Copa Libertadores: Sisihkan Santos, Corinthians ke Final
Editor Bolanet | 21 Juni 2012 15:08
- Klub raksasa Brasil maju untuk pertama kalinya ke babak final Piala Libertadores, setelah menyisihkan .
Tim kota Sao Paulo itu menang pada leg tandang 1-0 minggu lalu dan maju ke final setelah bermain imbang 1-1 pada leg kedua, hingga menang agregat 2-1.
Santos turun lapangan dengan tekad harus mencetak gol agar dapat mempertahankan gelar, tetapi Corinthians bertahan dengan keras.
Neymar yang disebut-sebut sebagai pemain terbaik di negeri itu, memiliki peluang masuk ke lini belakang lawan dan pemain berusia 20 tahun itu membuat Santos memimpin.
Sepuluh menit sebelum turun minum, ia mengirim bola kepada Alan Kardec dan Borges menyambarnya ketika Kardec mencoba mengoyak gawang lawan. menyambut bola liar dari penjaga gawang sehingga timnya memimpin.
Corinthians bangkit dari rasa kecewa mereka dan menyamakan kedudukan dua menit memasuki babak kedua, ketika Alex melakukan tendangan bebas dari sayap kiri dan yang tidak dikawal menembak dari ruang kosong, 1-1.
Santos nyaris menambah gol mereka, tetapi barisan bertahan Corinthians yang solid amat sulit ditembus.
Dengan hasil seri itu, berarti Corinthians belum pernah kalah dalam pertandingan kandang Piala Libertadores musim ini dan hanya kemasukan tiga gol dalam 12 pertandingan mereka.
Pemain kami pantas mendapat itu, mereka bermain dengan baik dan manajemen juga pantas mendapatkannya, kata Danilo, yang mendapat gelar turnamen yang setara dengan Liga Champions itu, ketika bersama Sao Pulo pada 2005.
Tapi kami tahu, kami masih belum memenangi apa pun. Kaki kami masih harus berada di tanah, katanya.
Corinthians akan bertemu dengan enam kali juara Boca Juniors dari Argentina atau Universidade de Chile pada laga final.
Kedua tim itu akan memainkan pertandingan leg kedua di Santiago pada Kamis (21/6). (afp/lex)
Tim kota Sao Paulo itu menang pada leg tandang 1-0 minggu lalu dan maju ke final setelah bermain imbang 1-1 pada leg kedua, hingga menang agregat 2-1.
Santos turun lapangan dengan tekad harus mencetak gol agar dapat mempertahankan gelar, tetapi Corinthians bertahan dengan keras.
Neymar yang disebut-sebut sebagai pemain terbaik di negeri itu, memiliki peluang masuk ke lini belakang lawan dan pemain berusia 20 tahun itu membuat Santos memimpin.
Sepuluh menit sebelum turun minum, ia mengirim bola kepada Alan Kardec dan Borges menyambarnya ketika Kardec mencoba mengoyak gawang lawan. menyambut bola liar dari penjaga gawang sehingga timnya memimpin.
Corinthians bangkit dari rasa kecewa mereka dan menyamakan kedudukan dua menit memasuki babak kedua, ketika Alex melakukan tendangan bebas dari sayap kiri dan yang tidak dikawal menembak dari ruang kosong, 1-1.
Santos nyaris menambah gol mereka, tetapi barisan bertahan Corinthians yang solid amat sulit ditembus.
Dengan hasil seri itu, berarti Corinthians belum pernah kalah dalam pertandingan kandang Piala Libertadores musim ini dan hanya kemasukan tiga gol dalam 12 pertandingan mereka.
Pemain kami pantas mendapat itu, mereka bermain dengan baik dan manajemen juga pantas mendapatkannya, kata Danilo, yang mendapat gelar turnamen yang setara dengan Liga Champions itu, ketika bersama Sao Pulo pada 2005.
Tapi kami tahu, kami masih belum memenangi apa pun. Kaki kami masih harus berada di tanah, katanya.
Corinthians akan bertemu dengan enam kali juara Boca Juniors dari Argentina atau Universidade de Chile pada laga final.
Kedua tim itu akan memainkan pertandingan leg kedua di Santiago pada Kamis (21/6). (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Danilo Nilai Hasil Imbang Brasil vs Maroko Sudah Adil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 09:04
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














