Inilah Penyebab Nyawa Christian Eriksen Selamat Usai Kembali Kolaps di Lapangan

Inilah Penyebab Nyawa Christian Eriksen Selamat Usai Kembali Kolaps di Lapangan
Pemain Denmark dan Ukraina mengelilingi Christian Eriksen setelah ia kolaps di lapangan saat laga persahabatan Denmark vs Ukraina di Odense, Denmark, Minggu (7/6/2026) waktu setempat. (c) Bo Amstrup/Ritzau Scanpix via AP

Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari gelandang veteran Denmark, Christian Eriksen. Pemain berusia 34 tahun itu kembali mengalami insiden kesehatan serius saat membela tim nasional Denmark dalam laga uji coba melawan Ukraina yang berlangsung di Odense.

Eriksen mendadak terjatuh di lapangan setelah sempat memegangi bagian dadanya. Situasi tersebut langsung memicu kepanikan di stadion, mengingat publik sepak bola masih mengingat insiden serupa yang dialaminya pada ajang Euro 2020 lima tahun lalu.

Begitu Eriksen ambruk, tim medis segera berlari ke lapangan untuk memberikan pertolongan pertama. Para pemain dari kedua tim membentuk lingkaran di sekelilingnya guna memberikan ruang bagi petugas medis bekerja. Pertandingan pun langsung dihentikan dan akhirnya dibatalkan.

Beruntung, kondisi Eriksen dilaporkan stabil. Ia sadar saat dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans, didampingi sang istri, Sabrina.

Sebelum pertandingan dihentikan, Denmark sempat unggul 2-1 atas Ukraina. Dua gol tuan rumah dicetak Patrick Dorgu dan Joakim Maehle, sementara Ukraina memperkecil ketertinggalan melalui Viktor Tsygankov.

Defibrilator Internal Berfungsi Sesuai Harapan

Defibrilator Internal Berfungsi Sesuai Harapan

Gelandang Denmark, Christian Eriksen. (c) Bo Amstrup/Ritzau Scanpix via AP

Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, mengungkapkan bahwa alat implantable cardioverter defibrillator (ICD) yang tertanam di tubuh Eriksen berperan penting dalam menangani situasi darurat tersebut.

ICD merupakan alat medis yang berfungsi mendeteksi gangguan irama jantung berbahaya dan memberikan kejutan listrik untuk mengembalikan ritme jantung ke kondisi normal.

Menurut Boesen, alat tersebut bekerja sebagaimana mestinya ketika insiden terjadi.

"Christian dalam kondisi baik dan bahkan bisa meninggalkan lapangan dengan berjalan sendiri. Dari yang saya lihat, alat pacu jantung merespons sesuai fungsinya," ujar Boesen.

Ia menambahkan bahwa Eriksen sempat kehilangan kesadaran dalam waktu singkat, tetapi segera sadar kembali dan dapat berkomunikasi dengan tim medis.

"Dia hanya tidak sadar sesaat. Kesadarannya kembali dengan sangat cepat dan kami langsung bisa berkomunikasi dengannya," lanjutnya.

Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih belum diketahui. Eriksen kini menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan di rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Boesen juga menyampaikan pesan dari sang pemain kepada rekan-rekannya di tim nasional Denmark.

"Christian meminta saya menyampaikan salam kepada seluruh pemain dan mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja," katanya.

Mengingat Kembali Tragedi Euro 2020

Mengingat Kembali Tragedi Euro 2020

Aksi gelandang Denmark, Christian Eriksen saat mencoba merebut bola dari pemain Ukraina, Mykola Matviyenko di laga uji coba, 8 Juni 2026. (c) Bo Amstrup/Ritzau Scanpix via AP

Peristiwa ini mengingatkan kembali pada momen mengerikan yang terjadi saat Euro 2020. Kala itu Eriksen mengalami henti jantung ketika Denmark menghadapi Finlandia di fase grup.

Dalam insiden tersebut, jantung mantan pemain Tottenham Hotspur dan Manchester United itu sempat berhenti berdetak selama sekitar lima menit sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim medis.

Setelah pulih, Eriksen menjalani pemasangan ICD sebagai langkah pencegahan terhadap gangguan jantung yang dapat mengancam nyawanya.

Kondisi tersebut juga memaksanya meninggalkan Inter Milan karena regulasi kesehatan di Italia tidak mengizinkan pemain dengan ICD tampil di kompetisi profesional.

Bangkit dari Masa Sulit hingga Kembali ke Level Tertinggi

Meski sempat menghadapi ancaman terhadap kariernya, Eriksen menunjukkan mentalitas luar biasa. Pada awal 2022, ia kembali bermain sepak bola profesional bersama Brentford di Liga Inggris.

Penampilannya bersama Brentford terbilang impresif. Dalam 11 pertandingan, Eriksen mencatatkan satu gol dan empat assist, yang kemudian membuka jalan menuju transfer ke Manchester United pada musim panas 2022.

Selama tiga musim membela Setan Merah, Eriksen tetap menjadi salah satu gelandang berpengalaman yang diandalkan sebelum akhirnya melanjutkan karier di Bundesliga bersama Wolfsburg.

Kini, dunia sepak bola kembali menaruh perhatian terhadap kondisi kesehatan Eriksen. Meski laporan awal menunjukkan perkembangan positif, hasil pemeriksaan lanjutan akan menjadi penentu untuk mengetahui penyebab pasti insiden yang kembali menimpa salah satu gelandang terbaik Denmark tersebut.