
Bola.net - Setelah gagal total di PON sebelumnya, KONI Jawa Timur kini lebih serius dalam menyiapkan atlet-atletnya guna PON 2016 Jabar nanti. Sport science kini dijadikan bahan acuan mereka sebelum memasuki Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) pertengahan bulan depan.
"Kita patut bersyukur, Jatim adalah yang pertama sadar akan sport science ini. Kita nantinya akan memiliki database tentang catatan kesehatan atlet-atlet kita," terang Ketua Umum KONI Jatim, Ir. Erlangga Satriagung, di Kantor KONI Jatim, Surabaya (30/4).
Erlangga menerangkan para atlet tersebut harus mengikuti tiga tahapan tes sport science terlebih dahulu sebelum masuk Puslatda. Yakni, tes kesehatan, tes fisik dan tes psikologi. "Tim kesehatan Puskesor, tim Unesa untuk fisik dan tim psikologi Prof. Suryanto dari Unair yang akan mengawal test ini. Bukan dari KONI," sambungnya.
Menurutnya, dari total 436 atlet proyeksi Puslatda untuk PON Jabar nanti, sudah 200 lebih atlet mengikuti test kesehatan yang dimulai pertengahan April lalu. Dari 200 itu, 35% memiliki catatan kesehatan yang tidak sesuai dengan kriteria seorang atlet. Sementara para pelatih juga tetap diwajibkan mengikuti tes ini.
"Bukan berarti mereka gagal dan tidak bisa ikut Puslatda, tapi mereka masih perlu rekomendasi dan pendalaman lebih lanjut. 35% ini masih bisa ikut tes fisik dan psikologi," katanya.
Erlangga menambahkan hasil tes ini nantinya juga akan berguna bagi para pelatih cabor-cabor yang sudah ditunjuk. "Pelatih akan punya pegangan kalau atlet mereka punya riwayat cedera atau kelainan di organ tubuhnya. Pelatih akan lebih berhati-hati dalam menggembleng anak asuhnya," tutup Erlangga. (fjr/kny)
"Kita patut bersyukur, Jatim adalah yang pertama sadar akan sport science ini. Kita nantinya akan memiliki database tentang catatan kesehatan atlet-atlet kita," terang Ketua Umum KONI Jatim, Ir. Erlangga Satriagung, di Kantor KONI Jatim, Surabaya (30/4).
Erlangga menerangkan para atlet tersebut harus mengikuti tiga tahapan tes sport science terlebih dahulu sebelum masuk Puslatda. Yakni, tes kesehatan, tes fisik dan tes psikologi. "Tim kesehatan Puskesor, tim Unesa untuk fisik dan tim psikologi Prof. Suryanto dari Unair yang akan mengawal test ini. Bukan dari KONI," sambungnya.
Menurutnya, dari total 436 atlet proyeksi Puslatda untuk PON Jabar nanti, sudah 200 lebih atlet mengikuti test kesehatan yang dimulai pertengahan April lalu. Dari 200 itu, 35% memiliki catatan kesehatan yang tidak sesuai dengan kriteria seorang atlet. Sementara para pelatih juga tetap diwajibkan mengikuti tes ini.
"Bukan berarti mereka gagal dan tidak bisa ikut Puslatda, tapi mereka masih perlu rekomendasi dan pendalaman lebih lanjut. 35% ini masih bisa ikut tes fisik dan psikologi," katanya.
Erlangga menambahkan hasil tes ini nantinya juga akan berguna bagi para pelatih cabor-cabor yang sudah ditunjuk. "Pelatih akan punya pegangan kalau atlet mereka punya riwayat cedera atau kelainan di organ tubuhnya. Pelatih akan lebih berhati-hati dalam menggembleng anak asuhnya," tutup Erlangga. (fjr/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 10 Oktober 2016 18:45Tim Balap Sepeda Jatim Catat Sejarah di PON
-
Olahraga Lain-Lain 30 September 2016 21:19Jatim Memang tak Berambisi Juara Umum PON
-
Olahraga Lain-Lain 30 September 2016 21:17Jatim Klaim Main Bersih dan Fairplay di PON
-
Olahraga Lain-Lain 30 September 2016 21:13Jatim Bersyukur Lampaui DKI Jakarta di PON
-
Olahraga Lain-Lain 29 September 2016 07:37Anggar Jatim Catat Prestasi Terburuk
LATEST UPDATE
-
Bundesliga 15 September 2026 14:15Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
-
Bola Indonesia 15 September 2026 13:48Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
-
Liga Italia 15 September 2026 13:29Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
-
Liga Eropa UEFA 15 September 2026 13:13Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026
-
Liga Spanyol 15 September 2026 12:54Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
-
Bola Indonesia 15 September 2026 12:45EMTEK Media Dapat Kepercayaan untuk Kelola Izin Nonton Bareng FIFA ASEAN Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 28 Agustus 2026 20:54Mulai Rp 69 Ribu! Pay Per View Byon Combat Showbiz 8 Saksikan di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 September 2026 14:20KPK Panggil 3 Wakil Rektor Unsoed Terkait Pemerasan Calon Mahasiswa Baru
-
Liputan6 15 September 2026 14:09Eks Direktur Kementan Didakwa Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif Rp 5,09 Miliar
-
Liputan6 15 September 2026 13:47Repotnya Emak-Emak di Makassar, BBM Langka Kudu Dampingi Anak Sekolah Online
-
Liputan6 15 September 2026 13:09Tiga Kali Fahd Arafiq Berurusan dengan KPK
-
Liputan6 15 September 2026 13:02Detik-Detik Purbaya Ditelepon Mensesneg hingga Lengser dari Menkeu
-
Liputan6 15 September 2026 12:59Tablet dan Kalimat Pendek Penutup Purbaya Lepas Jabatan Menkeu
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330238/original/076704100_1787360244-un6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348748/original/021630000_1789456174-1000543786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348699/original/066577300_1789454819-1144897.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/76411/original/fahd-arafiq-tipikor-130321b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348591/original/039625600_1789450770-IMG_5636.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348625/original/038351800_1789451961-Tablet_Purbaya.jpg)
