
Bola.net - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-23, Aji Santoso, dapat menjalankan tugasnya dengan tenang usai Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan menanggung pembayaran denda sekitar Rp 60 juta berdasarkan sanksi yang dijatuhkan FIFA.
Selain materi, pelatih kelahiran Kepanjen, Malang, Jawa Timur, 6 April 1970 tersebut, dikenakan larangan tidak boleh mendampingi tim di pertandingan internasional resmi FIFA sebanyak empat kali.
“Aji bekerja untuk Timnas. Sehingga, itu otomatis menjadi tanggung jawab kami (PSSI). Aji tidak perlu khawatir sedikit pun. PSSI siap memberikan pembelaan dari kesaksian FIFA ke Pengadilan Arbitrase Internasional untuk Olahraga (CAS),” kata Penanggung Jawab Timnas sekaligus Ketua Umum (Ketum) Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad), Bernhard Limbong, kepada Bola.net, di ruang kerjanya, Tomang, Jakarta, Rabu (18/4) malam.
FIFA menilai bahwa peraih medali emas di SEA Games Filipina pada 1991 tersebut, terbukti melontarkan pernyataan “uang terlibat di sini” dalam pertandingan terakhir Pra-Piala Dunia 2014 melawan Bahrain, yang berlangsung pada 29 Februari.
Dalam surat FIFA bertanggal 30 Maret 2012, disebutkan jika umpatan Aji ditujukan kepada perangkat pertandingan Indonesia-Bahrain, wasit Andre Haddad dan komisioner pertandingan Manirul Islam.
Apesnya, asisten wasit Birak Ziad memberi tahu Andre Haddad bahwa Aji telah mengeluarkan pernyataan tidak menyenangkan hingga akhirnya harus merasakan kartu merah dari Andre Haddad pada menit ke-75.
“Aji Santoso dianggap terbukti melanggar pasal 48 kode disiplin FIFA tentang melontarkan pernyataan menyerang perangkat pertandingan. Kita tunggu saja hasil investigasi FIFA yang sudah memanggil dan memeriksa Andre dan Manirul pada 5 Maret lalu,” tukas Jenderal Angkatan Darat Bintang Satu tersebut. (esa/dzi)
Selain materi, pelatih kelahiran Kepanjen, Malang, Jawa Timur, 6 April 1970 tersebut, dikenakan larangan tidak boleh mendampingi tim di pertandingan internasional resmi FIFA sebanyak empat kali.
“Aji bekerja untuk Timnas. Sehingga, itu otomatis menjadi tanggung jawab kami (PSSI). Aji tidak perlu khawatir sedikit pun. PSSI siap memberikan pembelaan dari kesaksian FIFA ke Pengadilan Arbitrase Internasional untuk Olahraga (CAS),” kata Penanggung Jawab Timnas sekaligus Ketua Umum (Ketum) Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad), Bernhard Limbong, kepada Bola.net, di ruang kerjanya, Tomang, Jakarta, Rabu (18/4) malam.
FIFA menilai bahwa peraih medali emas di SEA Games Filipina pada 1991 tersebut, terbukti melontarkan pernyataan “uang terlibat di sini” dalam pertandingan terakhir Pra-Piala Dunia 2014 melawan Bahrain, yang berlangsung pada 29 Februari.
Dalam surat FIFA bertanggal 30 Maret 2012, disebutkan jika umpatan Aji ditujukan kepada perangkat pertandingan Indonesia-Bahrain, wasit Andre Haddad dan komisioner pertandingan Manirul Islam.
Apesnya, asisten wasit Birak Ziad memberi tahu Andre Haddad bahwa Aji telah mengeluarkan pernyataan tidak menyenangkan hingga akhirnya harus merasakan kartu merah dari Andre Haddad pada menit ke-75.
“Aji Santoso dianggap terbukti melanggar pasal 48 kode disiplin FIFA tentang melontarkan pernyataan menyerang perangkat pertandingan. Kita tunggu saja hasil investigasi FIFA yang sudah memanggil dan memeriksa Andre dan Manirul pada 5 Maret lalu,” tukas Jenderal Angkatan Darat Bintang Satu tersebut. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 16:57 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 16:36 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 16:26 -
Otomotif 8 Maret 2026 16:25 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 15:51 -
Otomotif 8 Maret 2026 15:33
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Maret 2026 02:16 -
tim nasional 7 Maret 2026 22:49 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:08 -
tim nasional 7 Maret 2026 12:04 -
tim nasional 7 Maret 2026 10:01 -
tim nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- PSSI Sambut Baik Kabar John Herdman Incar Dua Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Bakal Dinaturalisasi Dalam Waktu Dekat?
- Timnas Indonesia Berpotensi Tambah 2 Pemain Diaspora, Total Naturalisasi di Era Erick Thohir Jadi 21
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524633/original/032170700_1772960306-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_3.55.34_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5131770/original/060031700_1739425622-5-tahun-berjuang-melawan-kanker-vid-0-2e423.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)

