
Bola.net - Manchester United harus tersingkir di putaran ke tiga Piala FA setelah dikalahkan Swansea City di depan publik Old Trafford dengan skor 2-1 (5/1).
Wayne Routledge membawa Swansea unggul terlebih dahulu di menit ke 12. Selang empat menit kemudian, Javier Hernandez sukses menyamakan kedudukan. Malang bagi tuan rumah, gol dari Wilfried Bony di menit-menit akhir harus membuat mereka tersingkir.
Bertekad bangkit setelah tampil mengecewakan di ajang Premier League, United tampil menyerang di awal laga. Bukannya bermain bertahan, Swansea ternyata meladeni permainan menyerang tuan rumah.
Tim tamu pun memberi bukti bahwa mereka bisa menekan meski bermain di kandang lawan. Di menit ke 12, Routledge berhasil membuat Old Trafford terdiam. Menerima umpan terobosan dari Pozuelo, Routledge sukses menaklukkan Andres Lindegaard.
Tak mau malu di depan pendukungnya sendiri, dengan cepat United membalas gol Swansea empat menit berselang. Kali ini Javier 'Chicarito' Hernandez yang unjuk gigi. Sontekannya menyambut umpan silang Buttner membobol gawang tim tamu.
Kedudukan imbang membuat jalannya pertandingan semakin menarik. Kedua tim tampak memiliki kans untuk keluar sebagai pemenang. Swansea pun bermain lepas menghadapi serangan United.
Namun di menit-menit akhir babak pertama, tuan rumah mulai memperlambat tempo. Tentu saja hal tersebut tak membahayakan pertahanan tim tamu. Hingga turun minum, kedudukan 1-1 masih bertahan.
Memasuki babak kedua, serangan silih berganti dilakukan United maupun Swansea. Beberapa peluang berhasil diciptakan keduanya. Namun masih belum mampu mengubah kedudukan.
Tuan rumah berhasil menguasai jalannya pertandingan. Tetapi hingga menit ke 60 belum ada ancaman berarti bagi tim tamu. Sebaliknya, meski diserang, Swansea masih tampak nyaman menghadapi gempuran United. Mereka masih percaya diri kendati serangan yang dibangun selalu kandas.
Usaha United semakin buntu mendekati berakhirnya waktu normal. Hal tersebut diperparah ketika mereka harus bermain 10 orang. Fabio yang masuk menggantikan Rio Ferdinand harus diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras kepada Jose Canas. Sial bagi Fabio, hanya empat menit ia menginjakkan kakinya di lapangan.
Bermain 10 orang tampaknya cukup mengurangi kekuatan United. Buktinya, 10 menit setelah keluarnya Fabio, Lindegaard harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Melalui serangan cepat, Bony sukses menjebol gawang tuan rumah dan membawa Swansea unggul sementara 2-1.
Tertinggal semakin membuat tuan rumah panik. Mereka berusaha menyerang guna menyamakan kedudukan. Sayang, peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan wasit. Swansea pun sukses mempermalukan United di depan publik mereka sendiri.
Starting line-up kedua tim:
Manchester United: Lindegaard; Smalling, Evans, Ferdinand (Fabio 76'), Büttner; Valencia (Januzaj 63'), Fletcher, Cleverley, Kagawa; Welbeck, Hernandez.
Wayne Routledge membawa Swansea unggul terlebih dahulu di menit ke 12. Selang empat menit kemudian, Javier Hernandez sukses menyamakan kedudukan. Malang bagi tuan rumah, gol dari Wilfried Bony di menit-menit akhir harus membuat mereka tersingkir.
Bertekad bangkit setelah tampil mengecewakan di ajang Premier League, United tampil menyerang di awal laga. Bukannya bermain bertahan, Swansea ternyata meladeni permainan menyerang tuan rumah.
Tim tamu pun memberi bukti bahwa mereka bisa menekan meski bermain di kandang lawan. Di menit ke 12, Routledge berhasil membuat Old Trafford terdiam. Menerima umpan terobosan dari Pozuelo, Routledge sukses menaklukkan Andres Lindegaard.
Tak mau malu di depan pendukungnya sendiri, dengan cepat United membalas gol Swansea empat menit berselang. Kali ini Javier 'Chicarito' Hernandez yang unjuk gigi. Sontekannya menyambut umpan silang Buttner membobol gawang tim tamu.
Kedudukan imbang membuat jalannya pertandingan semakin menarik. Kedua tim tampak memiliki kans untuk keluar sebagai pemenang. Swansea pun bermain lepas menghadapi serangan United.
Namun di menit-menit akhir babak pertama, tuan rumah mulai memperlambat tempo. Tentu saja hal tersebut tak membahayakan pertahanan tim tamu. Hingga turun minum, kedudukan 1-1 masih bertahan.
Memasuki babak kedua, serangan silih berganti dilakukan United maupun Swansea. Beberapa peluang berhasil diciptakan keduanya. Namun masih belum mampu mengubah kedudukan.
Tuan rumah berhasil menguasai jalannya pertandingan. Tetapi hingga menit ke 60 belum ada ancaman berarti bagi tim tamu. Sebaliknya, meski diserang, Swansea masih tampak nyaman menghadapi gempuran United. Mereka masih percaya diri kendati serangan yang dibangun selalu kandas.
Usaha United semakin buntu mendekati berakhirnya waktu normal. Hal tersebut diperparah ketika mereka harus bermain 10 orang. Fabio yang masuk menggantikan Rio Ferdinand harus diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras kepada Jose Canas. Sial bagi Fabio, hanya empat menit ia menginjakkan kakinya di lapangan.
Bermain 10 orang tampaknya cukup mengurangi kekuatan United. Buktinya, 10 menit setelah keluarnya Fabio, Lindegaard harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Melalui serangan cepat, Bony sukses menjebol gawang tuan rumah dan membawa Swansea unggul sementara 2-1.
Tertinggal semakin membuat tuan rumah panik. Mereka berusaha menyerang guna menyamakan kedudukan. Sayang, peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan wasit. Swansea pun sukses mempermalukan United di depan publik mereka sendiri.
Starting line-up kedua tim:
Manchester United: Lindegaard; Smalling, Evans, Ferdinand (Fabio 76'), Büttner; Valencia (Januzaj 63'), Fletcher, Cleverley, Kagawa; Welbeck, Hernandez.
Swansea City: Tremmel; Tiendalli, Amat, Chico Flores, Taylor; Britton, de Guzman (Alvaro 85'), Shelvey (Canas 64'), Pozuelo, Routledge; Bony. (bola/gag)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 4 April 2026 08:37 -
Asia 4 April 2026 08:30 -
Bola Indonesia 4 April 2026 06:16 -
Bola Indonesia 4 April 2026 05:08 -
Piala Dunia 4 April 2026 04:59 -
Liga Inggris 4 April 2026 04:43
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545984/original/058171300_1775255774-BMKG_Bandung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545937/original/068205400_1775223417-Mark14-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545914/original/022255900_1775220174-Mark-5.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536824/original/003447700_1774344317-Oppo_Find_X9_Ultra_02.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5545840/original/073829300_1775213487-IWN_3513.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/8586/original/siram-air-keras-iluts-131006c.jpg)