
Bola.net - Josep Guardiola menutup karirnya sebagai pelatih Barcelona di La Liga, Minggu (13/5) dengan catatan yang mengagumkan. Dengan hasil imbang saat melawan Real Betis, Pep membuat catatan gemilang selama menangani Barca dengan hanya menelan 11 kekalahan, 116 kemenangan dan 47 hasil seri di 152 laga.
Barca di era Guardiola total sudah mengoleksi 373 poin di La Liga, dengan rata-rata 93,25 poin per musim. Mencetak 412 gol dan kebobolan 109 gol atau setara dengan 2,71 gol di setiap pertandingan dan 0,71 kebobolan di setiap pertandingan. Pencapaian terbesar terjadi di musim 2009-10 ketika menjadi juara La Liga dengan koleksi 99 poin.
Selama 4 tahun menangani Barca, ada dua klub yang selalu menjadi momok Pep, Atletico Madrid dan Osasuna. Dalam 4 tahun terakhir, kedua klub tadi sukses menaklukkan Barca 2 kali, sementara sisanya menelan kekalahan sekali masing-masing melawan Numancia, Espanyol, Mallorca, Hercules, Real Sociedad, Getafe dan Real Madrid.
Untuk urusan skor, menang dengan margin 2 gol menjadi yang terbanyak saat Barca ditangani Pep. Menang 2-0 (17 kali), diikuti dengan skor 1-0 (14 kali), 2-1 (13 kali), serta 3-0 dan 1-1 (12 kali).
Kemenangan kandang terbesar terjadi ketika menang 8-0 dari Osasuna, sedangkan kemenangan tandang terbesar terjadi di markas Almeria saat menang 8-0. Takluk dari Hercules dengan skor 2-0 di Camp Nou menjadi satu-satunya kekalahan yang diderita Barca dengan margin 2 gol atau lebih. (bar/mac)
Barca di era Guardiola total sudah mengoleksi 373 poin di La Liga, dengan rata-rata 93,25 poin per musim. Mencetak 412 gol dan kebobolan 109 gol atau setara dengan 2,71 gol di setiap pertandingan dan 0,71 kebobolan di setiap pertandingan. Pencapaian terbesar terjadi di musim 2009-10 ketika menjadi juara La Liga dengan koleksi 99 poin.
Selama 4 tahun menangani Barca, ada dua klub yang selalu menjadi momok Pep, Atletico Madrid dan Osasuna. Dalam 4 tahun terakhir, kedua klub tadi sukses menaklukkan Barca 2 kali, sementara sisanya menelan kekalahan sekali masing-masing melawan Numancia, Espanyol, Mallorca, Hercules, Real Sociedad, Getafe dan Real Madrid.
Untuk urusan skor, menang dengan margin 2 gol menjadi yang terbanyak saat Barca ditangani Pep. Menang 2-0 (17 kali), diikuti dengan skor 1-0 (14 kali), 2-1 (13 kali), serta 3-0 dan 1-1 (12 kali).
Kemenangan kandang terbesar terjadi ketika menang 8-0 dari Osasuna, sedangkan kemenangan tandang terbesar terjadi di markas Almeria saat menang 8-0. Takluk dari Hercules dengan skor 2-0 di Camp Nou menjadi satu-satunya kekalahan yang diderita Barca dengan margin 2 gol atau lebih. (bar/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 12 Januari 2026 09:17 -
Liga Spanyol 12 Januari 2026 08:26Real Madrid Dibungkam Barca, Alonso: Kami Kecewa, Tapi Sangat Bangga!
LATEST UPDATE
-
Otomotif 12 Januari 2026 09:59 -
Liga Inggris 12 Januari 2026 09:58 -
Otomotif 12 Januari 2026 09:56 -
Liga Spanyol 12 Januari 2026 09:50 -
Bola Indonesia 12 Januari 2026 09:45 -
Liga Inggris 12 Januari 2026 09:30
HIGHLIGHT
- Daftar 5 Wasit Terbaik Dunia 2025: Michael Oliver ...
- 3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
- 7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho...
- 6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano R...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469706/original/059077500_1768178285-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_06.20.51.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469669/original/045575000_1768158450-Man_Utd_vs_Brighton_Danny_Welbeck.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469648/original/052265700_1768143787-AP26011531976527.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469651/original/030934700_1768144054-IMG_3115.jpeg)

