
Bola.net - Petinggi liga sepak bola divisi ketiga dan keempat Italia, mengancam membatalkan pertandingan-pertandingan pada akhir pekan ini, kecuali setiap tim memberikan jaminan bahwa stadion mereka memiliki alat pacu jantung.
Presiden Lega Pro, Francesco Ghirelli, mengatakan bahwa ia ingin klub-klub memastikan bahwa mereka memiliki alat tersebut, setelah pada akhir pekan silam pemain Livorno, Piermario Morosini, meninggal dunia setelah ambruk pada pertandingan divisi kedua di Pescara.
"Pada Kamis, kami menginginkan pernyataan tertulis dari para presiden klub seperti yang telah disetujui pada awal musim, bahwa akan terdapat alat pacu jantung di lapangan, jika tidak tidak akan ada pertandingan pada Minggu," kata Ghirelli.
Automated External Defibrillators (AED) dapat menjadi perangkat penting untuk menyelamatkan hidup orang, dengan memberikan sengatan listrik pada beberapa kasus serangan jantung.
Sebelumnya sudah disepakati bahwa alat tersebut harus terdapat di lapangan atau pada ambulans yang selalu siap siaga pada setiap pertandingan sepak bola profesional di Italia, namun hal itu tidak wajib pada ajang olahraga level remaja atau amatir.
Penggunaan alat pacu jantung di Pescara pada Sabtu dilaporkan terlambat sekitar tiga menit, karena ambulans yang akan memasuki stadion terhalang mobil polisi yang parkir di depan pintu masuk.
Bagaimanapun, alat tersebut tidak dapat digunakan pada pemain, jika jantungnya telah berhenti berdetak.
Alat pacu jantung digunakan jika jantung masih aktif dan dapat diaplikasikan pada kasus-kasus di mana pola denyut jantung telah membahayakan jiwa. Penggunaannya ditujukan untuk membuat jantung kembali berdetak sesuai pola yang umum.
Menurut Yayasan Jantung Inggris, peluang orang yang terkena serangan jantung untuk bertahan hidup menurun 14 persen untuk setiap menit, jika alat pacu jantung tidak digunakan.
Setelah kasus kematian Morosini, presiden Federasi Sepak bola Italia (FIGC) Giancarlo Abate, telah berjanji untuk meningkatkan penggunaan alat pacu jantung di stadion sepak bola, meski tidak memberikan perincian spesifik. (afp/lex)
Presiden Lega Pro, Francesco Ghirelli, mengatakan bahwa ia ingin klub-klub memastikan bahwa mereka memiliki alat tersebut, setelah pada akhir pekan silam pemain Livorno, Piermario Morosini, meninggal dunia setelah ambruk pada pertandingan divisi kedua di Pescara.
"Pada Kamis, kami menginginkan pernyataan tertulis dari para presiden klub seperti yang telah disetujui pada awal musim, bahwa akan terdapat alat pacu jantung di lapangan, jika tidak tidak akan ada pertandingan pada Minggu," kata Ghirelli.
Automated External Defibrillators (AED) dapat menjadi perangkat penting untuk menyelamatkan hidup orang, dengan memberikan sengatan listrik pada beberapa kasus serangan jantung.
Sebelumnya sudah disepakati bahwa alat tersebut harus terdapat di lapangan atau pada ambulans yang selalu siap siaga pada setiap pertandingan sepak bola profesional di Italia, namun hal itu tidak wajib pada ajang olahraga level remaja atau amatir.
Penggunaan alat pacu jantung di Pescara pada Sabtu dilaporkan terlambat sekitar tiga menit, karena ambulans yang akan memasuki stadion terhalang mobil polisi yang parkir di depan pintu masuk.
Bagaimanapun, alat tersebut tidak dapat digunakan pada pemain, jika jantungnya telah berhenti berdetak.
Alat pacu jantung digunakan jika jantung masih aktif dan dapat diaplikasikan pada kasus-kasus di mana pola denyut jantung telah membahayakan jiwa. Penggunaannya ditujukan untuk membuat jantung kembali berdetak sesuai pola yang umum.
Menurut Yayasan Jantung Inggris, peluang orang yang terkena serangan jantung untuk bertahan hidup menurun 14 persen untuk setiap menit, jika alat pacu jantung tidak digunakan.
Setelah kasus kematian Morosini, presiden Federasi Sepak bola Italia (FIGC) Giancarlo Abate, telah berjanji untuk meningkatkan penggunaan alat pacu jantung di stadion sepak bola, meski tidak memberikan perincian spesifik. (afp/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 16:45Lionel Messi Bisa Bermain, tapi Argentina Tetap Ekstra Hati-Hati
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 16:22Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:24Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:22IHSG Hari Ini Ditutup Melompat ke 5.746
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:16Polisi Kejar Aset Hanania Group untuk Kembalikan Kerugian Korban
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:02
Chatib Basri Temui Prabowo di Istana
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:52IHSG Terbang 7% dan Rupiah Sentuh 18.000 terhadap Dolar AS
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:34Korban Penipuan Umrah Hanania Group Tembus 687 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7574969/original/054509700_1780354706-IMG_2606.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180592/original/049571200_1779975633-IMG_9839.jpeg)

