Evra: Ada Pengkhianat di Les Bleus!

Evra: Ada Pengkhianat di Les Bleus!
Patrice Evra (c)AFP
- Kapten Prancis, Patrice Evra merasa murka setelah perselisihan yang terjadi antara Nicolas Anelka dan pelatih Raymond Domenech yang berbuntut dipulangkannya rekan setimnya itu, bisa bocor ke media.

Media Prancis melaporkan jika melancarkan serangan verbal kepada setelah terjadinya pertengkaran hebat di ruang ganti selama turun minum di pertandingan melawan Meksiko.

Dan ketika presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Jean-Pierre Escalettes meminta penyerang Chelsea itu untuk meminta maaf, namun tak digubris maka pun terpaksa dipulangkan dari Afrika Selatan.

Dan bek Manchester United itu sekarang ingin mengetahui siapa anggota skuad Les Bleus yang membocorkan berita itu kepada media.

"Masalah Prancis bukanlah , namun pengkhianat di antara kami," kecam .

"Kami harus menyingkirkan pengkhianat ini dari grup, karena ia ingin menyakiti tim. Ada tikus kecil di locker, dan ini datang dari seseorang yang ada dalam tim serta ingin menyakiti seluruh tim."

"Kami takkan berbohong, reporter L'Equipe tidak mengada-ada. Saya tak tahu apa pun tentang orang ini, saya bukanlah pesulap."

Insiden perpecahan di kubu Prancis ini membuat Patrice Evra tidak terlihat saat timnya menggelar konferensi pers hari Senin, jelang laga krusial melawan Afrika Selatan Selasa besok.

Hanya pelatih Raymond Domenech yang menampakkan batang hidungnya dalam acara tersebut. Padahal biasanya konferensi pers selalu dihadiri pelatih dan kapten kedua tim yang akan bertanding.

Hal ini mengindikasikan kemungkinan tidak akan menjadi kapten Prancis saat melawan Afrika Selatan di Free State. Prancis butuh menang besar dan berharap semoga laga Meksiko melawan uruguay tidak berakhir seri untuk bisa lolos ke babak 16 besar. (espn/ant/row)

Berita Terkait