Review: Perjuangan The Reds Kembali Tertahan

Review: Perjuangan The Reds Kembali Tertahan
Matthew Jarvis berebut bola dengan Dirk Kuyt (c)Getty Images
- Harapan untuk mengamankan posisi mereka di zona Liga Champions tampaknya akan semakin berat ketika mereka dibuat frustasi oleh anak asuhan Mick McCarthy bermain imbang tanpa gol di Molineux.

The Reds kini memiliki raihan poin yang sama dengan Manchester City namun berada di tempat kelima di atas City karena unggul selisih gol. Namun posisi Liverpool kian terancam karena Manchester City baru memainkan 21 laga, sedangkan telah memainkan 23 laga.

Pelatih Liverpool, Rafael Benitez, yang digosipkan tengah didekati oleh , menilai Liverpool bermain sangat dominan pada 45 menit awal pertandingan.

Namun, faktor cederanya Fernando Torres sangat mempengaruhi daya gedor Liverpool, meskipun Skipper elegan Steven Gerrard sudah bisa kembali bermain setelah mengalami cedera hamstring, tetap saja belum bisa kembali ke performa terbaiknya karena pergerakannya selalu diawasi dengan baik oleh Michael Mancienne.

McCarthy memilih untuk merubah formasi dengan menempatkan pemain termahalnya, Kevin Doyle, sebagai satu-satunya striker dalam formasi 4-5-1 dan mereka berhasil membuat frustrasi barisan penyerang The Reds sepanjang 45 menit pertama berkat penampilan yang cemerlang dari pemain veteran Jody Craddock.

Pada babak kedua Wolves bermain dengan kepercayaan diri yang tinggi dan penguasaan bola yang baik sehingga mereka bisa tampil mendominasi permainan.

Doyle menjadi ancaman yang serius bagi Liverpool dengan kecepatan dan kekuatannya mampu membuat barisan belakang The Reds kewalahan.

Namun Liverpool, yang berhasil meraih 10 poin dari empat pertandingan sebelumnya, dengan cepat melakukan perubahan untuk mengimbangi permainan Wolves.

Sebuah sepakan pojok Gerrard mampu disambut oleh kepala Albert Riera di dekat gawang, namun sayang upayanya belum berhasil.

Dirk Kuyt, pencetak dua gol pada pertandingan sebelumnya melawan , melenggang dengan percaya diri, mencoba keberuntungannya dengan tendangan dari jarak 20 meter dari luar gawang namun Craddock dengan sempurna mampu mengatasinya.

Kiper The Reds, Jose Reina, mendapat cemoohan dari pendukung Wolves setiap kali dia menyentuh bola, karena perannya dalam insiden kartu merah Stephen Ward di Anfield pada Boxing Day lalu.

Liverpool kembali menguasai permainan tapi mampu diatasi oleh Wolves dengan baik. Malah Wolves sempat memiliki kesempatan terbaik untuk mencetak gol yaitu saat serangan balik yang dilakukan oleh Doyle pada menit ke 78.

Jamie Carragher yang terkurung di posisi bek kanan tidak mampu mencegah Matt Jarvis yang melewatinya dan mengirim umpan silang rendah ke dekat gawang. Doyle berlari melintasi pertahanan The Reds untuk menyambut bola di dekat gawang namun sayang tembakannya melebar dari gawang.

Pemain tengah Wolves, Jarvis, mencoba mengancam gawang The Reds dengan heading-nya menyambut umpan Kevin Foley, namun mampu digagalkan karena bola mengarah langsung pada Reina.

Christophe Berra menghadapi tantangan besar untuk menghentikan pergerakan Maxi Rodriguez di dalam kotak penalti.

Ward sempat melakukan kesalahan fatal bagi tim tuan rumah dengan back passnya yang membuat Hahnemann berlari 20 meter untuk menghalau Kuyt merebut bola.

Doyle tampil sangat mengesankan setiap kali Wolves memberanikan diri untuk menyerang, tetapi sayang tembakannya selalu keluar target ketika ia memiliki ruang untuk menembak.

Wolves bermain dengan baik dan kepercayaan mulai tumbuh di antara pemain muda mereka.

Benitez membuat penggantian pemain di menit ke 67, David Ngog dimasukkan untuk menggantikan Riera untuk membantu pergerakan Kuyt.

Skrtel mendapat kartu kuning di menit ke 73 setelah menerjang Ward.

Nenad Milijas digantikan David Jones semenit kemudian.

Hingga akhir pertandingan skor imbang tidak berubah.

Rafa: hasil yang adil

Benitez menerima hasil imbang yang diperoleh timnya sebagai hasil yang adil, walau berhasil mendominasi pembukaan pertandingan di 45 menit pertama sebelum akhirnya Wolves tampil lebih impresif setelah jeda istirahat.

Dia berkata: "Jika Anda menganalisis permainan, itu adalah hasil yang adil. Pada babak pertama, kami memegang kendali, walaupun kami tidak menciptakan peluang. Namun hasil akhirlah yang menentukan"

"Pada babak kedua, mereka berhasil menekan kami. Kami masih memiliki beberapa serangan balasan tapi sekali lagi hasil akhirlah yang menentukan. Itu adalah hasil yang adil."

Keuntungan besar bagi Benitez adalah kembalinya sang kapten Steven Gerrard setelah absen sebanyak dua pertandingan karena masalah hamstring. Benitez yakin dengan kehadiran Gerrard akan sangat penting untuk kebangkitan The Reds dan mengembalikan harapan mereka untuk kembali ke posisi zona Liga Champions.

"Kita tahu Steven adalah pemain kunci bagi Liverpool. Dia harus terus meningkatkan kebugarannya saat pertandingan. Jika dia dalam keadaan fit dan dapat berlatih lagi dalam seminggu dan kembali bermain, ia dapat membuat perbedaan besar bagi tim." ujar Benitez.

Sementara itu pelatih dari Wolves, Mick McCarthy percaya para pemainnya bermain sangat baik dan dapat meraih poin demi poin untuk mempertahankan posisi mereka jauh dari zona degradasi. Ia juga memuji kinerja striker Kevin Doyle, yang dioperasikan sebagai satu-satunya striker dalam formasi 4-5-1.

"Jika Anda melihat ada pemain dengan kinerja yang lebih baik dari pemain depan kami, Doyle, seperti yang telah ia tunjukkan malam ini, saya ingin melihatnya. Jika saja ia berhasil membuat gol, itu akan menjadi salah satu penampilan yang terbaik dari semua pertunjukan. Dia secara fisik cukup kuat untuk memainkan peran itu."

"Kami mengubah taktik dan saya tidak berpikir kami dalam masalah. Itu adalah penampilan yang solid dan ini bagus karena kami terlepas dari posisi ke 19. Kami sudah berada di sana terlalu lama" kata McCarthy.   (espn/jef)

Berita Terkait