
Bola.net - Sekretaris Jenderal Badan Sepak Bola Dunia (FIFA), Jerome Valcke, meminta maaf pada Brasil, setelah ia mengecam persiapan Piala Dunia 2014 yang tidak sesuai jadwal, menurut pemerintah negara tersebut.
"Saya ingin menyampaikan permintaan maafku pada siapapun yang terganggu dengan komentar-komentarku," kata Valcke dalam surat yang ditujukan kepada menteri olahraga, Aldo Rebelo, demikian yang disampaikan departemennya.
Pekan lalu Valcke berkata bahwa Brazil memerlukan 'sepakan di bokong' untuk mempercepat pengerjaan infrastruktur penting, di mana hanya tinggal tersisa dua tahun sebelum ajang dunia dan Piala Dunia pertama di Brazil sejak 1950, dilangsungkan.
Pejabat senior departemen itu menambahkan bahwa ia 'sangat menyayangkan interpretasi yang keliru' dari komentar-komentarnya yang telah memicu reaksi kemarahan dari negara tuan rumah.
Ia mengklarifikasi bahwa dalam bahasa Prancis, frase 'se donner un coup de pied aux fesses' (memberi seseorang sepakan pada bokongnya) hanya bermakna 'untuk mempercepat langkah'. Terjemahan dalam bahwa Portugis menggunakan ekspresi yang lebih keras, ia menambahkan.
Pemerintah Brazil pada Sabtu menyatakan bahwa Valcke merupakan seorang 'pembual,' dan mengatakan bahwa mereka tidak lagi menganggapnya sebagai penghubung antara FIFA dan panitia penyelenggara Piala Dunia.
Pada Senin, Rebelo membuat pernyataan resmi pemerintah, dengan mengirim surat pada presiden FIFA, Sepp Blatter, di mana ia berkata bahwa mereka 'ketakutan' dengan komentar-komentar Valcke, demikian dilaporkan beberapa surat kabar Brazil.
Perselisihan ini terjadi sepekan sebelum Valcke melakukan inspeksi terbaru, untuk mengevaluasi bagaimana kemajuan pekerjaan di empat kota yang disiapkan untuk menjadi tuan rumah Piala Konfederasi tahun depan, yakni, Rio de Janeiro, Brasilia, Belo Horizonte, dan Fortaleza.
Piala Konfederasi, yang akan digunakan sebagai 'gladi resik' Piala Dunia, dijadwalkan akan dilangsungkan pada 15 Juni sampai 30 Juni 2013. Dua kota lainnya - Recife dan Salvador - masih menunggu persetujuan akhir dari FIFA dan panitia penyelenggara di Brazil.
Digelar setiap empat tahun, Piala Konfederasi mempertemukan juara dari keenam benua, ditambah dengan juara dunia, Spanyol, dan tuan rumah, Brazil.
Pada suratnya, Valcke menyebutkan bahwa terdapat kekhawatiran di pihak FIFA mengenai penundaan pengorganisasian Piala Dunia.
Namun ia juga mengatakan bahwa dirinya puas 'karena tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi dengan usaha-usaha dari FIFA, komite penyelenggara lokal, dan pemerintah Brazil.' "Saya ingin mengulangi, seperti yang telah saya lakukan pada beberapa kesempatan, bahwa Brazil merupakan dan akan selalu menjadi satu-satunya pilihan untuk menjadi tuan rumah Piala (Dunia)," tambahnya.
FIFA, termasuk Blatter sendiri, selama beberapa bulan pernah melontarkan kritik terhadap penundaan pekerjaan stadion dan infrastruktur seperti hotel dan bandara, ditambah dengan fakta bahwa tenggat waktu yang ada sudah semakin dekat.
Tim inspeksi FIFA direncanakan akan tiba di Brazil pada Selasa, untuk melakukan pengecekan terhadap kemajuan pekerjaan di Sao Paulo, Porto Alegre, Curitiba, Cuiaba, Manaus, dan Natal, yang juga akan menjadi tuan rumah pertandingan pada 2014. (afp/lex)
"Saya ingin menyampaikan permintaan maafku pada siapapun yang terganggu dengan komentar-komentarku," kata Valcke dalam surat yang ditujukan kepada menteri olahraga, Aldo Rebelo, demikian yang disampaikan departemennya.
Pekan lalu Valcke berkata bahwa Brazil memerlukan 'sepakan di bokong' untuk mempercepat pengerjaan infrastruktur penting, di mana hanya tinggal tersisa dua tahun sebelum ajang dunia dan Piala Dunia pertama di Brazil sejak 1950, dilangsungkan.
Pejabat senior departemen itu menambahkan bahwa ia 'sangat menyayangkan interpretasi yang keliru' dari komentar-komentarnya yang telah memicu reaksi kemarahan dari negara tuan rumah.
