Pukul Wasit, Inkyun Oh Diskors Satu Tahun
01-06-2012 22:26
| I Gede Sukadana Pratama
Inkyun Oh dihukum satu tahun larangan tampil di Indonesia © ant
Bola.net - Komdis PSSI versi La Nyalla Mattalitti akhirnya mengambil keputusan terkait kericuhan yang terjadi pada laga PSMS Medan melawan Persela Lamongan pada 23 Mei 2012 lalu.
Persela mendapatkan hukuman paling berat, tercatat ada 5 pemain yang mendapatkan hukuman dari Komdis. Inkyun Oh, Park Chul Yung, Aris Alfiansyah, I Gede Sukadana dan Ali Barkah.
In Kyun Oh menerima sanksi terberat. Mantan pemain PSMS ini dihukum larangan bermain satu tahun setelah terbukti melakukan penyerangan terhadap wasit Suharto pasca peluit panjang dibunyikan. Sementara Park Chul Yung dan Aris Alfiansyah dilarang tampil tiga partai. Sementara I Gede Sukadana dan Ali Barkah hanya satu laga.
In Kyun sendiri tak menampik bahwa dirinya telah melakukan kesalahan dengan memukul wasit. Namun dirinya heran mengapa dirinya dan Persela saja yang dihukum, padahal tim lain juga melakukan hal yang sama.
"Saya akui saya salah telah memukul wasit. Tapi kenapa ini justru terjadi kepada saya dan Persela. Saya pikir tim lain juga ada yang melakukan tindakan yang sama. Tapi mereka justru tidak mendapatkan sanksi seperti kami,” jelasnya.
“Apa yang bisa saya lakukan sekarang, tidak ada pilihan. Saya hanya menanti pernyataan dan langkah dari Persela,” lanjutnya.
Sementara itu, tuan rumah PSMS Medan hanya mendapatkan teguran keras dari Komdis PSSI terkait kericuhan yang terjadi pada laga yang berakhir 4-3. (bola/dzi)
Persela mendapatkan hukuman paling berat, tercatat ada 5 pemain yang mendapatkan hukuman dari Komdis. Inkyun Oh, Park Chul Yung, Aris Alfiansyah, I Gede Sukadana dan Ali Barkah.
In Kyun Oh menerima sanksi terberat. Mantan pemain PSMS ini dihukum larangan bermain satu tahun setelah terbukti melakukan penyerangan terhadap wasit Suharto pasca peluit panjang dibunyikan. Sementara Park Chul Yung dan Aris Alfiansyah dilarang tampil tiga partai. Sementara I Gede Sukadana dan Ali Barkah hanya satu laga.
In Kyun sendiri tak menampik bahwa dirinya telah melakukan kesalahan dengan memukul wasit. Namun dirinya heran mengapa dirinya dan Persela saja yang dihukum, padahal tim lain juga melakukan hal yang sama.
"Saya akui saya salah telah memukul wasit. Tapi kenapa ini justru terjadi kepada saya dan Persela. Saya pikir tim lain juga ada yang melakukan tindakan yang sama. Tapi mereka justru tidak mendapatkan sanksi seperti kami,” jelasnya.
“Apa yang bisa saya lakukan sekarang, tidak ada pilihan. Saya hanya menanti pernyataan dan langkah dari Persela,” lanjutnya.
Sementara itu, tuan rumah PSMS Medan hanya mendapatkan teguran keras dari Komdis PSSI terkait kericuhan yang terjadi pada laga yang berakhir 4-3. (bola/dzi)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Nazar juga diperiksa KPK untuk Angie
- Beaker: Bayi burung berkepala dua, berparuh tiga
- Kelompok bersenjata di Papua harus diwaspadai
- KPK periksa 2 tersangka kasus PON Riau
- Panglima TNI akui 12 Marinir tak bisa kontrol emosi
- KPK periksa dua tersangka korupsi PON Riau
- Cerita Corby di balik terali besi Kerobokan
- Asuransi dari Sukhoi Company tidak jelas
- Flight Data Recorder Sukhoi ditemukan
- Ketua KNKT: Isi CVR Sukhoi sudah ditranskrip



