
Bola.net - Persipura Jayapura berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor 4-0 pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Mandala Jayapura, Senin sore.
Sejak menit pertama, pertandingan yang dipimpin wasit Ole Hadi berlangsung dalam tempo relatif cepat. Kedua tim memainkan bola panjang langsung menusuk kotak penalti lawan.
Persipura selaku tuan rumah langsung melakukan serangan frontal lewat trio pemain depannya, Boaz Solossa, Beto Gonzalves, dan Titus Bonay. Mereka kerap mengancam gawang Persib yang dijaga Jandri Pitoy.
Sementara itu, tim tamu yang menargetkan mencuri poin, hanya mengandalkan serangan balik melalui penyerang tunggal Airlangga Sucipto.
Pendukung Persipura akhirnya bersorak pada menit ke-27 saat bola tendangan bebas Boaz Solossa tak mampu ditepis Pitoy.
Gol itu sedikit meredakan emosi publik tuan rumah karena semenit sebelumnya mereka terlihat marah atas sikap wasit Ole Hadi yang hanya mengganjar Jandry Pitoy dengan kartu kuning. Padahal, mantan kiper Persipura itu melanggar Beto Goncalves yang telah sendirian menguasai bola di luar kotak penalti.
Usai gol perdana tercipta, praktis anak-anak Mutiara Hitam menguasai jalannya pertandingan.
Dua gol tambahan tercipta melalui kaki Ian Louis Kabes memanfaatkan umpan Boaz pada menit ke-38, serta tendangan penjuru spektakuler Titus Bonai yang langsung menembus gawang Persib pada menit ke-43.
Hingga babak pertama usai, skor sementara 3-0 untuk keunggulan Persipura, tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Persib Bandung melakukan perubahan strategi dengan menarik Jajang Sukmara dan digantikan Budiawan.
Permainan terbuka benar-benar diperagakan kedua tim. Pada menit ke-53, aksi solo Beto Goncalves melewati hadangan tiga pemain Persib, namun sepakan kerasnya masih mampu ditepis dengan baik oleh Pitoy.
Titus Bonai kembali membuat seisi Stadion Mandala Jayapura bergemuruh pada menit ke-56. Lewat golnya melalui tendangan keras yang memanfaatkan sodoran Beto Gonzalves tak mampu dihadang Jandri Pitoy.
Persib kembali merespons lewat aksi Ilham Jayakesuma pada menit ke-62, namun masih belum mampu menerobos kokohnya pertahanan Persipura Jayapura.
Meski permainan terbuka dan saling serang diperagakan kedua tim, tak ada lagi gol yang tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.
Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic mengakui bahwa timnya kesulitan menghadapi permainan cepat Persipura.
"Kami memang kalah. Persipura membuktikan diri sebagai tim terbaik di Indonesia. Mereka layak menang," kata Drago yang juga menyesalkan kepemimpinan wasit Ole Hadi.
Sementara Pelatih Persipura, Jaksen F Tiago, mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya.
"Ini hasil yang patut kami syukuri," kata Jaksen yang juga sepakat dengan Drago Mamic soal kepemimpinan wasit. (ant/end)
Sejak menit pertama, pertandingan yang dipimpin wasit Ole Hadi berlangsung dalam tempo relatif cepat. Kedua tim memainkan bola panjang langsung menusuk kotak penalti lawan.
Persipura selaku tuan rumah langsung melakukan serangan frontal lewat trio pemain depannya, Boaz Solossa, Beto Gonzalves, dan Titus Bonay. Mereka kerap mengancam gawang Persib yang dijaga Jandri Pitoy.
Sementara itu, tim tamu yang menargetkan mencuri poin, hanya mengandalkan serangan balik melalui penyerang tunggal Airlangga Sucipto.
Pendukung Persipura akhirnya bersorak pada menit ke-27 saat bola tendangan bebas Boaz Solossa tak mampu ditepis Pitoy.
Gol itu sedikit meredakan emosi publik tuan rumah karena semenit sebelumnya mereka terlihat marah atas sikap wasit Ole Hadi yang hanya mengganjar Jandry Pitoy dengan kartu kuning. Padahal, mantan kiper Persipura itu melanggar Beto Goncalves yang telah sendirian menguasai bola di luar kotak penalti.
Usai gol perdana tercipta, praktis anak-anak Mutiara Hitam menguasai jalannya pertandingan.
Dua gol tambahan tercipta melalui kaki Ian Louis Kabes memanfaatkan umpan Boaz pada menit ke-38, serta tendangan penjuru spektakuler Titus Bonai yang langsung menembus gawang Persib pada menit ke-43.
Hingga babak pertama usai, skor sementara 3-0 untuk keunggulan Persipura, tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Persib Bandung melakukan perubahan strategi dengan menarik Jajang Sukmara dan digantikan Budiawan.
Permainan terbuka benar-benar diperagakan kedua tim. Pada menit ke-53, aksi solo Beto Goncalves melewati hadangan tiga pemain Persib, namun sepakan kerasnya masih mampu ditepis dengan baik oleh Pitoy.
Titus Bonai kembali membuat seisi Stadion Mandala Jayapura bergemuruh pada menit ke-56. Lewat golnya melalui tendangan keras yang memanfaatkan sodoran Beto Gonzalves tak mampu dihadang Jandri Pitoy.
Persib kembali merespons lewat aksi Ilham Jayakesuma pada menit ke-62, namun masih belum mampu menerobos kokohnya pertahanan Persipura Jayapura.
Meski permainan terbuka dan saling serang diperagakan kedua tim, tak ada lagi gol yang tercipta hingga peluit akhir dibunyikan.
Pelatih Persib Bandung, Drago Mamic mengakui bahwa timnya kesulitan menghadapi permainan cepat Persipura.
"Kami memang kalah. Persipura membuktikan diri sebagai tim terbaik di Indonesia. Mereka layak menang," kata Drago yang juga menyesalkan kepemimpinan wasit Ole Hadi.
Sementara Pelatih Persipura, Jaksen F Tiago, mengaku puas dengan kinerja anak asuhnya.
"Ini hasil yang patut kami syukuri," kata Jaksen yang juga sepakat dengan Drago Mamic soal kepemimpinan wasit. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:51Unggahan Viral Buka Jalan Pengungkapan Kasus Anak di Sukabumi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:30Top 3: Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:17
Kasus Badal Haji Fiktif Terbongkar, Mukimin Ditahan Saudi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:04Kubu Nadiem: Replik Jaksa Tak Sejalan dengan Dakwaan
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:53Kisah Pilu Naura, Remaja Lampung yang Terlantar di Pati
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:38Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong Akui Punya Niat Datangkan Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Ragnar Oratmangoen ke Persija
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7589352/original/039823000_1780371556-IMG_2661.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)
