
Bola.net - Persipura Jayapura berhasil mengalahkan tamunya Persiram Raja Ampat dengan skor 3-1 dalam laga derby Papua Stadion Mandala Jayapura, Selasa petang.
Jalannya pertandingan yang dipimpin wasit Maubary Ichsan berasal dari Jakarta dan disaksikan ribuan pendukung kedua tim, berlangsung saling serang dengan tempo tinggi.
Persipura memang terlihat menguasai jalannya permainan, sementara tim tamu lebih memilih bertahan dan kemudian melakukan serangan balik.
Dengan trio pemain depannya, Boaz solossa, Beto Goncalves, dan Titus Bonay yang kembali tampil, Persipura berusaha mengejar gol cepat guna mengamankan poin penuh.
Namun, pada menit ke-5, Persipura justru dibuat kaget dengan serangan balik cepat dari Okto Maniani yang berhasil melewati Ricardo Salampessy. Tetapi, beruntung bola umpannya tak mampu dikonversi jadi gol oleh rekannya.
Saling jual beli serangan terus ditampilkan kedua tim setelah itu. Beberapa peluang gol berhasil dibuat kedua tim Papua itu, hanya saja penyelesaian akhir yang belum optimal membuat belum tercipta gol.
Untuk menambah daya gedor timnya, pelatih Persiram Bambang Nurdiansyah memasukkan saudara Boaz Solossa, yakni Nehemia Solossa menggantikan Jhon pada menit ke-40.
Permainan cepat dan keras ala tim Papua terus diperagakan, akhirnya berawal dari tekel kerasnya pada Titus Bonay, membuat wasit mengeluarkan kartu merah untuk pemain Persiram, Steven Hendambo pada menit ke-44.
Baru satu menit pemain tersebut dikeluarkan, Boaz Solossa akhirnya membuat gol keunggulan sementara timnya, berkat umpan akurat Tinus Pae. Skor unggul untuk Persipura itu bertahan hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pergantian pemain langsung dilakukan pelatih kedua tim. Persipura menarik ke luar sang kapten Boaz Solossa dan memasukkan Imanuel Padwa, sementara Persiram menarik keluar Frans dan menggantikannya dengan Didi Patoy.
Saling serang terus diperagakan kedua tim, Persipura yang ingin meraih poin penuh terus menekan pertahanan Persiram. Berkali-kali peluang gol Beto Goncalves, Tinus Pae, dan Ian Kabes belum membuahkan hasil.
Sebaliknya, tim berjuluk "Dewa Laut" seakan tak mau kalah dan terus bermain terbuka.
Pendukung Persipura justru dibuat tersentak menit ke-59, saat eksekusi penalti Oktovianus Maniani berhasil memperdayai kiper Yoo Jae Hoon dan berhasil menyamakan kedudukan.
Penalti untuk Persiram diberikan wasit karena menganggap pemain belakang Persipura, Bio Paulin Pierre melanggar Okto Maniani.
Beberapa menit usai gol tercipta, Jaksen Tiago kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Lukas Mandowen dan menarik Titus Bonay, guna menambah variasi serangan timnya.
Tak ingin malu di depan pendukungnya dan mengejar target poin penuh, Persipura semakin spartan menekan.
Gol untuk Persipura akhirnya tercipta pada menit ke-71, melalui sundulan penyerang berasal dari Brazil, Alberto Beto Goncalves, menyambut umpan tendangan bebas Gerald Pangkali.
Sesudah unggul itu tak membuat pemain Mutiara Hitam mengendorkan serangannya, sementara Persiram yang terus tertekan seakan hanya mengimbangi permainan tuan rumah.
Pendukung Persipura kembali bersorak pada menit ke-88, saat umpan matang Beto Gonzalves berhasil dimaksimalkan menjadi gol oleh Ian Louis Kabes, yang sekaligus menjadi gol penutup laga derby Papua itu.
Pelatih Persiram Raja Ampat Bambang Nurdiansyah usai laga itu mengakui timnya kalah kelas dari Persipura.
Meski demikian ia menyatakan bangga dengan penampilan anak asuhnya.
"Persipura tim hebat, mereka pantas menang. Tapi anak-anak hari ini menunjukkan grafik permainan yang semakin meningkat," ujarnya.
Pelatih Persipura Jaksen Tiago mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih timnya.
"Target terpenuhi, hanya saja pola permainan masih perlu banyak evaluasi," katanya. (ant/end)
Jalannya pertandingan yang dipimpin wasit Maubary Ichsan berasal dari Jakarta dan disaksikan ribuan pendukung kedua tim, berlangsung saling serang dengan tempo tinggi.
Persipura memang terlihat menguasai jalannya permainan, sementara tim tamu lebih memilih bertahan dan kemudian melakukan serangan balik.
Dengan trio pemain depannya, Boaz solossa, Beto Goncalves, dan Titus Bonay yang kembali tampil, Persipura berusaha mengejar gol cepat guna mengamankan poin penuh.
Namun, pada menit ke-5, Persipura justru dibuat kaget dengan serangan balik cepat dari Okto Maniani yang berhasil melewati Ricardo Salampessy. Tetapi, beruntung bola umpannya tak mampu dikonversi jadi gol oleh rekannya.
Saling jual beli serangan terus ditampilkan kedua tim setelah itu. Beberapa peluang gol berhasil dibuat kedua tim Papua itu, hanya saja penyelesaian akhir yang belum optimal membuat belum tercipta gol.
