
Bola.net - Afrika Selatan harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Kanada pada babak 32 besar. Gol pada masa stoppage time menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung di Los Angeles.
Afrika Selatan sebenarnya tampil kompetitif sepanjang pertandingan dan mampu bertahan dari berbagai tekanan tuan rumah. Namun, konsentrasi yang terlepas pada menit-menit akhir membuat mereka gagal mempertahankan hasil imbang.
Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi perjalanan Afrika Selatan tetap layak mendapat apresiasi. Tim asuhan Hugo Broos berhasil mencatat sejarah dengan menembus fase gugur untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia.
Gol Stephen Eustaquio Hancurkan Harapan Bafana Bafana

Pertandingan berjalan hati-hati sejak menit awal dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Afrika Selatan sempat memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh Teboho Mokoena yang mampu diamankan kiper Kanada, Maxime Crepeau.
Mokoena yang kembali bermain setelah menjalani skorsing tidak tampil seefektif biasanya. Gelandang berusia 29 tahun itu beberapa kali kehilangan bola sehingga lini belakang harus bekerja ekstra keras.
Kanada hampir membuka keunggulan menjelang turun minum. Sundulan Moise Bombito disapu Aubrey Modiba tepat di garis gawang sebelum Ronwen Williams menggagalkan peluang lanjutan Tajon Buchanan.
Memasuki babak kedua, Hugo Broos melakukan penyesuaian di lini tengah dengan memasukkan Thalente Mbatha. Langkah itu membuat Afrika Selatan lebih solid meski peluang berbahaya tetap minim.
Bek tengah Mbekezeli Mbokazi tampil sebagai pemain paling menonjol di kubu Afrika Selatan. Ia berkali-kali melakukan blok dan sapuan penting untuk meredam ancaman Jonathan David maupun Liam Millar.
Perjalanan Bersejarah Berakhir dengan Kepala Tegak

Kanada meningkatkan intensitas serangan pada fase akhir pertandingan. Masuknya kapten Alphonso Davies yang baru pulih dari cedera memberikan energi tambahan bagi tim Amerika Utara tersebut.
Ronwen Williams masih mampu menjaga gawangnya dari peluang Jonathan David dan Promise David. Namun, tekanan yang terus datang akhirnya membuahkan hasil pada masa stoppage time.
Bola liar jatuh ke kaki Stephen Eustaquio. Gelandang Kanada itu langsung melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Williams dan membawa negaranya menang 1-0.
Gol tersebut memastikan Kanada melaju ke babak 16 besar dan melanjutkan pencapaian terbaik mereka di turnamen ini. Di sisi lain, Afrika Selatan harus mengakhiri petualangan yang berkesan meski gagal mencetak sejarah yang lebih besar.
Laga ini juga berpotensi menjadi pertandingan terakhir Hugo Broos bersama tim nasional Afrika Selatan. Pelatih asal Belgia itu menutup periode lima tahun yang sukses dengan membawa Bafana Bafana menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.
Sumber: IOL
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 13 Agustus 2026 22:12Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
-
Bola Indonesia 13 Agustus 2026 21:27Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
-
Liga Spanyol 13 Agustus 2026 21:12Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 13 Agustus 2026 23:008 Awak Kapal Bawa 1,3 Ton Ketamin Diperiksa Bareskrim di Jakarta
-
Liputan6 13 Agustus 2026 22:59Tongkol MBG Picu Keracunan Massal, Respons Bupati Karo Mengejutkan
-
Liputan6 13 Agustus 2026 21:35Prabowo ke Anak Muda: Belajarlah Sejarah, Bangsa yang Tak Mengerti Akan Dihukum
-
Liputan6 13 Agustus 2026 21:16Penampakan 2 Tersangka Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras Berbaju Tahanan
-
Liputan6 13 Agustus 2026 20:53Motor Listrik Lebih Hemat 70%, Prabowo ke Pengguna BBM: Rasain Sendiri
MOST VIEWED
Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Surat Lionel Messi untuk Mendiang Ayahnya: Duka Sang Legenda hingga Keraguan Melanjutkan Karier
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323689/original/053991100_1786636196-kasus-penyelundupan-ketamin-dilimpahkan-ke-bareskrim-2840535.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323692/original/043868800_1786636794-IMG_1676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323675/original/061454700_1786632637-WhatsApp_Image_2026-08-13_at_21.45.21.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323522/original/009925400_1786617942-IMG-20260813-WA0156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323667/original/006354700_1786630561-188902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323521/original/004314500_1786617942-IMG-20260813-WA0150.jpg)
