
Bola.net - Francesco Totti mengungkap dua klub Serie A yang pernah berusaha membawanya kembali ke lapangan setelah pensiun. Legenda AS Roma itu menyebut Genoa dan Como mengajukan tawaran ketika dirinya sudah berusia 48 tahun.
Genoa dan Como mencoba merekrut Totti pada 2024, tujuh tahun setelah ia mengakhiri karier profesionalnya. Identitas kedua klub tersebut baru terungkap setelah Totti menceritakan kisah itu dalam biografinya.
Totti pensiun pada 2017 setelah menghabiskan seluruh kariernya bersama AS Roma. Ia mencetak 307 gol dalam 786 pertandingan dan membantu Giallorossi meraih satu Scudetto, dua gelar Supercoppa Italiana, serta dua Coppa Italia.
Selama membela Roma, Totti juga menjadi pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak dalam pertandingan kompetitif sepanjang sejarah klub. Ia kemudian memperkuat Timnas Italia dengan torehan sembilan gol dari 58 pertandingan dan turut menjuarai Piala Dunia 2006.
Totti Ungkap Genoa dan Como Ingin Membawanya Kembali
Totti mengaku mendapat pendekatan dari dua klub Serie A ketika usianya sudah jauh melewati masa puncak sebagai pesepak bola. Genoa saat itu dilatih Alberto Gilardino, sedangkan Como sudah memiliki Cesc Fabregas di bangku kepelatihan.
Kedua sosok tersebut memiliki hubungan dengan sepak bola Italia dan sama-sama lebih muda dari Totti. Situasi itu membuat tawaran tersebut terasa semakin tidak biasa bagi mantan penyerang Roma tersebut.
"Saya mengatakan tidak kepada Genoa dan Como ketika saya berusia 48 tahun," tulis Totti melalui Sky Sport.
"Gilardino adalah pelatih Genoa, seorang juara Piala Dunia Italia 2006 seperti saya, sementara Cesc Fabregas sudah berada di bangku cadangan Como. Dia adalah salah satu nama terbesar dalam sejarah sepak bola," lanjut Totti.
Genoa Serius Mengajak Totti Bermain Lagi
Genoa menjadi klub pertama yang menghubungi Totti secara langsung. Manajemen mereka bahkan memberikan kesempatan kepada sang legenda untuk menentukan sendiri apakah ingin menjalani pengalaman baru tersebut.
Totti tidak langsung memberikan jawaban karena ingin mempertimbangkan tawaran tersebut dengan matang. Ia bahkan mulai berlatih keras sebelum menentukan keputusan akhir mengenai kemungkinan kembali bermain.
"Orang pertama yang menghubungi saya adalah direktur Genoa, dan saya berbicara langsung dengan mereka," ujar Totti.
"Mereka mengajukan pertanyaan sederhana kepada saya: 'Apakah Anda ingin menjalani pengalaman baru ini atau tidak?' Mereka serius. Saya membutuhkan waktu untuk mengambil keputusan, dan sebelum memberikan jawaban, saya mulai bekerja keras, sangat keras," lanjutnya.
Marassi Membuat Totti Sempat Bimbang
Totti memiliki kenangan khusus dengan Genoa karena laga terakhirnya bersama Roma berlangsung menghadapi klub tersebut. Ia juga memiliki kesan positif terhadap Stadion Marassi dan atmosfer yang diciptakan para pendukung Genoa.
Gilardino bahkan beberapa kali menghubungi Totti melalui WhatsApp untuk menanyakan perkembangan keputusannya. Meski secara pikiran ia merasa bisa menerima tawaran tersebut, perasaannya justru mengarah pada keputusan berbeda.
"Saya menyukai Marassi. Itu adalah stadion tua yang indah dengan gaya Inggris, dengan penggemar fanatik yang mengikuti pertandingan dari jarak sangat dekat dengan lapangan. Anda bisa merasakan napas mereka di belakang leher. Dan kemudian, saya justru memainkan pertandingan terakhir saya dengan seragam Roma melawan Genoa; Anda harus percaya pada takdir. Gilardino sesekali mengirimi saya pesan WhatsApp: 'Jadi?'" kenang Totti.
