Mark Hughes Serang Mancio

Mark Hughes Serang Mancio
Mark Hughes (c)GettyImages
- Manajer Fulham, Mark Hughes menambahkan beban yang harus dipikul Roberto Mancini dengan mengklaim kalau manajer Manchester City yang menggantikan dirinya itu tak punya alasan untuk gagal membawa trofi juara Liga Premier ke Eastlands musim ini.

dipecat City bulan Desember tahun lalu dan digantikan oleh , namun ia mengklaim jika tak seorang pun melakukan kinerja sebaik dirinya selama 18 bulan memimpin The Citizens.

Ia juga menyatakan kalau musim lalu ia bisa memberikan tiket Liga Champions - hal yang gagal dipersembahkan .

Ketika ditanya apakah ia sanggup finis di empat besar, menjawab: "Ya, saya pikir saya bisa. Saya menyetujui target di awal musim, yakni membawa klub ke posisi keenam. Saya pikir posisi kelima atau keempat sangat, sangat bisa diraih."

"Melihat jumlah uang yang telah mereka keluarkan dan mereka tanamkan di staf kepelatihan mereka seharusnya menatap pada, well posisi empat besar harusnya disematkan pada mereka dan sungguh mereka harusnya mendorong diri mereka untuk memenangkan juara Liga Premier."

kehilangan posisinya sebelum Natal setelah City hanya meraih dua kemenangan dalam 11 laga, meski mereka masih dalam posisi bagus untuk menembus empat besar.

"Saya kecewa karena saya merasa kalau saya telah melakukan pekerjaan yang bagus, melihat situasi yang saya temukan di klub dan semua perubahan yang harus kami selesaikan semasa saya di sana," imbuh .

"Saya pikir tak seorang pun melakukan pekerjaan sebagus yang saya lakukan, mengingat situasinya. Saya merasa kami berada di jalur yang tepat dengan ekspektasi pemilik klub. Sayangnya mungkin pola pikir mereka berubah, dan saya tak masuk rencana mereka."

juga membenarkan semua rumor yang menyebut ada pihak lain yang bekerja di Eastlands jika menyangkut transfer pemain.

"Pada beberapa kejadian di City, jujur saja, para pemain ditunjukkan pada saya di mana saya tak memiliki masukan langsung terhadap mereka, namun Anda menerima telepon dan seseorang mengatakan ' Apakah Anda suka ?'. Sebagai manajer, Anda katakan, 'Well, ya, saya suka'."

"Namun apakan situasi tersebut benar dalam hal timing dan perkembangan klub kala itu, masih bisa diperdebatkan. Saya tak merasa malu dengan kinerja saya di Manchester City. Jika Anda bertanya pada orang-orang yang masih ada di sana - mereka akan setuju dengan situasi itu."

"Saya akan mendukung kinerja saya dalam hal semua yang saya capai di sana melawan kemampuan setiap orang untuk mendapatkan hasil yang sama dengan pemain-pemain tersebut."  (espn/row)

Berita Terkait