
Pertandingan berjalan seru sejak menit pertama, Indonesia pun tampil percaya diri dan langsung menggebrak Inter. Namun, di menit ke-6 sebuah tendangan keras Philippe Coutinho berhasil merobek jala Markus.
Gol dari Coutinho tersebut membuat pertandingan menjadi seru, beberapa peluang tercipta bagi kedua tim.
Indonesia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang sangat cantik dicetak oleh Anelka Indonesia, Patrich Wanggai, melalui sebuah tendangan voli yang menyusur tanah tak mampu ditangkap oleh Orlandoni, 1-1 kedudukan sementara.
Inter pun seperti tak ingin kehilangan muka, mereka terus bermain penuh semangat dan membuat Markus Horison jatuh bangun.
Hasilnya, gawang Markus bobol juga, dan lagi-lagi Philippe Coutinho yang berhasil menggedor gawang Markus.
Gol kedua Inter ini pun melalui sebuah kerja sama yang cukup apik antara Jonathan, Diego Milito kemudian diselesaikan oleh Coutinho.
Di menit akhir babak pertama, sebuah penyelamatan penting kembali dilakukan oleh Markus, kali ini tendangan Milito yang berhasil ditepisnya dan membentur mistar gawang Indonesia.
Peluang dari Milito tersebut menjadi penutup di babak pertama ini, Inter berhasil unggul 2-1 dari Indonesia.
Di babak kedua tempo pertandingan tak berubah, baik Indonesia maupun Inter tampil langsung menyerang pertahanan lawannya.
Beberapa peluang sempat tercipta, di medio 10 menit awak babak kedua dimulai.
Sebuah umpan matang Esteban Cambiasso di menit ke-60 berhasil membuat pemain belakang Indonesia lengah, sehingga Giampolo Pazzini bisa lolos dari jebakan offside dan mejebol gawang Markus, keunggulan Inter pun bertambah menjadi 3-1.
Tenaga Indonesia rupanya sedikit berkurang, tak ada lagi akselerasi-akselerasi yang dilakukan oleh para pemain Indonesia yang terkenal dengan kecepatannya.
Dan, kembali terjadi gol yang dicetak oleh Giampaolo Pazzini dan gol tersebut terjadi karena tak rapatnya pertahanan Indonesia, 4-1 untuk keunggulan Inter di menit ke-74.
Hampir saja aksi solo run Titus Bonai dengan melewati beberapa pemain Inter hampir saja memperkecil kekalahan Indonesia, sayang penyelesaian akhirnya tak sempurna, bola tendangan kaki kirinya melayang di atas gawang Castelazzi.
Para pemain Indonesia tampaknya kembali bersemangat, pasalnya dukungan kini mulai diberikan oleh suporter yang memadati GBK. Nyanyian-nyanyian penyemangat melecut gairah skuad Garuda untuk mengejar ketinggalan meski waktu semakin menipis.
Sebuah peluang kembali tercipta bagi Indonesia melalui liukan yang dilakukan oleh Kurniawan Dwi Yulianto, namun tendangan Kurus masih mampu di tepis oleh Castelazzi.
Pertandingan pun ditutup dengan gol dari Yoshua Pahabol memanfaatkan tusukan dari Valentino yang membuat kekalahan Indonesia menjadi 4-2.
Sebuah pertandingan yang sangat menarik, pengalaman yang berharga bagi para pemain Indonesia dan juga pengalaman yang menakjubkan bagi Internazionale dalam kunjungannya di Indonesia.
Hal itu terlihat dari penghormatan Javier Zanetti kepada Interisti Indonesia dengan mengelilingi Stadion Gelora Bung Karno. Grazie La Beneamata. (bola/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 Juni 2026 20:00Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
-
Liga Inggris 17 Juni 2026 18:35Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
-
Liga Spanyol 17 Juni 2026 17:28Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 17:21Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 17 Juni 2026 20:20Bersama Mahasiswa Surabaya, Disabilitas Penjual Es Kritik Kebijakan MBG
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:49
Program 3 Juta Rumah Tembus 324 Ribu Unit hingga Juni 2026
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:31Demo Mahasiswa ITB Suarakan 4 Tuntutan
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:26Demo Mahasiswa Depan Kampus UKI, Lalu Lintas Cawang Tersendat
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:06Kejagung Segel Gudang Berisi Ribuan Unit Motor Listrik Kasus Korupsi BGN
-
Liputan6 17 Juni 2026 18:57Hotel Sultan Dieksekusi Besok
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261441/original/075685900_1781702306-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261371/original/098423300_1781699506-mahasiswa_ITB_demo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261369/original/000947000_1781699200-724685099_17870164830684803_2438046626724740658_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261358/original/022817400_1781697976-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_18.59.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5731290/original/052961700_1778625106-sudi-setelah-kalah-terus-hotel-sultan-100-persen-milik-negara-rev-1.jpg)