"Kepala saya mengatakan bahwa saya bisa menerimanya, tetapi hati saya berkata tidak. Kemudian perannya akan berbalik," aku Totti.
Totti Tak Bisa Bermain untuk Klub Selain Roma
Pada akhirnya, Totti terus memikirkan satu pertanyaan sebelum mengambil keputusan. Ia mempertanyakan apakah dirinya benar-benar mampu mengenakan seragam klub lain setelah seluruh kariernya dihabiskan bersama Roma.
Totti menyadari usia bukan penghalang mutlak untuk kembali bermain. Namun, keterikatannya dengan Roma membuat kesempatan tersebut tidak cukup untuk mengubah keputusannya.
"Pikiran saya akan menahan saya sementara hati saya mulai berlari. Pada akhirnya, saya selalu sampai pada kesimpulan yang sama, dengan mengajukan satu pertanyaan kepada diri sendiri: 'Apakah kamu benar-benar bisa bermain untuk tim yang bukan Roma?'" kata Totti.
"Saya berusia 48 tahun, tetapi usia entah bagaimana bisa diatasi. Anda menjadi lebih lambat, tetapi kaki Anda tidak menua. Semua orang setuju: kaki tidak membutuhkan Botox," lanjutnya.
Sumber: Football Italia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 22 September 2026 17:30Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
-
Liga Inggris 22 September 2026 17:30Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
-
Tim Nasional 22 September 2026 17:04FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
-
Liga Italia 22 September 2026 16:55Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
-
Liga Inggris 22 September 2026 16:38Belum Menyerah! MU Masih Coba Yakinkan JJ Gabriel Bertahan di Old Trafford
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 September 2026 17:30Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
-
Liga Inggris 22 September 2026 17:30Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
-
Liga Inggris 22 September 2026 17:28Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
-
Tim Nasional 22 September 2026 17:04FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
-
Liga Italia 22 September 2026 16:55Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
BERITA LAINNYA
-
italia 22 September 2026 16:20Djed Spence Segera Debut di Inter, Siap Tampil Usai Jeda Internasional
-
italia 22 September 2026 15:45Randal Kolo Muani Jalani Operasi, Tetap Tersedia untuk Juventus
-
italia 22 September 2026 14:11AC Milan yang Ini Mampu Tampil Agresif Sejak Menit Awal
-
italia 22 September 2026 13:01Modric Kembali Kendalikan Permainan, Pulisic Kembali dengan Dampak Besar
-
italia 22 September 2026 12:04AC Milan Akhirnya Bisa Clean Sheet Lagi
-
italia 22 September 2026 11:06Allegri yang Mulai Tertekan di Napoli
SOROT
-
Liputan6 22 September 2026 18:10DPRD DKI Soroti Desil Bansos, Biaya Hidup Jakarta Jadi Pertimbangan
-
Liputan6 22 September 2026 18:00Separuh Jalan di Bolmut Rusak Parah saat Bupati Sirajudin Memperkaya Diri
-
Liputan6 22 September 2026 17:32Divonis 7 Tahun, Pelaku Kekerasan Seksual Santriwati Sudah Dibebaskan
-
Liputan6 22 September 2026 17:20Perintah Prabowo, Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026
-
Liputan6 22 September 2026 17:01Konstruksi Kasus Korupsi Bupati Bolmut Sirajudin Lasena
-
Liputan6 22 September 2026 16:52Bupati Bolmut Diduga Patok Fee 10% dari Pengadaan Barang dan Jasa
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6370179/original/076427000_1779245274-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355040/original/091970000_1790070162-IMG_20260922_161920_861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4124196/original/036888000_1660546870-IMG-20220815-WA0094.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294550/original/015946700_1783843498-Pertamina_Perkuat_Kemandirian_Energi_Nasional_Melalui_Program_B50-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355042/original/003604600_1790070163-IMG_20260922_155831_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355054/original/093135100_1790070738-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_16.47.45.jpeg)