Ia mengklarifikasi bahwa dalam bahasa Prancis, frase 'se donner un coup de pied aux fesses' (memberi seseorang sepakan pada bokongnya) hanya bermakna 'untuk mempercepat langkah'. Terjemahan dalam bahwa Portugis menggunakan ekspresi yang lebih keras, ia menambahkan.
Pemerintah Brazil pada Sabtu menyatakan bahwa Valcke merupakan seorang 'pembual,' dan mengatakan bahwa mereka tidak lagi menganggapnya sebagai penghubung antara FIFA dan panitia penyelenggara Piala Dunia.
Pada Senin, Rebelo membuat pernyataan resmi pemerintah, dengan mengirim surat pada presiden FIFA, Sepp Blatter, di mana ia berkata bahwa mereka 'ketakutan' dengan komentar-komentar Valcke, demikian dilaporkan beberapa surat kabar Brazil.
Perselisihan ini terjadi sepekan sebelum Valcke melakukan inspeksi terbaru, untuk mengevaluasi bagaimana kemajuan pekerjaan di empat kota yang disiapkan untuk menjadi tuan rumah Piala Konfederasi tahun depan, yakni, Rio de Janeiro, Brasilia, Belo Horizonte, dan Fortaleza.
Piala Konfederasi, yang akan digunakan sebagai 'gladi resik' Piala Dunia, dijadwalkan akan dilangsungkan pada 15 Juni sampai 30 Juni 2013. Dua kota lainnya - Recife dan Salvador - masih menunggu persetujuan akhir dari FIFA dan panitia penyelenggara di Brazil.
Digelar setiap empat tahun, Piala Konfederasi mempertemukan juara dari keenam benua, ditambah dengan juara dunia, Spanyol, dan tuan rumah, Brazil.
Pada suratnya, Valcke menyebutkan bahwa terdapat kekhawatiran di pihak FIFA mengenai penundaan pengorganisasian Piala Dunia.
Namun ia juga mengatakan bahwa dirinya puas 'karena tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi dengan usaha-usaha dari FIFA, komite penyelenggara lokal, dan pemerintah Brazil.' "Saya ingin mengulangi, seperti yang telah saya lakukan pada beberapa kesempatan, bahwa Brazil merupakan dan akan selalu menjadi satu-satunya pilihan untuk menjadi tuan rumah Piala (Dunia)," tambahnya.
FIFA, termasuk Blatter sendiri, selama beberapa bulan pernah melontarkan kritik terhadap penundaan pekerjaan stadion dan infrastruktur seperti hotel dan bandara, ditambah dengan fakta bahwa tenggat waktu yang ada sudah semakin dekat.
Tim inspeksi FIFA direncanakan akan tiba di Brazil pada Selasa, untuk melakukan pengecekan terhadap kemajuan pekerjaan di Sao Paulo, Porto Alegre, Curitiba, Cuiaba, Manaus, dan Natal, yang juga akan menjadi tuan rumah pertandingan pada 2014. (afp/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 09:00Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia 1 Juli 2026
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 08:41Sunderland Tolak Tawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 08:00Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia 1 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 29 Juni 2026 09:00Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia 1 Juli 2026
-
piala dunia 29 Juni 2026 08:00Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia 1 Juli 2026
-
piala dunia 29 Juni 2026 07:00Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
-
piala dunia 29 Juni 2026 04:41Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
-
piala dunia 29 Juni 2026 04:31Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 29 Juni 2026 08:45Gus Ipul: Sekolah Rakyat Harus Dimulai dengan Kejujuran
-
Liputan6 29 Juni 2026 08:24Bus Mogok Depan Halte Cawang Cikoko, Lalu Lintas Macet
-
Liputan6 29 Juni 2026 08:01Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, Pejabat Ditjenpas Jambi Ditangkap
-
Liputan6 29 Juni 2026 07:34Akhir Hadiah Sayembara Rp 250 Juta Dedi Mulyadi
-
Liputan6 29 Juni 2026 06:33PKB Segera Panggil Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha
-
Liputan6 29 Juni 2026 06:04MK Putuskan 29 Gugatan Hari Ini, Ada UU Pilkada
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8665793/original/062429400_1782697517-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_08.35.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8665499/original/079827400_1782696256-HL8HcmRbcAA_icB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8664712/original/015140600_1782694886-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_07.58.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458366/original/038352700_1767077924-IMG_20251230_123004_818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8642352/original/072868900_1782649108-71277.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2837308/original/024471100_1561462449-20190625-Jelang-Sidang-Pembacaan-Putusan_-Penjagaan-Gedung-MK-Diperketat9.jpg)