Untuk menambah daya gedor timnya, pelatih Persiram Bambang Nurdiansyah memasukkan saudara Boaz Solossa, yakni Nehemia Solossa menggantikan Jhon pada menit ke-40.
Permainan cepat dan keras ala tim Papua terus diperagakan, akhirnya berawal dari tekel kerasnya pada Titus Bonay, membuat wasit mengeluarkan kartu merah untuk pemain Persiram, Steven Hendambo pada menit ke-44.
Baru satu menit pemain tersebut dikeluarkan, Boaz Solossa akhirnya membuat gol keunggulan sementara timnya, berkat umpan akurat Tinus Pae. Skor unggul untuk Persipura itu bertahan hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pergantian pemain langsung dilakukan pelatih kedua tim. Persipura menarik ke luar sang kapten Boaz Solossa dan memasukkan Imanuel Padwa, sementara Persiram menarik keluar Frans dan menggantikannya dengan Didi Patoy.
Saling serang terus diperagakan kedua tim, Persipura yang ingin meraih poin penuh terus menekan pertahanan Persiram. Berkali-kali peluang gol Beto Goncalves, Tinus Pae, dan Ian Kabes belum membuahkan hasil.
Sebaliknya, tim berjuluk "Dewa Laut" seakan tak mau kalah dan terus bermain terbuka.
Pendukung Persipura justru dibuat tersentak menit ke-59, saat eksekusi penalti Oktovianus Maniani berhasil memperdayai kiper Yoo Jae Hoon dan berhasil menyamakan kedudukan.
Penalti untuk Persiram diberikan wasit karena menganggap pemain belakang Persipura, Bio Paulin Pierre melanggar Okto Maniani.
Beberapa menit usai gol tercipta, Jaksen Tiago kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Lukas Mandowen dan menarik Titus Bonay, guna menambah variasi serangan timnya.
Tak ingin malu di depan pendukungnya dan mengejar target poin penuh, Persipura semakin spartan menekan.
Gol untuk Persipura akhirnya tercipta pada menit ke-71, melalui sundulan penyerang berasal dari Brazil, Alberto Beto Goncalves, menyambut umpan tendangan bebas Gerald Pangkali.
Sesudah unggul itu tak membuat pemain Mutiara Hitam mengendorkan serangannya, sementara Persiram yang terus tertekan seakan hanya mengimbangi permainan tuan rumah.
Pendukung Persipura kembali bersorak pada menit ke-88, saat umpan matang Beto Gonzalves berhasil dimaksimalkan menjadi gol oleh Ian Louis Kabes, yang sekaligus menjadi gol penutup laga derby Papua itu.
Pelatih Persiram Raja Ampat Bambang Nurdiansyah usai laga itu mengakui timnya kalah kelas dari Persipura.
Meski demikian ia menyatakan bangga dengan penampilan anak asuhnya.
"Persipura tim hebat, mereka pantas menang. Tapi anak-anak hari ini menunjukkan grafik permainan yang semakin meningkat," ujarnya.
Pelatih Persipura Jaksen Tiago mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih timnya.
"Target terpenuhi, hanya saja pola permainan masih perlu banyak evaluasi," katanya. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 14 Agustus 2026 09:15Bagaimana Evaluasi Ruben Amorim Pengaruhi Aktivitas Transfer AC Milan
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 09:15Jeremy Doku Resmi Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2031
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 08:45Dari Juara Premier League ke League One, Leicester City Kini Dijual
-
Liga Spanyol 14 Agustus 2026 08:26Karim Adeyemi dan Titik Balik Kariernya di Barcelona
-
Liga Spanyol 14 Agustus 2026 07:365 Pilihan! Real Madrid Kini Punya Kedalaman Luar Biasa untuk Posisi Sayap Kanan
BERITA LAINNYA
-
indonesia 13 Agustus 2026 22:12Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
-
indonesia 13 Agustus 2026 21:27Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 08:57Mobil Maung Prabowo dan Gibran Tampil Beda di Sidang Tahunan MPR
-
Liputan6 14 Agustus 2026 08:43Jelang Pidato Prabowo, Target Ekonomi 8 Persen Disorot
-
Liputan6 14 Agustus 2026 07:20Live Streaming Pidato Kenegaraan Prabowo, Ini Linknya
-
Liputan6 14 Agustus 2026 07:05Pidato Kenegaraan Prabowo, Arus Lalu Lintas di Senayan Dialihkan
-
Liputan6 14 Agustus 2026 06:30Sidang Tahunan MPR Disebut Akan Lebih Khidmat
MOST VIEWED
Kentalnya Nuansa Persija di Garudayaksa FC: 4 Eks Macan Kemayoran Merapat ke Klub Promosi
Jadwal Pekan 1 Super League 2026/2027: Arema FC Buka Musim, Persib Tantang PSM Makassar
Bali United FC vs Sabah FC: Link Live Streaming dan Siaran Langsung, Kick-off 19.00 WIB
Dominasi Pelatih Asal Portugal di Super League 2026/2027
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323735/original/074194600_1786672576-6b8dec89-7c5e-4139-b37c-6275219a66dd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6376198/original/039345400_1779251396-DPR_Prabowo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323713/original/035339400_1786665985-Jepretan_Layar_2025-08-14_pukul_07.03.31.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6403103/original/019882400_1779276616-WhatsApp_Image_2026-05-20_at_18.02.03__1_.jpeg)

