
Bola.net - PSIM Yogyakarta mampu memenuhi ambisinya menundukkan Persip Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada laga lanjutan kompetisi Divisi Utama di Stadion Kraton Pekalongan, Kamis petang.
Tim kesebelasan Kota Pekalongan yang sejak awal pertandingan mengandalkan serangan sayap, terlihat terus menggempur pertahanan lini belakang PSIM Yogyakarta, namun selalu gagal.
Akibat terlalu banyak menyerang, para pemain Persip terlena menjaga pertahanannya sehingga melalui serangan balik, pemain PSIM Yogyakarta, Cristian, pada menit ke-12 lolos dari pengawalan dan mampu menggolkan bola ke gawang Persip yang dijaga Nurul Subkhi.
Tertinggal 1-0, Persip terus mencoba melakukan serangan melalui sektor sayap kiri dan kanan untuk menyamakan kedudukannya. Namun, hingga peluit panjang babak pertama, skor tetap tidak berubah.
Memasuki babak kedua, Persip yang menargetkan mampu meraih poin di kandang sendiri terus berusaha menyamakan kedudukan dengan melakukan serangan ke lini pertahanan PSIM Yogyakarta.
Namun, upaya pemain Persip hanya sia-sia karena para pemain PSIM solid dan disiplin dalam menjaga lini pertahanannya.
Meski terus gagal menciptakan gol, para pemain anak asuh Nasal Mustofa itu pantang menyerah dan terus melakukan serangan ke lini pertahanan PSIM Yogyakarta.
PSIM Yogyakarta kembali menambah skor 2-0 pada menit ke-67 dari hasil sontekan Reinard setelah berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persip.
Persip berhasil memperkecil kekalahannya setelah Dede Tamboura pada menit ke-75 mampu memanfaatkan umpan silang dan memasukkan bola ke gawang PSIM yang dijaga Agung Prasetyo.
Memasuki akhir pertandingan, dua tim kesebelasan terlihat menerapkan permainan kasar sehingga wasit Darul Ulum asal Surabaya banyak memberikan peringatan dan kartu kuning terhadap para pemain.
Wasit Darul Ulum terpaksa menghentikan pertandingan itu sekitar beberapa menit dari waktu normal karena para suporter dari dua kesebelasan saling bentrok. Pada saat itu kedudukan tetap 2-1 untuk PSIM Yogyakarta Pelatih PSIM Yogyakarta, Hanafing, mengatakan bahwa kemenangan atas Persip Pekalongan ini karena anak asuhnya bermain disiplin dan menjalankan instruksinya.
"Kemenangan atas Persip Pekalongan ini memang kerja keras anak-anak untuk meraih poin di kandang lawan. Kami cukup bangga dengan permainan mereka yang bermain solid dan disiplin," katanya.
Pelatih Persip Nasal Mustofa mengatakan bahwa anak asuhnya banyak mendapatkan peluang menciptakan gol ke gawang PSIM Yogyakarta.
"Kami akan mengevaluasi dari kekalahan ini, dan menjadikan pembelajaran agar anak asuhnya lebih displin dalam bertanding," katanya. (ant/Rev)
Tim kesebelasan Kota Pekalongan yang sejak awal pertandingan mengandalkan serangan sayap, terlihat terus menggempur pertahanan lini belakang PSIM Yogyakarta, namun selalu gagal.
Akibat terlalu banyak menyerang, para pemain Persip terlena menjaga pertahanannya sehingga melalui serangan balik, pemain PSIM Yogyakarta, Cristian, pada menit ke-12 lolos dari pengawalan dan mampu menggolkan bola ke gawang Persip yang dijaga Nurul Subkhi.
Tertinggal 1-0, Persip terus mencoba melakukan serangan melalui sektor sayap kiri dan kanan untuk menyamakan kedudukannya. Namun, hingga peluit panjang babak pertama, skor tetap tidak berubah.
Memasuki babak kedua, Persip yang menargetkan mampu meraih poin di kandang sendiri terus berusaha menyamakan kedudukan dengan melakukan serangan ke lini pertahanan PSIM Yogyakarta.
Namun, upaya pemain Persip hanya sia-sia karena para pemain PSIM solid dan disiplin dalam menjaga lini pertahanannya.
Meski terus gagal menciptakan gol, para pemain anak asuh Nasal Mustofa itu pantang menyerah dan terus melakukan serangan ke lini pertahanan PSIM Yogyakarta.
