Wenger Turut Prihatin Kondisi Pompey

Wenger Turut Prihatin Kondisi Pompey
Portsmouth, terancam bubar sebelum akhir kompetisi. (c)AP
- Manajer , Arsene Wenger, mengaku prihatin dengan kondisi yang mengalami krisis finansial dan harus berganti pemilik klub yang kelima kalinya musim ini.

Tidak hanya berimbas pada prestasi klub yang terjun bebas di dasar klasemen Premiership, juga beberapa kali telat membayar gaji pemain, yang ironisnya hampir separuh dari starting lineup The Pompey musim ini dipenuhi oleh pemain berstatus pinjaman.

Bahkan karena krisis keuangan yang terus membelit juara Piala FA 2008 itu meminta FA dan FIFA mengijinkan klub untuk menjual pemain bintang mereka meski bursa transfer telah ditutup.

Kondisi itu mendapat perhatian khusus dari Arsene Wenger, "Anda tidak bisa membayangkan bagaimana bermain di liga terbaik dunia tetapi harus berhenti di tengah kompetisi. Itu sangat tidak mungkin," ujar seperti dilansir Tribal Football.

"Menurut saya mereka harus tetap bermain, setidaknya hingga akhir musim. Tidak fair bagi tim lain bila mereka berhenti sebelum kompetisi selesai,"

"Liga Inggris harus merespon dan bertanggung jawab bila tidak menyelesaikan jadwal pertandingannya. Mereka harus menyelesaikan kompetisi sampai akhir musim,"

"Saya harus mengatakan bahwa saya sangat pesimis mengenai . Mereka adalah klub dengan dukungan penuh dari suporter, saya mengkhawatirkan masa depan mereka. Sangat disayangkan bila mereka harus bubar karena telah menjadi bagian dari sejarah negara ini," pungkas . (tri/zul)

Berita Terkait