Ratusan Boromania Tuntut Revolusi PSSI

Ratusan Boromania Tuntut Revolusi PSSI
Persibo
- Ratusan suporter "Boromania" Persibo Bojonegoro, Jatim, Kamis, menggelar demo di Bojonegoro, setelah demo di Jakarta, dengan tuntutan revolusi PSSI dan mundurnya Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.

"Tuntutan revolusi PSSI dan Nurdin Halid mundur yang juga menjadi tuntutan suporter di Indonesia merupakan harga mati," kata Ketua Harian Boromania Bojonegoro, Jasmo Priyanto, Kamis.

Ia mengatakan, para suporter sepak bola dari berbagai daerah di Indonesia, bergabung menjadi satu dengan nama Asosiasi Sepak Bola Indonesia (ASI), dengan tujuan sama revolusi PSSI dan Nurdin Halid mundur dari PSSI.

"Kami semua sepakat mengawal tuntutan itu hingga berhasil," jelasnya.

Rombongan Boromania yang berangkat ke Jakarta tiga hari dengan mengendarai bus tiba di Bojonegoro, pukul 11.00 WIB. Rombongan bus Boromania tersebut, berhenti di Mess Persibo, selanjutnya ratusan Boromania berjalan kaki menyusuri jalan protokol di wilayah setempat.

Dengan membentangkan spanduk, mereka melakukan orasi sekaligus meneriakkan yel,yel, meminta Nurdin Halid mundur. Di antara tulisan spanduk yang diusung yaitu Revolusi PSSI, PSSI Bangsat, Turunkan Nurdin Halid, Tangkap adili Nurdin korupsi APBD.

Dalam aksinya itu, Boromania mendapatkan pengawalan petugas jajaran Polres Bojonegoro dan mengakibatkan sepanjang jalan yang dilalui macet.

Sementara itu, di sepanjang jalan yang dilalui Jasmo mengacung-acungkan kunci yang dimanfaatkan menggembok Kantor PSSI di Jakarta.

Rombongan Boromania tersebut, berhenti di Stadion Letjen H Soedirman dan selanjutnya membubarkan diri dengan tertib. "Kami akan kembali menggelar demo dengan jumlah lebih besar kalau Nurdin Halid tetap dipaksakan memimpin PSSI," katanya menegaskan. 

[polling]183[/polling] (ant/cax)

Berita Terkait