PSIM Yogyakarta kembali menambah skor 2-0 pada menit ke-67 dari hasil sontekan Reinard setelah berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persip.
Persip berhasil memperkecil kekalahannya setelah Dede Tamboura pada menit ke-75 mampu memanfaatkan umpan silang dan memasukkan bola ke gawang PSIM yang dijaga Agung Prasetyo.
Memasuki akhir pertandingan, dua tim kesebelasan terlihat menerapkan permainan kasar sehingga wasit Darul Ulum asal Surabaya banyak memberikan peringatan dan kartu kuning terhadap para pemain.
Wasit Darul Ulum terpaksa menghentikan pertandingan itu sekitar beberapa menit dari waktu normal karena para suporter dari dua kesebelasan saling bentrok. Pada saat itu kedudukan tetap 2-1 untuk PSIM Yogyakarta Pelatih PSIM Yogyakarta, Hanafing, mengatakan bahwa kemenangan atas Persip Pekalongan ini karena anak asuhnya bermain disiplin dan menjalankan instruksinya.
"Kemenangan atas Persip Pekalongan ini memang kerja keras anak-anak untuk meraih poin di kandang lawan. Kami cukup bangga dengan permainan mereka yang bermain solid dan disiplin," katanya.
Pelatih Persip Nasal Mustofa mengatakan bahwa anak asuhnya banyak mendapatkan peluang menciptakan gol ke gawang PSIM Yogyakarta.
"Kami akan mengevaluasi dari kekalahan ini, dan menjadikan pembelajaran agar anak asuhnya lebih displin dalam bertanding," katanya. (ant/Rev)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 23 September 2026 16:38Bekuk Thailand, Tim Beregu Putra Indonesia Lolos ke Final Badminton Asian Games 2026
-
Lain Lain 23 September 2026 16:25Fimelahood Playdate Hadirkan Dino Rescue Adventure, Cara Seru Asah Motorik Anak
-
Liga Inggris 23 September 2026 16:20Manchester United Bakal Impor Bek Baru dari Italia?
-
Liga Inggris 23 September 2026 16:00Pengakuan Jujur Tijjani Reijnders: Pindah ke Arab demi Uang!
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 September 2026 21:43Makin Kuat! Wakili Indonesia di Kompetisi Regional, Borneo FC Dapat Sokongan Mitra Baru!
-
indonesia 22 September 2026 13:01Laju Kencang Dewa United pada 4 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 22 September 2026 12:51Nasib Nelangsa Isenmulang FC: 3 Laga Tanpa Poin dan tak Bisa Main di Kandang
-
indonesia 21 September 2026 14:15Arema FC Kehilangan 4 Poin di Depan Mata pada 2 Laga Terakhir, Apa yang Terjadi?
-
indonesia 21 September 2026 13:43PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
-
indonesia 21 September 2026 13:12Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
SOROT
-
Liputan6 23 September 2026 16:20Siswa SD Tewas Tersedak, MBG di Lampung Tengah Sementara Tanpa Kelengkeng
-
Liputan6 23 September 2026 16:17Pemerintah Soroti Potensi Suara Terbuang di Pembahasan Parliamentary Threshold
-
Liputan6 23 September 2026 15:52KPK Buru Barbuk Korupsi HGB Summarecon ke Jatim, Geledah BPN Mojokerto
-
Liputan6 23 September 2026 14:12Jejak Kru Arupadhatu 1 Akhirnya Terungkap, dari Selat Sunda ke Enggano
-
Liputan6 23 September 2026 14:11Kronologi Penemuan Mayat di Enggano yang Teridentifikasi Sebagai ABK Arupadhatu 1 Surakman
-
Liputan6 23 September 2026 13:00Presiden Prabowo Jadi Sasaran Hoaks, Simak Daftarnya
MOST VIEWED
Taisei Marukawa Tampil Impresif di Tengah Proses Naturalisasi, Krim Sinyal untuk Timnas Indonesia?
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Berbalik Menang atas Persijap Jepara
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356204/original/052043400_1790155207-1001691736.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342699/original/092154800_1788789177-WhatsApp_Image_2026-09-07_at_20.49.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9349172/original/089475700_1789476613-0L5A5067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355898/original/001248000_1790146386-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_13.48.34.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355920/original/087222900_1790147518-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_13.18.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)

