divisi Utama milik PT LPIS bersikap kurang jeli dalam mengambil keputusan krusial.
“Sebenarnya, kalah-menang bagi kami tidak masalah. Tapi, kalau kekalahan tersebut dipicu ulah wasit, tentu sangat mengecewakan. Kali ini, kami harus waspada agar tidak kembali menjadi bulan-bulanan wasit," sambungnya.
Karena itu, ia berharap, pada pertandingan-pertandingan ke depan, khususnya laga PSBL menjamu Persires di Grup III, tidak ada lagi kekacauan yang diakibatkan oleh kepemimpinan wasit.
“Di kompetisi sebelumnya, yang merusak pertandingan adalah wasit. Kini, jangan sampai kompetisi ini dirusak oleh wasit lagi,”
Meski demikian, terkait kesiapan dalam menjalani permainan, Borgo mengaku jika pasukannya sudah sangat mantap. Apakah itu terkait bertahan, maupun menyerang.
"Tim pelatih sudah banyak melakukan evaluasi. Salah satunya, seputar organisasi permainan," imbuh.
Borgo menegaskan jika timnya mematok target poin penuh agar bisa mendongkrak posisi naik ke papan tengah klasemen sementara. Persires parkir di peringkat ketiga dengan tabungan 12 poin dari tujuh kali penampilan. Meski begitu, ia menyadari jika mengalahkan Singo Lodro- julukan PSBL- bukanlah perkara mudah.
“Bermain di kandang, tentu memberikan PSBL keuntungan besar. Para pemain Singo Lodro pasti begitu percaya diri mampu mengalahkan kami. Namun, saya percaya bahwa peluang selalu ada asalkan kami terus bekerja keras hingga peluit akhir dibunyikan,” tuturnya.
Dikatakannya lagi, para pemain dituntut bekerja keras dan saling menutupi kelemahan. Dengan demikian, harapan mencuri poin penuh dari PSBL dapat terwujud. (bola/mac)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 25 September 2026 22:31Menang Tapi Belum Tajam: Analisis Statistik Timnas Indonesia Saat Gulung Singapura 2-0
-
Tim Nasional 25 September 2026 22:10Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Menang 2-0, tapi Malaysia di Puncak
BERITA LAINNYA
-
indonesia 25 September 2026 16:04Kyohei Yoshino Makin Nyaman Jadi Bek Sayap Persija
-
indonesia 24 September 2026 17:133 Kekalahan Beruntun Bikin Mental PSS Sleman Tertekan
-
indonesia 23 September 2026 19:52Alasan Marselino Ferdinan Pilih Persija, Bukan Pulang ke Persebaya
-
indonesia 23 September 2026 18:47Persija Jakarta Tak Mau Terlena dengan Start Sempurna BRI Super League 2026/2027
SOROT
-
Liputan6 25 September 2026 19:47Terobosan Prabowo Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dari Hulu
-
Liputan6 25 September 2026 17:34Kumpulkan Akademisi, Prabowo Bahas BPGMN Kelola Gambut
-
Liputan6 25 September 2026 16:30Prabowo Telepon Ubed Cs Usai Rebut Emas Asian Games 2026, Menpora: Jadi Suntikan Moral
-
Liputan6 25 September 2026 15:11Momen Prabowo Telepon Tim Bulu Tangkis Usai Raih Emas Asian Games 2026
-
Liputan6 25 September 2026 13:02Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Ini Alasannya
-
Liputan6 25 September 2026 00:49
Momen Prabowo Beri Selamat Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358338/original/081317100_1790332568-Prabowo_Gambut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358339/original/021659200_1790332569-Prabowo_Gambutt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357638/original/068575100_1790266826-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_10.33.22_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358121/original/007310300_1790323913-Prabowo_Telp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550354/original/058667800_1775658157-IMG-20260408-WA0079.jpg)
