Petisi Bandung 5 Tuntut Adanya Revolusi PSSI

Petisi Bandung 5 Tuntut Adanya Revolusi PSSI
PSSI
- Masyarakat Peduli Sepak Bola Jawa Barat berunjuk rasa dan menyampaikan "Petisi Bandung 5" menuntut revolusi total PSSI.

Dalam unjuk rasa yang dimulai pada Kamis, pukul 11.00 WIB di Kantor Pengda PSSI Jawa Barat itu, mereka menuntut penurunan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI serta menuntut perbaikan dan revolusi di tubuh PSSI.

Dalam kesempatan itu, Masyarakat Peduli Sepak Bola Jabar itu menyampaikan lima butir petisi, yakni menolak Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie dalam pencalonan Ketua Umum PSSI.

Massa mendukung boikot Kongres PSSI 26 Maret 2011, revolusi total PSSI untuk bersifat independen, bebas politisasi, mengusut mafia wasit, korupsi serta mendukung audit PSSI oleh lembaga terpercaya dan profesional.

Petisi itu juga mendukung pemerintah dan KONI Pusat untuk segera mengambil langkah konkret dalam menyelamatkan persepakbolaan nasional serta menyerukan boikot seluruh kegiatan PSSI di seluruh wilayah Jabar.

"Aksi ini merupakan keprihatinan kami terhadap perkembangan sepak bola di bawah pengelolaan PSSI, kepemimpinan saat ini tidak konsisten dan tidak mengedepankan asas rasionalitas," kata Indra, salah seorang koordinator lapangan aksi itu.

Para pengunjuk rasa membentangkan poster yang isinya tuntutan revolusi PSSI dan turunnya Nurdin Halid.

Aksi yang diikuti sekitar seratus orang yang berasal dari suporter sepak bola dan masyarakat itu menyerukan yel-yel "Turun Nurdin ...Turun Nurdin", "Revolusi PSSI harga mati".

Para peserta mengenakan pita hitam sebagai tanda perlawanan terhadap rezim yang berkuasa di PSSI saat ini dan tanda berkabung matinya kejujuran dan keadilan di tubuh persepakbolaan nasional.

Forum Masyarakat Peduli Sepak Bola Jabar itu memasang "Petisi Bandung 5" yang ditulis dalam poster ukuran besar di atas kain warna merah.

Aksi suporter sepak bola itu merupakan kelanjutan dari aksi sehari sebelumnya yang digelar sejumlah bobotoh di Kebun Binatang Kota Bandung dengan tuntutan sama yakni revolusi PSSI. (ant/cax)

Berita Terkait