Jejak Karier Shin Tae-yong, Pelatih Baru Persija Jakarta: Bikin Geger Piala Dunia 2018 hingga Gacor di Timnas Indonesia

Bola.net - Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi dipercaya menangani Persija Jakarta dalam mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Meski demikian, kapasitas pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut di level klub masih menjadi tanda tanya karena belum banyak mendapatkan pembuktian.
Dalam beberapa waktu terakhir, nama Shin Tae-yong memang santer dikaitkan dengan kursi pelatih Persija Jakarta untuk musim yang akan datang. Ia disebut-sebut sebagai sosok yang akan memimpin Macan Kemayoran setelah klub ibu kota itu memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza.
Tentu saja, hadirnya Shin Tae-yong bakal mendapatkan sorotan menarik dari banyak pihak. Sebab, dia sebelumnya telah meninggalkan kesan yang cukup positif bagi para penggemar Timnas Indonesia meskipun akhirnya dilengserkan PSSI.
Lantas, bagaimana sebetulnya rekam jejak Shin Tae-yong sepanjang karier kepelatihannya sebelum dirumorkan mengasuh Persija Jakarta pada kompetisi musim 2026/2027? Berikut Bola.net menyajikan ulasannya.
Karier Kepelatihan STY

Shin Tae-yong tercatat mengawali kariernya sebagai pelatih saat ditunjuk menjadi asisten pelatih klub Australia, Queensland Roar, pada Juli 2005. Di sana, dia bertugas selama tiga tahun saat membantu dua pelatih yang berbeda, Miron Bleiberg dan Frank Farina.
Setelah itu, STY mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai pelatih kepala saat ditunjuk menukangi Seongnam Ilhwa Chunma pada 2008. Awalnya, dia hanya menjadi caretaker, lalu ditetapkan sebagai pelatih definitif pada 2010.
Tak butuh waktu lama bagi Shin Tae-yong untuk mempersembahkan prestasi bagi klub yang membesarkan namanya saat masih menjadi pemain itu. Sebab, semusim kemudian, dia membawa Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.
Catatan ini menjadi sejarah tersendiri, karena STY menjadi orang pertama yang berhasil menjuarai Liga Champions Asia sebagai pemain dan pelatih. Pekerjaannya pun akhirnya berakhir pada 2012 dan sempat menganggur dua tahun.
Mulai Berkiprah di Timnas

Pekerjaan berikutnya yang dijalankan Shin Tae-yong ialah sebagai pelatih di level tim nasional. Pada mulanya, dia ditunjuk untuk menjadi asisten pelatih Timnas Korea Selatan di bawah komando Hong Myung-bo pada 2014.
Tugasnya di sana berjalan beberapa bulan, hingga akhirnya dipercaya menjadi caretaker pelatih kepala Timnas Korea Selatan pada Agustus 2014, kemudian bertugas kembali menjadi asisten di bawah asuhan juru taktik asal Jerman, Uli Stielike.
Di periode ini, STY juga mendapatkan tugas menjadi pelatih kepala Timnas Korea Selatan U-23 (2015-2016), Korea Selatan U-17 (2016-2017), hingga akhirnya jadi pelatih kepala Timnas senior pada 2017-2018.
Selama menjadi pelatih Timnas Korsel, STY setidaknya telah mempersembahkan prestasi berupa runner-up Piala Asia U-23 2016, gelar juara Piala EAFF 2017, hingga membawa Taeguk Warriors tampil di Piala Dunia 2018.
Sensasi terbesar STY bisa dibilang adalah ketika sukses membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2018.
Hasil tersebut memang belum mampu membawa Korea Selatan lolos ke 16 besar, tetapi pasukan STY sukses membuat Jerman kala itu yang berstatus juara bertahan tersingkir di penyisihan grup.
Bersama Timnas Indonesia

Setelah hampir satu setengah tahun menganggur sejak meninggalkan Timnas Korsel, STY akhirnya memulai pekerjaan baru sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2020. Kali ini, dia juga bertugas mengasuh Timnas U-20 dan U-23.
Bisa dibilang, ini adalah masa kerja terlama Shin Tae-yong. Sebab, dia bisa bertugas hingga Januari 2025. Artinya, STY sudah bertugas selama lima tahun bersama Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
Pencapaian yang diraih dalam periode ini ialah membawa Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2020. Setelah itu, dia meraih medali perunggu SEA Games 2021, hingga runner-up Piala AFF U-23 2023.
Selama periode ini, dia mampu membawa banyak kejutan, termasuk mengantarkan Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023, melaju hingga semifinal Piala Asia U-23 2024, dan lolos ke babak putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pencapaian Terakhir
Setelah pulang ke Negeri Ginseng, Shin Tae-yong sempat mendapatkan pekerjaan baru sebagai pelatih Ulsan HD. Sayangnya, masa kerjanya bersama klub kasta tertinggi Korea Selatan itu tidak berlangsung lama.
Dia hanya bisa melewati 10 pertandingan saja di berbagai ajang. Rekornya juga tak bagus-bagus amat. Sebab, STY hanya bisa meraih dua kemenangan. Empat laga lainnya berujung seri, sedangkan empat sisanya kalah.
Bisa dibilang, rekor STY sebagai pelatih klub memang belum banyak teruji. Satu-satunya kesuksesan yang bisa diingat ialah pencapaiannya bersama Seongnam Ilhwa. Sisanya, dia tak bisa mengukir prestasi yang mentereng sebagai pelatih klub.
Disadur dari Bola.com (Radifa Arsa, Wiwig Prayugi) 8 Juni 2026
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 8 Juni 2026 17:00Prediksi Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 8 Juni 2026 13:26Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
SOROT
-
Liputan6 8 Juni 2026 17:05KPK OTT di Muara Enim, Bupati Edison Ditangkap
-
Liputan6 8 Juni 2026 17:00Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Duta Besar Negara Sahabat
-
Liputan6 8 Juni 2026 16:47Said Iqbal Dilantik jadi Penasihat Prabowo
-
Liputan6 8 Juni 2026 16:45Profil Nanik S Deyang: Dari Wartawan jadi Kepala BGN
-
Liputan6 8 Juni 2026 16:42Prabowo Lantik 3 Pimpinan Badan Gizi Nasional Baru
-
Liputan6 8 Juni 2026 16:30Di Balik Keputusan Said Iqbal Masuk Lingkaran Pemerintahan
MOST VIEWED
Hasil Undian ASEAN Club CHampionship: Persib Masuk Grup Neraka, Ada JDT yang Menanti!
Persija Bersih-Bersih 7 Pemain Asing, Presiden Prapanca Tebar Janji Bangun Tim Lebih Kuat
Adam Alis Tantang Cristiano Ronaldo, Bintang Persib Masuk Nominasi Bergengsi AFC Champions League Two
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068366/original/095603300_1780913134-Bupati_Muara_Enim_Edison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8067842/original/055627600_1780912577-Prabowo_Surat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8067228/original/000373400_1780911910-Nanik_Pelantikan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443326/original/052640100_1765680169-Wakil_Kepala_BGN.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8066351/original/088637400_1780911068-Pelantikan_BGN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8066306/original/008322700_1780910948-Said_Iqbal.jpg)
