Evra: Saya Akan Beberkan Semua Realitanya

Evra: Saya Akan Beberkan Semua Realitanya
Patrice Evra (c) AFP
- Kapten timnas Prancis yang gagal total di Piala Dunia 2010 ini, Patrice Evra, berjanji akan menjelaskan sedetail-detailnya terkait kehancuran Les Bleus dan situasi sebenarnya di balik keretakan skuad mereka.

Prancis hancur lebur di Grup A, pulang tanpa pernah menang sekali pun, di laga terakhir hari kemarin mereka dibungkam tuan rumah Afrika Selatan dengan skor 2-1, lengkap sudah penderitaan mereka.

Lalu kapten yang diparkir dari skuad inti Prancis malam itu, berjanji ia akan segera membuka realita yang sebenarnya terjadi dalam skuad mereka.

"Untuk saat ini bukanlah saat yang tepat, ini adalah waktu untuk meminta maaf, dan merasakan semua penderitaan yang jutaan rakyat Prancis rasakan," ucapnya pada TF1.

"Permintaan maaf ini langsung saya sampaikan untuk mereka semua, saya ingin menyampaikan hari kemarin, namun saya dilarang pelatih saya,"

"saya tidak akan menjelaskan detailnya sekarang, saya akan menggelar konferensi pers dalam pekan ini, saya saya menghormati rakyat Prancis yang menderita dengan hal ini,"

"Seluruh rakyat Prancis berhak tahu bagaimana hal ini bisa sampai terjadi, namun saya ke sini untuk meminta maaf, bukan untuk menjelaskannya saat ini, saya ulangi sekali lagi, saya ingin meminta maaf hari kemarin namun pelatih melarang saya,"

"Malam ini tidak ada alasan yang valid yang membuat saya tidak turun bermain, saya bukan pembohong saya akan berbicara sebenarnya,"

"Semua orang belum tahu cerita lengkap tentang , namun Anda akan mengetahuinya, namun Anda perlu memikirkan perasaan orang lain, meski saya meminta maaf ini tidak akan bisa mengubah keadaan, tolong hormati perasaan publik Prancis, yang lebih menderita akan hal ini dibanding saya dan Anda, hormatilah mereka hari ini."

"Saya akan menjelaskannya secara detail, setiap menit dan setiap kejadian yang ada, percayalah saya tidak akan menyembunyikan apa pun, saya akan berbicara yang sesungguhnya,"

"Namun percayalah kepada saya, malam ini bukan waktu yang tepat, publik Prancis berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan mereka akan mengetahuinya, saya berjanji dalam pekan ini, secepatnya,"  (espn/lex)

Berita Terkait