
Bola.net - Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi Saleh Mukadar menegaskan bahwa PSSI tidak akan memberikan toleransi kepada klub-klub amatir Divisi Satu dan Dua jika menyeberang mengikuti kompetisi tidak resmi.
"PSSI akan menindak tegas mereka bila benar-benar akan mengikuti kompetisi tidak resmi," kata Saleh.
Dia mengatakan PSSI akan menindak tegas klub tersebut dengan menjatuhkan hukuman yang sangat berat yakni degradasi ke divisi di bawahnya.
Menurut Saleh, dirinya sudah mendengar adanya pihak-pihak tertentu yang sudah merayu klub-klub Divisi Satu maupun Dua untuk mengikuti kompetisi yang mereka gelar. Hanya saja kompetisi tersebut tidak resmi.
"Saya ingin klub-klub lebih pintar melihat hal ini. Artinya mereka tidak serta merta mengikuti keinginan oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut hanya karena ditawari dengan iming-iming yang menggiurkan," katanya.
Apalagi, kata Saleh, sejauh ini PSSI sudah sangat baik terhadap klub-klub tersebut selain sudah memberikan dana talangan, PSSI juga mengambil alih pembayaran kepada wasit-wasit.
"Ini hendaknya bisa dijadikan pegangan buat mereka. Bahwa PSSI sekarang sudah sangat respek terhadap klub-klub Indonesia," katanya.
Soal ajakan oknum dan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab itu, Saleh meminta agar mereka menghentikan rayuannya.
"Dengan adanya ISL dan Divisi Utama saja sudah sangat merusak sepak bola, apalagi ditambahkan dengan kompetisi lainnya," kata Saleh yang menambahkan PSSI rencananya dalam waktu dekat akan membuka kompetisi level Divisi Dua PSSI.
Khusus untuk liga amatir, PSSI telah menggelontorkan dana sebesar Rp 11 miliar untuk menggulirkan kompetisi amatir selama satu musim. Dana tersebut akan digunakan untuk membayar wasit dan perangkat pertandingan.
"Tekad kami bulat. Untuk perangkat pertandingan, seperti wasit, itu tidak dibiayai klub karena itu yang bikin rusak sepak bola kita. Kalau wasit dibayar klub, dia akan memenangkan klub yang bayar," katanya. (ant/end)
"PSSI akan menindak tegas mereka bila benar-benar akan mengikuti kompetisi tidak resmi," kata Saleh.
Dia mengatakan PSSI akan menindak tegas klub tersebut dengan menjatuhkan hukuman yang sangat berat yakni degradasi ke divisi di bawahnya.
Menurut Saleh, dirinya sudah mendengar adanya pihak-pihak tertentu yang sudah merayu klub-klub Divisi Satu maupun Dua untuk mengikuti kompetisi yang mereka gelar. Hanya saja kompetisi tersebut tidak resmi.
"Saya ingin klub-klub lebih pintar melihat hal ini. Artinya mereka tidak serta merta mengikuti keinginan oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut hanya karena ditawari dengan iming-iming yang menggiurkan," katanya.
Apalagi, kata Saleh, sejauh ini PSSI sudah sangat baik terhadap klub-klub tersebut selain sudah memberikan dana talangan, PSSI juga mengambil alih pembayaran kepada wasit-wasit.
"Ini hendaknya bisa dijadikan pegangan buat mereka. Bahwa PSSI sekarang sudah sangat respek terhadap klub-klub Indonesia," katanya.
Soal ajakan oknum dan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab itu, Saleh meminta agar mereka menghentikan rayuannya.
"Dengan adanya ISL dan Divisi Utama saja sudah sangat merusak sepak bola, apalagi ditambahkan dengan kompetisi lainnya," kata Saleh yang menambahkan PSSI rencananya dalam waktu dekat akan membuka kompetisi level Divisi Dua PSSI.
Khusus untuk liga amatir, PSSI telah menggelontorkan dana sebesar Rp 11 miliar untuk menggulirkan kompetisi amatir selama satu musim. Dana tersebut akan digunakan untuk membayar wasit dan perangkat pertandingan.
"Tekad kami bulat. Untuk perangkat pertandingan, seperti wasit, itu tidak dibiayai klub karena itu yang bikin rusak sepak bola kita. Kalau wasit dibayar klub, dia akan memenangkan klub yang bayar," katanya. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
-
Liputan6 7 Juni 2026 14:30
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)
