
Bola.net - Presiden FIFA Sepp Blatter Selasa (06/03) meminta maaf kepada Brasil atas pernyataan-pernyataan sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke bahwa panitia penyelenggara Piala Dunia 2014 membutuhkan "sepakan pada bokong."
Pada surat yang dikirimkan kepada menteri olahraga Brazil, Aldo Rebelo, Blatter berkata, "Baik sebagai presiden FIFA dan sebagai individu, saya akan meminta maaf pada siapapun - di atas semuanya, pemerintah Brazil dan presiden Dilma Rousseff - yang merasa bahwa nama baik dan kebanggaannya telah dicederai."
"Kami memiliki tujuan bersama - penyelenggaraan Piala Dunia yang luar biasa di negeri sepak bola, di tanah para juara," tambahnya. "Brazil layak menjadi tuan rumah Piala Dunia dan seluruh dunia menantikannya."
Blatter juga menambahkan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Rousseff dan Rebelo 'sesegera mungkin, idealnya pada pekan depan' untuk meredakan kemarahan publik Brazil.
FIFA dalam beberapa kesempatan telah menyatakan kekhawatirannya terhadap kesiapan Brazil - terkait renovasi atau pembangunan stadion, serta proyek-proyek infrastruktur - yang untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia sejak 1950.
Sebelumnya, Valcke sendiri telah menuliskan surat permohonan maafnya pada Rebelo, dengan menyatakan bahwa dirinya 'sangat menyayangkan interpretasi yang keliru' dari komentar-komentarnya yang telah memicu reaksi kemarahan dari negara tuan rumah.
"Saya ingin menyampaikan permintaan maafku pada siapapun yang terganggu dengan komentar-komentarku," kata Valcke, yang berkewarga negaraan Prancis.
Ia menjelaskan bahwa dalam bahasa Prancis, frase 'se donner un coup de pied aux fesses' (memberi seseorang sepakan pada bokongnya) hanya bermakna 'untuk mempercepat langkah'. Terjemahan dalam bahwa Portugis menggunakan ekspresi yang lebih keras, ia menambahkan.
"Saya tidak mengerti mengapa beberapa hal tidak bekerja. Stadion-stadion sudah di luar jadwal, dan mengapa begitu banyak hal terlambat," kata Valcke pada Jumat.
Komentar-komentar itu memicu kemarahan pihak Brazil, di mana Rebelo mengatakan bahwa Valcke tidak lagi disambut sebagai juru bicara FIFA. (afp/lex)
Pada surat yang dikirimkan kepada menteri olahraga Brazil, Aldo Rebelo, Blatter berkata, "Baik sebagai presiden FIFA dan sebagai individu, saya akan meminta maaf pada siapapun - di atas semuanya, pemerintah Brazil dan presiden Dilma Rousseff - yang merasa bahwa nama baik dan kebanggaannya telah dicederai."
"Kami memiliki tujuan bersama - penyelenggaraan Piala Dunia yang luar biasa di negeri sepak bola, di tanah para juara," tambahnya. "Brazil layak menjadi tuan rumah Piala Dunia dan seluruh dunia menantikannya."
Blatter juga menambahkan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Rousseff dan Rebelo 'sesegera mungkin, idealnya pada pekan depan' untuk meredakan kemarahan publik Brazil.
FIFA dalam beberapa kesempatan telah menyatakan kekhawatirannya terhadap kesiapan Brazil - terkait renovasi atau pembangunan stadion, serta proyek-proyek infrastruktur - yang untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia sejak 1950.
Sebelumnya, Valcke sendiri telah menuliskan surat permohonan maafnya pada Rebelo, dengan menyatakan bahwa dirinya 'sangat menyayangkan interpretasi yang keliru' dari komentar-komentarnya yang telah memicu reaksi kemarahan dari negara tuan rumah.
"Saya ingin menyampaikan permintaan maafku pada siapapun yang terganggu dengan komentar-komentarku," kata Valcke, yang berkewarga negaraan Prancis.
Ia menjelaskan bahwa dalam bahasa Prancis, frase 'se donner un coup de pied aux fesses' (memberi seseorang sepakan pada bokongnya) hanya bermakna 'untuk mempercepat langkah'. Terjemahan dalam bahwa Portugis menggunakan ekspresi yang lebih keras, ia menambahkan.
"Saya tidak mengerti mengapa beberapa hal tidak bekerja. Stadion-stadion sudah di luar jadwal, dan mengapa begitu banyak hal terlambat," kata Valcke pada Jumat.
Komentar-komentar itu memicu kemarahan pihak Brazil, di mana Rebelo mengatakan bahwa Valcke tidak lagi disambut sebagai juru bicara FIFA. (afp/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 02:11Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 23:59Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Juni 2026 05:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
-
piala dunia 30 Juni 2026 02:11Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
-
piala dunia 29 Juni 2026 23:59Tempat Menonton Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026, 30 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 05:02Cerita Dokter Icha: Pengingat agar Jabatan Tak Jadi Alat Intimidasi
-
Liputan6 30 Juni 2026 04:02Kualitas Siaran Lokal Perlu Ditingkatkan agar Mandiri
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:21Gudang di Cakung Kebakaran
-
Liputan6 30 Juni 2026 00:17MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:35Rekor Panas Ekstrem di Jerman, Jalanan Sampai Meleleh
-
Liputan6 29 Juni 2026 23:06MK Ubah Aturan Pencairan Dana Pensiun Sukarela, Ini Perubahannya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8678118/original/096542800_1782724060-74596.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8688898/original/035294800_1782747456-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_20.11.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8603091/original/039809100_1782579534-Kebakaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261503/original/075406900_1781718707-1001734165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8690512/original/036915200_1782751082-Screenshot_2026-06-29_233550.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7009691/original/038642700_1779781689-IMG_0511.jpeg)

