
Bola.net - Pelatih Persitara Jakarta Utara, Dodi Sahetapy, sedang menghadapi ujian berat. Itu karena, Dodi terancam terdepak dari jabatannya jika tidak mampu memperbaiki posisi di klasemen sementara Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS).
Karena itu, guna menghindari pemecatan, Dodi menargetkan kemenangan dalam dua laga kandang Laskar Si Pitung, yakni menghadapi PSBL Langsa dan PSSB Bireun (2 dan 10 Maret) mendatang. Torehan poin penuh memang menjadi harga yang tidak dapat ditawar lagi guna menyelamatkan posisinya.
"Ya, dua laga kandang nanti menjadi taruhan buat pelatih kepala. Kami berharap dapat memenangkan dua laga kandang tersebut. Kalau tidak, terpaksa kami harus mengambil keputusan yang dipastikan tidak menyenangkan buat pelatih kepala," ujar General Manajer (GM) Persitara, Sutrisno kepada Bola.net.
Sutrisno mengakui, semakin terpuruknya posisi Persitara di klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS, memang menjadi alasan utama bagi manajemen memberikan peringatan keras pada Dodi Sahetapy.
"Sebelum semakin terpuruk, kami harus segera bangkit. Dua laga kandang nanti, momentum yang tepat untuk membangkitkan tim ini," tandasnya.
Kini, Laskar Si Pitung berada di peringkat 6 dari 9 kontestan yang berlaga di Grup I. Dari enam laga yang dilakoni, tim besutan Dodi Sahetapy hanya mampu mengemas 5 poin dari hasil sekali menang dan dua kali seri. Sisanya, harus dilewati Persitara dengan kekalahan.
Di tiga laga terakhir, Laskar si Pitung gagal memetik kemenangan. Rinciannya, bermain tanpa gol menghadapi PS Bengkulu di kandang sendiri serta dipaksa menelan kekalahan di kandang Pro Duta dan PSLS Lhokseumawe. Hasil itu yang membuat posisi Laskar si Pitung terus terperosok ke dasar klasemen.
Paling mengecewakan buat manajemen dari hasil tiga laga tersebut, yakni kekalahan dari PSLS. Betapa tidak, Tantan dan kawan-kawan yang dinilai mampu meraih poin penuh, justru dipermalukan dengan skor telak 2-5.
"Kekalahan tersebut benar-benar memalukan," jelas Sutrisno.
Meski banyak faktor dari kekalahan telak yang dialami Tantan dan kawan-kawan di kandang PSLS lalu, tetap tak membuat manajemen memberikan toleransi.
"Tim pelatih memberikan laporan kepada kami karena faktor wasit. Masalah itu akan kami laporkan ke PT LPIS. Tapi untuk dua laga kandang nanti, kami hanya menginginkan kemenangan," pungkasnya. (esa/end)
Karena itu, guna menghindari pemecatan, Dodi menargetkan kemenangan dalam dua laga kandang Laskar Si Pitung, yakni menghadapi PSBL Langsa dan PSSB Bireun (2 dan 10 Maret) mendatang. Torehan poin penuh memang menjadi harga yang tidak dapat ditawar lagi guna menyelamatkan posisinya.
"Ya, dua laga kandang nanti menjadi taruhan buat pelatih kepala. Kami berharap dapat memenangkan dua laga kandang tersebut. Kalau tidak, terpaksa kami harus mengambil keputusan yang dipastikan tidak menyenangkan buat pelatih kepala," ujar General Manajer (GM) Persitara, Sutrisno kepada Bola.net.
Sutrisno mengakui, semakin terpuruknya posisi Persitara di klasemen sementara Grup I kompetisi kasta kedua gelaran PT LPIS, memang menjadi alasan utama bagi manajemen memberikan peringatan keras pada Dodi Sahetapy.
"Sebelum semakin terpuruk, kami harus segera bangkit. Dua laga kandang nanti, momentum yang tepat untuk membangkitkan tim ini," tandasnya.
Kini, Laskar Si Pitung berada di peringkat 6 dari 9 kontestan yang berlaga di Grup I. Dari enam laga yang dilakoni, tim besutan Dodi Sahetapy hanya mampu mengemas 5 poin dari hasil sekali menang dan dua kali seri. Sisanya, harus dilewati Persitara dengan kekalahan.
Di tiga laga terakhir, Laskar si Pitung gagal memetik kemenangan. Rinciannya, bermain tanpa gol menghadapi PS Bengkulu di kandang sendiri serta dipaksa menelan kekalahan di kandang Pro Duta dan PSLS Lhokseumawe. Hasil itu yang membuat posisi Laskar si Pitung terus terperosok ke dasar klasemen.
Paling mengecewakan buat manajemen dari hasil tiga laga tersebut, yakni kekalahan dari PSLS. Betapa tidak, Tantan dan kawan-kawan yang dinilai mampu meraih poin penuh, justru dipermalukan dengan skor telak 2-5.
"Kekalahan tersebut benar-benar memalukan," jelas Sutrisno.
Meski banyak faktor dari kekalahan telak yang dialami Tantan dan kawan-kawan di kandang PSLS lalu, tetap tak membuat manajemen memberikan toleransi.
"Tim pelatih memberikan laporan kepada kami karena faktor wasit. Masalah itu akan kami laporkan ke PT LPIS. Tapi untuk dua laga kandang nanti, kami hanya menginginkan kemenangan," pungkasnya. (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 8 Agustus 2026 08:00Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:36Kejutan! Liverpool Amankan Jasa Ronald Araujo dari Barcelona
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 07:00Manchester City Selangkah Lagi Amankan Bintang Timnas Maroko Ini
-
Liga Inggris 8 Agustus 2026 06:00Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
-
Tim Nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
BERITA LAINNYA
-
indonesia 7 Agustus 2026 22:18Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
-
indonesia 7 Agustus 2026 16:15Borneo FC Samarinda Resmikan Kadu Monteiro, Pengganti Nadeo Argawinata
-
indonesia 7 Agustus 2026 14:00Piala Presiden 2026 Pecahkan Rekor Rating TV, Harsiwi Achmad Beberkan Kuncinya
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:50Prabowo Beri Nilai Memuaskan untuk Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
-
Liputan6 7 Agustus 2026 20:38BGN Segera Coret Sekolah Swasta Elite dari Daftar Penerima MBG
MOST VIEWED
Peluit Panjang dan Teriakan 'Cut!' yang Mengakhiri Rivalitas di Panggung Piala Presiden 2026
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Piala Presiden 2026: Jadwal Final Persib vs Persebaya, Tayang Live di Indosiar dan Vidio
Daftar Lengkap 18 Klub Super League 2026/2027: Ada 2 Tim Berganti Nama, Siapa Saja Pesertanya?
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318671/original/099649800_1786125467-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_22.18.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318598/original/018414500_1786108747-IMG_2793.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318594/original/039256900_1786108387-IMG_2800.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318611/original/009621000_1786111984-IMG_2814.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318605/original/004120900_1786110281-IMG_2807.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295136/original/006741400_1783915651-mbg2.jpg)
