Defoe: Para Pemain Dukung Capello

Defoe: Para Pemain Dukung Capello
Jermain Defoe (c)GettyImages
- Setelah gagal memenuhi ekpektasi di Piala Dunia 2010 dan tersingkir di putaran kedua, jabatan pelatih Inggris, Fabio Capello tampaknya masih aman karena ia mendapat dukungan dari para pemain The Three Lions, demikian diungkap Jermain Defoe.

Rumor yang beredar menyebut bahwa kehilangan kendali di ruang ganti Inggris, dan para pemain merasa tak senang dengan ketatnya aturan yang ia terapkan dan juga kebijakannya tentang pemilihan pemain - namun semua itu dibantah .

"Memang ada kebosanan di luar sana," tandas .

"Namun para pemain sudah terbiasa dengan hal itu kala jauh dari klub mereka, tapi hal itu segera sirna ketika pertandingan dimulai dan kami bisa menghibur diri dengan menyaksikannya."

"Anda juga harus ingat bahwa aturan ketat adalah cara yang lebih disukai manajer dalam bekerja. CV yang dimilikinya tak ada duanya dan ia telah memenangkan gelar dan trofi bersama empat klub papan atas Eropa dan beberapa pemain fantastis dengan caranya itu."

"Bagi saya pribadi, ia telah memberikan peluang dan saya senang jika memikirkan bahwa saya telah memanfaatkannya kala melawan Slovenia. Setiap manajer punya rutinitas berbeda sebelum pertandingan. Bersama , kami menyaksikan video lawan dan kami membahas kekuatan serta kelemahan mereka."

"Saya juga merasa, tak seperti yang dikatakan, kalau ia memperoleh respek para pemain," imbuh mengatakan Inggris seharusnya bisa menjadi jawara Grup C - bukannya finis di posisi kedua yang menyebabkan mereka harus bersua Jerman - andai ia tampil lebih awal sebagai starter menghadapi Amerika Serikat dan Aljazair.

"Saya sadar level kemarahan dan frustrasi karena kami sebagai pemain Inggris harus pulang kampung," lanjut .

"Saya menerima kalau ini adalah perjalanan Piala Dunia yang mengecewakan dari sekumpulan pemain yang memikul harapan begitu besar dari semua orang. Secara pribadi saya berharap bisa memberikan lebih untuk membantu negara, tak hanya satu gol melawan Slovenia."

"Saya tetap yakin jika saya bermain di dua laga awal, kami pasti akan memulainya dengan lebih baik dari yang telah kami lakukan."

"Saya peduli, amat peduli. Saya tak ingin orang lain mengatakan kalau saya tak memiliki kebanggaan memakai kostum Inggris. Kebanggaan mencetak gol untuk negara. Kebanggaan mewakili keluarga saya, klub saya dan orang-orang yang telah mempercayai saya sepanjang hidup." (espn/row)

Berita Terkait