Pengurus Baru Yayasan Arema

Pengurus Baru Yayasan Arema
Liga Super Indonesia
- Nicholas, Satrija Budi Wibawa, dan Christian mengundurkan diri dari jabatan ketua, sekretaris, dan bendahara Yayasan Arema Malang. Satria Budi Wibawa mengakui, dirinya bersama dua rekannya itu sudah mengajukan surat pengunduran diri dari pengurus inti yayasan.

Permohonannya itu langsung disetujui oleh pihak yayasan. Kemudian yayasan mengganti mereka dengan orang-orang baru dari luar PT. Bentoel Prima, perusahaan yang selama ini menjadi pengelola tim berjuluk Singo Edan itu.

Komposisi pengurus Yayasan Arema yang baru, lanjut dia, sudah ditentukan oleh yayasan, yakni ketua diserahkan kepada mantan Sekkota Malang M. Nur, bendahara dipercayakan kepada Wakil Bupati Malang Rendra Kresna, dan Mujiono Mujito (pengusaha real estate) sebagai sekretaris.

Ia menjelaskan, untuk jabatan pembina yayasan tetap dipegang oleh Darjoto Setiawan, sementara pengawas diserahkan kepada Bambang Winarso (pengusaha).

Satria yang juga pernah didapuk sebagai Manajer Arema itu mengakui dirinya dan kedua pengurus inti yayasan lainnya akan kembali lagi ke habitatnya di perusahaan itu.

"Pengelolaan Arema dipercayakan pada pihak ketiga yang lebih profesional dan mumpuni," ujarnya.

Ia berharap pengurus Yayasan Arema yang baru tersebut tetap melanjutkan koordinasi dan konsultasi secara intensif dengan pengurus Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) terkait keberadaan Arema di Liga Super Indonesia (LSI).

Menyinggung anggaran yang dibutuhkan Arema selama mengarungi kompetisi 2009/2010, Satria mengatakan, tetap mendapatkan dana sponsor dari PT Bentoel sebesar Rp 7,5 miliar, dan dana partisipasi masyarakat dalam bentuk dukungan menonton dengan membeli tiket.

Berdasarkan perhitungannya, dengan dana awal sebesar Rp 7,5 miliar dan dana partisipasi masyarakat (Aremania) dalam bentuk penjualan tiket yang ditargetkan antara Rp 5 miliar dan Rp 6 miliar itu, masih mencukupi.

"Apalagi untuk kostum Arema, baik untuk pertandingan "away" maupun "home" sudah ditangani oleh pihak sponsor, yakni PT Mitra Adi Perkasa," ujarnya.

Dengan dukungan semua pihak dan di tangan pengurus yayasan yang baru dan profesional, dia yakin Arema mampu berprestasi lebih baik lagi dan akan tetap eksis dalam kompetisi-kompetisi tahun berikutnya. (kpl/zul)

Berita Terkait