
Bola.net - Andoni Iraola dikabarkan akan membawa dua asisten pelatih kepercayaannya ke Liverpool untuk musim 2026/2027. Menurut laporan Ben Jacobs, Tommy Elphick dan Shaun Cooper akan mengikuti Iraola ke Anfield setelah klub memutuskan berpisah dengan Arne Slot pada akhir pekan lalu. Langkah ini menjadi bagian dari awal era baru di ruang ganti The Reds.
Keputusan memecat Slot tak lepas dari performa tim yang dianggap belum memenuhi harapan. Meski berhasil membawa Liverpool lolos ke Liga Champions, jumlah poin yang diraih musim lalu termasuk yang terendah bagi tim yang berhasil mengamankan tiket ke kompetisi tersebut dalam era modern.
Manajemen berharap kedatangan Iraola beserta stafnya bisa mengembalikan karakter permainan agresif yang selama ini identik dengan Liverpool. Rekam jejak mereka di Bournemouth menjadi alasan utama. Musim lalu, Iraola sukses membawa klub itu finis di peringkat keenam dan mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.
Kesuksesan tersebut tidak hanya lahir dari tangan Iraola seorang diri. Elphick dan Cooper memiliki peran penting dalam pengembangan taktik Bournemouth. Kini, pengalaman dan pendekatan yang sama diproyeksikan menjadi fondasi baru bagi Liverpool.
Kecerdasan Taktikal di Balik Skema Bola Mati

Shaun Cooper merupakan salah satu sosok penting dalam staf kepelatihan Iraola selama di Bournemouth. Mantan pemain profesional berusia 42 tahun itu dipercaya menangani situasi bola mati, area yang menjadi salah satu kekuatan utama tim dalam beberapa musim terakhir.
Kemampuannya terlihat jelas saat Bournemouth mengalahkan Arsenal 2-0 pada musim 2023/2024. Hasil tersebut sempat menghambat langkah tim asuhan Mikel Arteta dalam persaingan gelar hingga akhirnya mereka harus puas finis sebagai runner-up.
Salah satu gol pada laga itu lahir dari skema tendangan sudut yang dirancang dengan cermat. Umpan pendek dan pergerakan pemain dari lini kedua berhasil membongkar pertahanan Arsenal. Ryan Christie mencetak gol lewat penyelesaian akurat sebelum penalti Justin Kluivert memastikan kemenangan. Bournemouth juga kembali menyulitkan Arsenal musim ini saat menang 2-1 di Emirates pada awal Maret.
Kemampuan Cooper merancang situasi bola mati menjadi salah satu alasan Liverpool tertarik merekrutnya. Jika transisi berjalan mulus, para pendukung Anfield bisa berharap melihat lebih banyak variasi serangan dari skema serupa musim depan.
Tommy Elphick Ikut ke Anfield
Tommy Elphick juga membawa cerita menarik dalam perjalanan menuju Liverpool. Ia disebut memilih tetap bekerja bersama Iraola meski mendapat kesempatan untuk memulai karier sebagai manajer utama di klub lain.
Pekan lalu, Elphick dikabarkan menolak tawaran untuk menangani Bristol City. Keputusan itu menunjukkan keyakinannya terhadap proyek yang sedang dibangun bersama Iraola dan peluang besar yang menanti di Liverpool.
Mantan pemain Brighton dan Aston Villa tersebut mulai meniti karier kepelatihan setelah pensiun pada 2021. Dari tim pengembangan pemain muda, ia kemudian naik ke tim utama Bournemouth pada era Gary O'Neil. Pengalamannya semakin matang setelah ikut membantu klub finis di enam besar musim lalu.
Kinerjanya juga mendapat banyak apresiasi dari mantan rekan dan kolega di dunia sepak bola. Elphick dinilai memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat dan termasuk salah satu pelatih muda yang menjanjikan di Inggris saat ini.
Memori Ironis dan Kembalinya Identitas Tim
Ada ironi menarik dalam perjalanan karier Elphick dan Cooper. Keduanya pertama kali mendapat promosi ke tim utama Bournemouth setelah klub memecat Scott Parker, sebuah momen yang kemudian membuka jalan bagi perkembangan karier mereka.
Menariknya, pemecatan Parker terjadi tak lama setelah Bournemouth kalah telak 0-9 dari Liverpool di Anfield. Kini, stadion yang pernah menjadi saksi salah satu hari terburuk klub itu justru berpotensi menjadi tempat kerja baru bagi mereka.
Bagi para pendukung Liverpool, kedatangan rombongan pelatih baru ini membawa harapan segar. Kerinduan terhadap sepak bola berintensitas tinggi yang pernah menjadi ciri khas klub mulai menemukan jawabannya. Liverpool tidak hanya mendapatkan seorang manajer baru, tetapi juga tim pelatih yang telah terbukti mampu bekerja sebagai satu kesatuan.
Tentu, proses adaptasi tidak akan terjadi dalam semalam. Namun pengalaman, chemistry, dan kesamaan visi yang telah dibangun bertahun-tahun bisa menjadi modal penting untuk membawa Liverpool kembali bersaing di level tertinggi dalam beberapa musim ke depan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
-
inggris 31 Oktober 2026 21:47Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
-
inggris 31 Oktober 2026 15:06Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

