
Bola.net - PSM Makassar mulai gerah dengan masalah gaji yang tidak kunjung selesai sampai saat ini.
Kesabaran mereka mulai habis karena belum juga menerima gaji bulan April. Selain itu, bonus dan uang sepatu yang sudah dijanjikan pun tidak terealisasi.
Kapten PSM, Andi Oddang, mendesak agar konsorsium dan manajemen memenuhi hak pemain. Karena dia dan rekan-rekannya sudah berbuat yang terbaik bagi tim dengan membawa PSM ke papan atas IPL.
"Masalah mogok latihan, sudah disepakati semua teman-teman dalam surat pernyataan sebelum melawan Persebaya. Jadi, tidak perlu saya tanggapi lagi," ujar Oddang.
Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengakui bahwa ada pernyataan kolektif pemain yang memutuskan mogok bertanding dan latihan. Menurutnya, itu merupakan kesepakatan yang dibuat pemain dan pelatih tidak bisa berbuat apa-apa.
"Kalau konsorsium tidak juga membayar gaji dan bonus pemain sampai Selasa (01/5), maka pemain melakukan aksi mogok bertanding dan latihan. Laga melawan Persiba Bantul pun terancam batal," ungkap Wina.
Jika ancaman pemain terealisasi, maka inilah untuk pertama kalinya sepanjang PSM mengikuti kompetisi profesional melakukan aksi mogok bertanding. Biasanya hanya aksi mogok latihan jika gaji dan bonus mereka tidak dibayarkan.
Sementara itu, CEO PSM, Rully Habibie, berharap para pemain tidak melakukan aksi mogok latihan lebih lama lagi. Terlebih jika harus memutuskan mogok bertanding saat menantang Persiba Bantul, Sabtu (05/5) mendatang.
Rully mengaku sedang berjuang di Jakarta untuk segera mendapatkan uang sehingga gaji pemain bisa langsung dibayarkan.
"Saya meminta janganlah sampai harus mogok bertanding segala. Ini tanggung jawab saya dan diupayakan dibayarkan," kata Rully. (nda/end)
Kesabaran mereka mulai habis karena belum juga menerima gaji bulan April. Selain itu, bonus dan uang sepatu yang sudah dijanjikan pun tidak terealisasi.
Kapten PSM, Andi Oddang, mendesak agar konsorsium dan manajemen memenuhi hak pemain. Karena dia dan rekan-rekannya sudah berbuat yang terbaik bagi tim dengan membawa PSM ke papan atas IPL.
"Masalah mogok latihan, sudah disepakati semua teman-teman dalam surat pernyataan sebelum melawan Persebaya. Jadi, tidak perlu saya tanggapi lagi," ujar Oddang.
Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengakui bahwa ada pernyataan kolektif pemain yang memutuskan mogok bertanding dan latihan. Menurutnya, itu merupakan kesepakatan yang dibuat pemain dan pelatih tidak bisa berbuat apa-apa.
"Kalau konsorsium tidak juga membayar gaji dan bonus pemain sampai Selasa (01/5), maka pemain melakukan aksi mogok bertanding dan latihan. Laga melawan Persiba Bantul pun terancam batal," ungkap Wina.
Jika ancaman pemain terealisasi, maka inilah untuk pertama kalinya sepanjang PSM mengikuti kompetisi profesional melakukan aksi mogok bertanding. Biasanya hanya aksi mogok latihan jika gaji dan bonus mereka tidak dibayarkan.
Sementara itu, CEO PSM, Rully Habibie, berharap para pemain tidak melakukan aksi mogok latihan lebih lama lagi. Terlebih jika harus memutuskan mogok bertanding saat menantang Persiba Bantul, Sabtu (05/5) mendatang.
Rully mengaku sedang berjuang di Jakarta untuk segera mendapatkan uang sehingga gaji pemain bisa langsung dibayarkan.
"Saya meminta janganlah sampai harus mogok bertanding segala. Ini tanggung jawab saya dan diupayakan dibayarkan," kata Rully. (nda/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 08:41Office Boy pada Pusaran Kasus Korupsi Silmy Karim Cs dan Muara Enim
-
Liputan6 10 Juni 2026 08:04Fee Proyek yang Banyak Menjerat Kepala Daerah
-
Liputan6 10 Juni 2026 07:56Wamenlu: Penyerahan Surat Kepercayaan Dubes Tradisi Diplomatik
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:51Unggahan Viral Buka Jalan Pengungkapan Kasus Anak di Sukabumi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:30Top 3: Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong Akui Punya Niat Datangkan Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Ragnar Oratmangoen ke Persija
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8069662/original/009527200_1780914673-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147298/original/058961000_1781000251-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8194599/original/076894700_1781052604-Presiden_Prabowo_Terima_Surat_Kepercayaan_dari_9_Duta_Besar_Negara_Sahabat1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
