Nurdin: Mantan Napi Bisa Jadi Ketum PSSI

Nurdin: Mantan Napi Bisa Jadi Ketum PSSI
Nurdin Halid (c) BOLA-esa
- Nurdin Halid memang kukuh mempertahankan posisinya sebagai ketua umum . Itu ia buktikan dengan terus melemparkan bantahan terkait penolakan dirinya untuk terus menjabat.

Bahkan, pertarungan 'urat syaraf' soal aturan PSSI sebagai induk organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia dan statuta (induk organisasi sepak bola dunia) yang mengatur tata cara pemilihan ketua umum PSSI yang kian panas seakan menjadi angin lalu.

Menpora yang meributkan status Ketua Umum PSSI Nurdin Halid notabene bekas narapidana (napi), sebaliknya Nurdin berargumen bahwa syarat menjadi Ketum PSSI berdasar aturan FIFA bukan pernah dipenjara tetapi sedang dipenjara (pidana).

"Syarat menjadi Ketum PSSI menurut aturan FIFA, bukan pernah dipenjara, tetapi sedang dalam penjara," kata Nurdin Halid dalam rapat dengan dengan komisi X DPR RI di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (1/3).

Anggota Komisi Olahraga DPR dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh, menuding Nurdin pandai berkelit.

"Salah satu poin surat Menpora kepada FIFA, mengatakan bahwa syarat menjadi ketua umum PSSI ialah kandidat tersebut tidak pernah dipenjara, tetapi Nurdin mengatakan bukan tidak pernah dipenjara tetapi sedang dalam penjara."

"Kami dari Komisi X akan meminta pemerintah agar mendapatkan konfirmasi kepada FIFA, seperti apa aturan yang sebenarnya," kata Putri Indonesia tahun 2001 itu.

Anggota Komisi X lainnya, Dedi Gumelar atau Miing, menyayangkan sikap Nurdin Halid yang seakan-akan menegaskan bahwa PSSI tidak bisa ditembus oleh undang-undang.

"Tentu yang terkesan bahwa PSSI solid. Rapat ini untuk mengingatkan PSSI bahwa organisasi ini merupakan organisasi di Indonesia yang dibiayai . Jadi harus kembali ke rel yang sebenarnya," ujar mantan komedian tersebut.  (bola/esa/dra)

Berita Terkait