
Meski bertitel sebagai final, namun kedua tim tidak langsung tampil menyerang sejak menit awal, baik Porto maupun Braga tampil sedikit hati-hati.
Meski begitu, bola lebih banyak dipegang oleh Porto yang beberapa kali mendapat peluang, seperti di menit ke-7 tendangan Hulk yang masih menyamping di sisi kanan gawang Artur dan beberapa kali Radamel Falcao yang lolos dari jebakan offside.
Selanjutnya duet Hulk dan Falcao terus mengancam gawang Braga, kombinasi keduanya membuat pertahanan Braga harus bekerja ekstra keras.
Hingga 20 menit babak pertama berjalan, tak ada satupun peluang Braga yang benar-benar mengancam gawang Porto yang dijaga Helton, sedangkan Porto, hanya ketidakberuntungan yang membuat mereka tak mampu mencetak gol.
Di 15 menit akhir babak pertama, Braga mulai keluar menyerang, beberapa kali Vandinho dan juga Custadio membuat pertahanan Porto mulai bekerja, serangan yang mereka bangun membuat pertahanan Porto yang di menit awal tadi tertidur kini kembali terbangun untuk menjaga pertahanannya.
Akhirnya Falcao berhasil memecah kebuntuan, sundulan kepalanya memanfaatkan umpan manis dari Fredy Guarin di sisi kiri pertahanan Braga, membuat Porto unggul di menit ke-44.
Gol tersebut menjadi penutup laga di 45 menit babak pertama final Liga Europa UEFA.
Mengawali babak kedua, Braga membuat gebrakan, Marcio Mossoro berhasil mencuri bola dari pemain belakang Porto, Rolando hampir saja membuat Braga menyamakan kedudukan, namun penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat peluang tersebut melayang percuma.
Sadar lawannya mulai bangkit untuk membalik keadaan, Porto mulai mengendurkan serangan dan memperkuat lini pertahanan, strategi tersebut berhasil meredam semangat pemain-pemain Braga, serangan yang dibangun selalu kandas sebelum mencapai kotak penalti.
Namun, akibat strategi tersebut, peluang-peluang Porto untuk menambah keunggulan juga menjadi terbuang, ketika melakukan serangan balik, para pemain depan Porto menjadi sering terlambat untuk maju.
Di akhir babak kedua, nyaris Porto menambah keunggulan. Namun tendangan Fernando Belluschi masih melebar di sisi kiri gawang Artur.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada satu gol pun yang tercipta. Dengan ini dipastikan FC Porto berhasil menjadi kampiun Liga Europa UEFA 2010-2011. [initial]
[polling]268[/polling] (bola/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 29 Juli 2026 13:40Tempat Menonton Port FC Vs Persija di Piala Presiden 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 29 Juli 2026 16:00Kemenag Siap Sinkronisasi Data Santri, Dorong Percepatan Program MBG
-
Liputan6 29 Juli 2026 15:42Survei Terbaru SMRC, Ini Sosok Capres dengan Elektabilitas Tertinggi
-
Liputan6 29 Juli 2026 15:29Prabowo Bangga Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026
-
Liputan6 29 Juli 2026 15:04Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Tangsel Positif Narkoba
-
Liputan6 29 Juli 2026 14:43Haru Pelantikan Pamong Praja Muda, Menangis di Pelukan Orang Tua
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310325/original/033790300_1785314014-IMG_2447.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310349/original/098629400_1785315028-1001508058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310337/original/062411300_1785314562-WhatsApp_Image_2026-07-29_at_15.39.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310323/original/042483200_1785313788-WhatsApp_Image_2026-07-29_at_14.31.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309994/original/029297500_1785301667-68e76937-c18d-4e44-8cfc-d5fac91466af.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310235/original/029929500_1785311001-IMG_6188.jpg)
