
Bola.net - - Nomor punggung 10 adalah nomor keramat di timnas Brasil. Hanya pemain-pemain khusus yang pernah memakainya. Dan, kini nomor punggung tersebut akan dipakai oleh playmaker muda, Lucas Paqueta.
Paqueta bermain apik untuk AC Milan pada paruh kedua musim 2018/19 ini. Dia pindah ke Milan pada Januari 2019, setelah sebelumnya membela Flamengo. Milan membeli Paqueta dengan harga 35 juta euro.
Sejauh ini Paqueta telah memainkan sembilan laga di Serie A, semuanya jadi pemain inti. Satu gol dia cetak di Serie A. Performa apik inilah yang membuat Paqueta kemudian dipanggil Tite ke timnas Brasil.
Mengapa Paqueta memilih memakai nomor 10 di timnas Brasil? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Alasan Pakai Nomor 10
Ada nama-nama besar yang pernah memakai nomor pungung 10 di timnas Brasil pada masa lalu. Ronaldinho, Zico hingga Pele pernah memakainya. Mereka adalah bintang besar, legenda dalam pentas sepak bola Brasil.
Nomor punggung 10 saat ini sejatinya jadi miliki Neymar. Namun, pemain PSG tersebut kini sedang menjalani masa perawatan karena cedera. Nomor 10 pun kosong. Paqueta kemudian memutuskan untuk mengambilnya.
"Memakai nomor punggung 10 di timnas Brasil untuk kali pertama tentu akan memberi sensasi tersendiri. Saya tahu tanggung jawab saya. Saya berharap bisa membantu tim," ucap Paqueta dikutip dari Goal International.
Se liga na numeração da #SeleçãoBrasileira para os amistosos de março! 🔢⚽️🇧🇷 #GigantesPorNatureza pic.twitter.com/t23u4thiOA
— CBF Futebol (@CBF_Futebol) March 21, 2019
"Begitu banyak pemain besar yang sudah memakai nomor ini. Hari ini saya punya kesempatan untuk memakainya dan saya berharap bisa melakukan yang terbaik untuk memenuhi harapan ini. Nomor ini berat, tapi jersey ini juga berat. Ada lima bintang di sana," papar pemain 21 tahun.
Bawa Pengaruh Milan
Lucas Paqueta merasa sudah mengalami perkembangan yang positif sejak bermain di Milan. Dia mendapatkan persaingan yang lebih kompetitif. Dan, sejauh ini Paqueta bisa dikatakan sebagai transfer sukses Milan.
Paqueta mengaku sedang momen yang sedang dijalani. Dan, Paqueta berharap bisa membawa nuansa positif yang dirasakan bersama Milan ke timnas Brasil.
"Ini adalah momen yang sangat bagus bagi saya. Tentu saja, saya masih butuh adaptasi dan saya akan berkembang. Saya senang menjadi bagian dari evolisi tim ini [AC Milan]," papar Paqueta.
"Milan memberikan saya dukungan penuh dan menyiapkan segalanya dengan baik. Saya selalu ingin bermain dan saya ke sini untuk membantu tim dan memberikan kemampuan terbaik. Taktik di Brasil mirip dengan di Milan," tutup Paqueta.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:50Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
BERITA LAINNYA
-
amerika latin 18 November 2025 06:30Prediksi Brasil vs Tunisia 19 November 2025
-
amerika latin 14 November 2025 17:16Prediksi Brasil vs Senegal 15 November 2025
-
amerika latin 13 November 2025 23:10Prediksi Angola vs Argentina 14 November 2025
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
