
Bola.net - Oper ke Lionel Messi dan biarkan dia melakukan sesuatu. Selama bertahun-tahun itulah rumus sukses Barcelona dan Messi memikul beban itu dengan sangat baik.
Namun, prinsip itu ternyata dinilai tidak pas di Argentina. Salah satu pemain Argentina, Leandro Paredes, menegaskan bahwa kemampuan Messi juga terbatas.
Dia tahu betul Messi adalah pemain yang bisa membuat keajaiban dan jadi penentu kemenangan tim dengan mudah. Namun, bukan berarti setiap bola harus diserahkan ke Messi.
Saat ini tenaga Messi masih sangat dibutuhkan Argentina di Copa America 2021. Lalu apa kata Paredes soal ini?
Pemain juga harus cerdas
Paredes tahu Messi bisa membuat keajaiban dengan bola, memiliki pemain seperti Messi sangat menguntungkan. Namun, menurutnya pemain-pemain lain juga harus bertindak cerdas, kapan bisa mengoper bola ke Messi dan kapan sebaiknya tidak.
"Ketika kami memainkan beberapa pertandingan dengan Rodri De Paul [gelandang kreatif Argentina], kami tahu bahwa kami wajib mencari Leo, tapi hanya ketika dia bisa memanfaatkan situasi," kata Paredes dikutip dari Marca.
"Saya kira, meskipun kehadiran Messi membuat Anda ingin mengoper bola kepdanya, itu tidak selalu jadi pilihan terbaik."
"Anda juga harus bersikap cerdas soal itu [oper bola ke Messi atau tidak]," imbuhnya.
Beri bola untuk pemain yang tepat

Intinya, Paredes tahu pentingnya memberikan bola pada pemain yang berada di posisi terbaik, bukan hanya memberikannya pada Messi dan berharap sesuatu terjadi. Messi juga sudah menyadari posisi ini dalam tim Argentina sekarang.
"Anda harus membuat keputusan, entah itu keputusan bagus atautidak. Dan Anda harus yakin bahwa Anda sudah membuat keputusan terbaik demi tim," lanjut Paredes.
"Setelahnya, soal apakah Anda memberikan bola ke Messi atau tidak dan pilihan itu adalah yang terbaik bagi tim, tentunya itu adalah perkara lain."
Hanya saat Messi punya peluang
Sekarang semua pemain Argentina tidak lagi punya beban untuk selalu memberikan bola pada Messi. Sebaliknya, mereka kini berani tidak mengoper pada Messi jika memang kondisinya tidak menguntungkan.
"Anda harus mencoba menghilangkan tanggung jawab untuk selalu memberikan bola padanya dan hanya mencoba mencari dia ketika dia bisa memanfaatkan situasi," tutup Paredes.
Sumber: Marca
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 Juni 2026 11:27Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
BERITA LAINNYA
-
amerika latin 18 November 2025 06:30Prediksi Brasil vs Tunisia 19 November 2025
-
amerika latin 14 November 2025 17:16Prediksi Brasil vs Senegal 15 November 2025
-
amerika latin 13 November 2025 23:10Prediksi Angola vs Argentina 14 November 2025
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 11:33Prabowo Peringatkan Mitra MBG Nakal: Kembali ke Jalan yang Benar
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:50KAI Butuh Rp 350 Triliun Menghubungkan Jalur Kereta di Sumatera
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:43Daftar Tersangka Pemerasan WNA, Ada Nama Wamen Imipas Silmy Karim
-
Liputan6 4 Juni 2026 10:36Modus Dugaan Korupsi Silmy Karim Saat Menjabat Dirjen Imigrasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7731729/original/092156000_1780537045-IMG-20260603-WA0068.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7687837/original/062556100_1780484808-0L5A9215.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734488/original/044458100_1780540374-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3176861/original/059460500_1594460731-080457900_1594372867-20200710-Kereta-Jarak-Jauh-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734493/original/027373100_1780540375-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734487/original/022071200_1780540374-1.jpg)
